Rabu, 14 Oktober 2026
12:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Garam Reinecke

Garam Reinecke

senyawa kimia

Bagikan:
Reinecke's salt
250px-Reinecke%27s_salt_V1.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama
Nama IUPAC
Kromat(1-), diaminatetrakis-
(tiosianato-N)-, amonium, (OC-6-11)-
Nama lain
amonium tetratiosianato-
diamminakromat(III),

Garam Reinecke,

amonium reineckat
Penanda
ECHA InfoCard Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'. Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor EC
Nomor E Lua error in mw.lua at line 656: invalid value (nil) at index 1 in table for 'concat'.
Nomor RTECS {{{value}}}
Sifat
C4H12N7OCrS2
Massa molar 354,42 g/mol
Penampilan padatan berwarna merah tua
Densitas ? g/cm3, ?
Titik lebur 270 °C
Titik didih dekomposisi
larut dalam air panas
Struktur
oktahedral
0 D
Bahaya
Bahaya utama beracun
Frasa-R 20/21/22
Frasa-S 36
Senyawa terkait
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
Referensi

Garam Reinecke adalah senyawa kimia yang memiliki rumus NH4[Cr(NCS)4(NH3)2].H2O. Senyawa kristal berwarna merah tua ini larut dalam air mendidih dan etanol.

Struktur

Atom kromium dikelilingi oleh enam atom nitrogen dalam geometri oktahedral, sedangkan ligan NH3 mempunyai konfigurasi trans. Garam ini berkristalisasi dengan satu molekul air. Ia pertama kali dilaporkan pada tahun 1863.[1]

Menurut Organic Syntheses, NH4[Cr(NCS)4(NH3)2] dibuat dari perlakuan lelehan NH4SCN (sekitar 145–150 °C) cair dengan (NH4)2Cr2O7.[2]

Garam ini pernah digunakan secara meluas untuk mengendapkan amina primer dan sekunder. Ia juga beraksi dengan senyawa Hg2+, menghasilkan senyawa berwarna merah ataupun endapan merah.

Referensi

  1. ↑ Reinecke, A. "Über Rhodanchromammonium-Verbindungen" Annalen der Chemie und Pharmacie, volume 126, pages 113-118 (1863). DOI: 10.1002/jlac.18631260116.
  2. ↑ Dakin, H. D. "Reinecke Salt" Organic Syntheses, Collected Volume 2, p.555 (1943). http://www.orgsyn.org/orgsyn/pdfs/CV2P0555.pdf Diarsipkan 2012-02-29 di Wayback Machine
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan