Minggu, 11 Oktober 2026
22:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka

Galeb Husein

Bagikan:
Galeb Husein
Lahir
Said Galeb Husein

(1937-03-05)5 Maret 1937
Meninggal2 Oktober 2015(2015-10-02) (umur 78)
Pekerjaanaktor, sutradara
Masa aktif1969-1991
Orang tuaSaid Husein

Galeb Husein (5 Maret 1937 – 2 Oktober 2015) adalah seorang aktor dan sutradara berkebangsaan Indonesia sejak era 70an hingga 80an. Ia sering disebut-sebut sebagai orang Tanjungpinang pertama yang terjun ke dunia perfilman.

Karier

Selepas lulus SMA, Galeb merantau dari Tanjungpinang ke Jakarta untuk menekuni dunia teater di Akademi Teater Nasional Indonesia (ATNI). Beberapa lakon klasik telah seperti Monserrat dan Jangan Kirimi Aku Bunga diperankannya dengan apik bersama rekan-rekan di ATNI. Namanya lantas mulai diperhitungkan di jagat perfilman dan berperan dalam sejumlah judul film. Pada tahun 1988, ia melebarkan sayapnya menjadi sutradara dalam film Noesa Penida.[1]

Kehidupan pribadi

Selepas tak lagi berkarier di perfilman, Galeb mendirikan yayasan bernama Yayasan An-Nahal 17.

Meninggal dunia

Galeb wafat pada 2 Oktober 2015 di usianya yang ke-78 karena serangan jantung. Jenazahnya dikebumikan di pemakaman San Diego Hills, Karawang, Jawa Barat.

Filmografi [2]

Film

Peran akting
Tahun Judul Peran Catatan
1969 Big Village
1970 Ananda Azam
1977 Kemelut Hidup
1985 Preman
Yang Masih di Bawah Umur
Kidung Cinta
1986 Biarkan Bulan Itu
Merangkul Langit
Ibunda
Jangan Kirimi Aku Bunga
1987 Akibat Kanker Payudara
Cintaku di Rumah Susun Gandun
Kecil-Kecil Jadi Pengantin
1989 Kipas-Kipas Cari Angin
Sesaat dalam Pelukan
1991 Perawan Metropolitan
Bibir Mer
Peran non-akting
Tahun Judul Peran Catatan
1988 Noesa Penida Sebagai sutradara Debut dalam penyutradaraan
1992 Kuberikan Segalanya

Penghargaan dan nominasi

Penghargaan Tahun Kategori Karya yang dinominasikan Hasil
Festival Film Indonesia 1989 Sutradara Terbaik Noesa Penida Nominasi
1992 Kuberikan Segalanya Nominasi

Referensi

Pranala luar


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi pemeran (aktor/aktris) Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan