Selasa, 03 November 2026
20:09 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Gempa bumi Halmahera 2014

Gempa bumi Halmahera 2014

Bagikan:
Gempa bumi Halmahera 2014
Gempa bumi Halmahera 2014 di Indonesia
Gempa bumi Halmahera 2014
Waktu UTC??
ISC
USGS-ANSS
Tanggal *15 November 2014 (2014-11-15)
Waktu awal *11:31:40 WIT
Tanggal setempat
Waktu setempat
Magnitudo7.3 Mw[1]
Kedalaman48 kilometer (30 mi)
Episentrum1°56′N 126°30′E / 1.94°N 126.50°E / 1.94; 126.50
Wilayah bencanaIndonesia
Intensitas maks.MMI V
TsunamiYa, kecil 0,03 Meter di Manado, 0,09 Meter di Jailolo
* Usang Lihat dokumentasi.

Gempa bumi Halmahera 2014 adalah gempa bumi yang terjadi pada 15 November 2014 pukul 11:31 WIT dengan kekuatan gempa 7,3 skala richter. Pusat gempa berada di Laut Maluku berjarak sekitar 160 Km barat laut Ternate dengan kedalaman 48 Km dan berpotensi Tsunami.[2] Gempa dirasakan di wilayah Provinsi Maluku Utara, Sulawesi Utara hingga Gorontalo.[3] Setelah gempa utama, terjadi gempa susulan dengan kekuatan gempa yang terus menurun.[4]

Dampak

Guncangan gempa dirasakan maksimal pada skala V MMI dengan waktu selama 5-7 detik. Guncangan gempa membuat kerusakan pada bangunan salah satunya di Hotel Lion Manado. Reruntuhan tembok menimpa mobil yang terparkir. Reruntuhan batu bata berserakan, sementara kanopi hotel juga rusak.[5] Tak ada korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian ini.

Tsunami

Gempa ini juga berpotensi tsunami sehingga pemerintah mengeluarkan peringatan dini tsunami di wilayah pesisir Laut Maluku. Namun diketahui gelombang tsunami yang terjadi hanya setinggi 0,03 meter di Manado. Sebelumnya tsunami dengan ketinggian 0,9 meter juga terjadi di Jailolo, pulau Halmahera, Maluku Utara.[6] Sehingga peringatan dini yang dikeluarkan pemerintah pun dicabut.[7]

Penyebab

Penyebab gempa bumi ini terjadi akibat subduksi ganda dari lempeng laut Filipina di timur dan Lempeng Eurasia di barat pada lempeng Laut Maluku. Subduksi ganda menghasilkan kompresi barat timur dengan laju 4 cm per tahun. Gempa bumi ini memiliki mekanisme sesar naik. [8]

Referensi

  1. ↑ 3 Gempa Besar Hantam Maluku Utara, Berpotensi Tsunami, www.liputan6.com, diakses pada 15 November 2014.
  2. ↑ Gempa Maluku, Halmahera dan Talaud Siaga Tsunami Diarsipkan 2014-11-29 di Wayback Machine, www.tempo.co, diakses pada 15 November 2014.
  3. ↑ "Gempa 7,3 SR Guncang Ternate Berpotensi Tsunami". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-24. Diakses tanggal 2014-11-15.
  4. ↑ Gempa Susulan 5,1 SR Terjadi Halmahera Malut Diarsipkan 2014-11-29 di Wayback Machine, www.detik.com, diakses pada 15 November 2014.
  5. ↑ "Ini Penampakan Kerusakan Hotel di Manado Akibat Gempa 7,3 SR". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-07. Diakses tanggal 2018-03-13.
  6. ↑ "Gempa Maluku Munculkan Tsunami 0,03 Meter di Manado". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-07. Diakses tanggal 2018-03-13.
  7. ↑ "Peringatan Tsunami dari Gempa Halmahera Resmi Dicabut". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-03-13. Diakses tanggal 2018-03-13.
  8. ↑ "Ini Penyebab Gempa di Maluku Utara". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-03-13. Diakses tanggal 2018-03-13.
Bencana alam
Gempa bumi
Gunung meletus
Banjir
Tanah longsor
Kabut Asap
Kecelakaan
Pesawat terbang
Kereta api
Kerusuhan
Konflik sosial
Ikon rintisan

Artikel bertopik bencana ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan