Sabtu, 26 September 2026
13:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026 Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Account KG Media ID: Satu Akun untuk Kemudahan Akses Seluruh Layanan Digital Ekonomi Dan Bisnis Harga Buyback Emas Antam Anjlok Rp20 Ribu per Gram pada 25 September 2026
Kapal Kura-kura

Kapal Kura-kura

jenis kapal perang besar Korea (abad ke-15 - abad ke-19)

Kapal Kura-kura
250px-Turtle_boat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Replika Geobukseon
Nama Korea
Hangul
거북선
Hanja
龜背船
Alih AksaraGeobukseon
McCune–ReischauerKŏbuksŏn

Kapal Kura-kura atau Geobukseon [거북선] adalah jenis kapal perang besar dari kelas Panokseon yang digunakan oleh Angkatan Laut Dinasti Joseon di Korea dari awal abad ke15 sampai abad ke-19.

Kapal perang Kura-kura generasi pertama yang diciptakan pada tahun 1413 sampai 1415, tercatat di dalam Babad Dinasti Joseon (Joseon Wangjo Sillok) sebagai "kapal tombak". Jenis kapal ini digunakan untuk melawan gangguan para perompak Jepang di wilayah pesisir. Jenis kapal pertama ini lalu ditinggalkan cukup lama dikarenakan tiadanya bahaya dan negara dalam kondisi damai cukup lama dan juga tidak pernah dipakai dalam operasi militer maritim.

Kapal Kura-kura sangat terkenal karena memenangkan banyak pertempuran dalam masa Invasi Jepang ke Korea tahun 1592-1598 oleh Toyotomi Hideyoshi. Jenis Kapal Kura-kura yang dikenal saat ini didesain oleh Admiral Yi Sun shin. Kapal Kura-kura pada zaman itu dilengkapi 5 buah meriam, memiliki atap yang terbuat dari kayu dan dilengkapi "duri-duri" besar dan tajam. Sedangkan pada kepalanya dibuat figur naga.

Lihat pula

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik militer ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan