Kamis, 15 Oktober 2026
10:09 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus

Genufobia

Bagikan:
60px-Star_of_life_caution.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini memberikan informasi dasar tentang topik kesehatan. Informasi dalam artikel ini hanya boleh digunakan untuk penjelasan ilmiah; bukan untuk diagnosis diri dan tidak dapat menggantikan diagnosis medis. Wikipedia tidak memberikan konsultasi medis. Jika Anda perlu bantuan atau hendak berobat, berkonsultasilah dengan tenaga kesehatan profesional.

Genuphobia (dalam bahasa latin, genu berarti lutut) adalah ketakutan kepada lutut atau tindakan berlutut. Fobia ini merujuk kepada ketakutan seseorang terhadap lututnya sendiri atau orang lain.[1]

Penyebab

Fobia ini bisa terjadi karena pengalaman negatif seseorang di dalam hidupnya yang berhubungan dengan lutut. Rasa tak nyaman saat melihat lutut juga bisa disebabkan oleh orang tua atau diri mereka sendiri yang membiasakan pakaian yang menutupi lutut, sehingga saat dewasa, mereka tidak terbiasa melihat lututnya sendiri. Fobia ini juga bisa disebabkan oleh luka traumatis yang meninggalkan bekas di lutut seseorang atau orang yang mereka kenal. Beberapa orang merasa ketakutan dengan tindakan berlutut karena merasa hal tersebut adalah bentuk penyerahan diri.

Gejala

Gejala fobia ini adalah rasa tidak nyaman di perut, keringat berlebihan, mulut kering, dan kecemasan saat berhadapan dengan situasi harus melihat lutut atau tindakan berlutut. Gejala lainnya adalah napas tersengal, pusing, muntah, rasa tak enak badan, gemetar, dada berdegup kencang, kesulitan bicara, kesulitan berpikir jernih, serta ketakutan hilang kendali.[2]

Rasa tidak nyaman ini bisa muncul saat mereka menyaksikan adanya lutut atau ingatan yang terkumpul kembali atas cedera atau rasa sakit yang berhubungan dengan lutut.

Contoh kasus

Gejala genufobia pernah ditulis oleh harian Mirror UK atas ketakutan yang dialami oleh Stephanie Cockerill atas kekasihnya yang menggesekkan lututnya saat berduaan di ranjang. Ketakutan ini membuatnya sulit bersosialisasi dan tak bisa berenang.[3]

Dampak jangka panjang

Fobia pada umumnya mengalami fiksasi akan memiliki halangan mental (mental block) di kemudian hari. Setiap kali ia berhubungan dengan sumber fobia, ia akan cemas dan memilih solusi paling cepat dan instan, yaitu mundur kembali atau regresi kepada keadaan fiksasi. Hal tersebut menimbulkan emosi negatif yang ditekan kembali ke alam bawah sadar (represi). Jika dibiarkan terus berkembang, respon negatif tersebut terhadap sumber fobia dan lingkungan akan meningkat. Akibatnya dalam waktu yang lama akan merembet kepada respon pada masalah lain.[4]

Penanganan

Seperti juga fobia lainnya, ketakutan ini bisa disembuhkan dengan terapi atau pengobatan atas rasa cemas yang dialami penderitanya. Pengobatan bisa memakan waktu tahunan, dan tidak semua penderita fobia memberikan respon positif atas pengobatan ini.

Menghadapi ketakutan

Untuk menghadapi ketakutan tak rasional, berikut beberapa tips menghadapinya:

  1. Berorientasilah pada apa yang terjadi saat ini, bukan mengingat masa lalu atau masa depan yang belum terjadi
  2. Beri skala 1-10 pada ketakutan yang dihadapi. Kita akan segera sadar bahwa puncak ketakutan hanya terjadi pada waktu yang singkat.
  3. Saat mulai membayangkan apa yang belum terjadi, alihkan perhatian dengan melakukan hal lain seperti menghitung dari 100 sampai 1
  4. Sadari bahwa saat kita berhenti menumpuk rasa ketakutan, maka perlahan rasa takut tersebut akan hilang.
  5. Saat panik datang, hadapi. Biarkan waktu berlalu tanpa usaha melarikan diri.
  6. Saat ketakutan usai, beri hadiah kepada diri Anda sendiri.[5]

Referensi

  1. ↑ Genuphobia, The Fear of Knees or Kneeling. Diarsipkan 2015-01-02 di Wayback Machine Diakses dari situs Phobia Source pada 2 Januri 2014
  2. ↑ Genuphobia. Diarsipkan 2022-05-26 di Wayback Machine Diakses dari situs illnessopedia pada 2 Januari 2015
  3. ↑ The Woman Who is So Scared of Knees She's Lost Friends and Can't Go Swimming. Diarsipkan 2023-04-30 di Wayback Machine Diakses dari situs Mirror UK pada 2 Januri 2014
  4. ↑ Penyebab dan Jenis Macam Fobia. Diarsipkan 2015-01-04 di Wayback Machine Diakses dari situs doktersehat pada 5 Januari 2015
  5. ↑ Pilato, Poncio. Genufobia: Fear of Knees. Diarsipkan 2016-03-05 di Wayback Machine Diakses dari situs slideshare pada 4 Januari 2015
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan