Rabu, 04 November 2026
01:21 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Padatnya Agenda Pemprov Lampung 2 November 2026: Dari Apel Hingga Forum Ekonomi Bandar Lampung Imigrasi Lampung Ungkap Modus Kawin Pesanan, Empat WNA China Diamankan di Pesawaran Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare
Garda Merah (Rusia)

Garda Merah (Rusia)

satuan sukarelawan pembantu tentara Rusia

Bagikan:
250px-David_Iakerson_-_Soldats_de_la_garde_rouge_1918.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar tentang Parade Garda Merah di depan sebuah pabrik

Garda Merah (bahasa Rusia:Красная гвардия) adalah formasi sukarelawan paramiliter yang utamanya terdiri dari buruh pabrik, petani, cossack dan sebagian prajurit dan pelaut untuk "perlindungan kekuatan soviet". Garda Merah adalah pasukan militer transisional dari Angkatan Darat Kekaisaran Rusia yang telah runtuh dan formasi-formasi basis Bolshevik pada Revolusi Oktober dan bulan-bulan pertama Perang Saudara Rusia. Kebanyakan dari mereka dibentuk pada Revolusi Rusia tahun 1917, dan beberapa unit dirombak menjadi Tentara Merah pada 1918. Formasi Pertahanan Merah dihimpun di sebagian besar belahan bekas Kekaisaran Rusia, yang meliputi teritorial di luar Federasi Rusia pada masa itu seperti Finlandia, Polandia, Estonia, Ukraina, dan lain-lain. Mereka tak tersentralisasi dan dibentuk lewat keputusan partai politik lokal dan anggota soviet lokal. Dengan berjuang untuk mempertahankan dan memperluas kekuasaan soviet, mereka membantu pembentukan sebuah negara baru yang (menurut perwujudan awalnya) akan memberikan "seluruh kekuasaan kepada soviet": Uni Soviet.

Referensi

Bacaan tambahan

  • Eduard Martynovich Dune, Notes of a Red Guard Translated by D. Koenker, S. A. Smith (1993) U. Illinois Press ISBN978-0-252-06277-3
  • Rex A. Wade, Red guards and workers' militias in the Russian Revolution (1984) Stanford U. Press ISBN0-8047-1167-4
Catatan revolusi dari orang pertama
  • Beatty, Bessie. The Red Heart of Russia. New York: Century, 1918.[1]
  • Williams, Albert Rhys. Through the Russian Revolution. New York: Boni and Liveright, 1921.[2]
  1. ↑ Beatty, Bessie (1918). The Red Heart of Russia. New York: Century.
  2. ↑ Williams, Albert Rhys (1921). Through the Russian Revolution. New York: Boni and Liveright.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan