Sabtu, 17 Oktober 2026
13:45 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Bakalau atlantik

Bakalau atlantik

Bagikan:
Bakalau atlantik
Rentang waktu: Pliosen–masa kini [1]
330px-Atlantic_Cod%2C_Atlantischer_Kabeljau_%28Gadus_morhua%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Atlantic_cod.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Actinopterygii
Ordo: Gadiformes
Famili: Gadidae
Genus: Gadus
Spesies:
G. morhua
Nama binomial
Gadus morhua
330px-Gadus_morhua-Atlantic_cod.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta sebaran bakalau atlantik
Sinonim
  • Asellus major
  • Gadus callarias Linnaeus, 1758
  • Gadus vertagus Walbaum, 1792
  • Gadus heteroglossus Walbaum, 1792
  • Gadus ruber Lacepède, 1803
  • Gadus arenosus Mitchill, 1815
  • Gadus rupestris Mitchill, 1815
  • Morhua vulgaris Fleming, 1828
  • Morhua punctatus Fleming, 1828
  • Gadus nanus Faber, 1829
  • Morrhua americana Storer, 1839

Bakalau atlantik atau kod atlantik (Gadus morhua) adalah sebuah spesies ikan dalam famili Gadidae, yang umum dijadikan makanan oleh manusia. Ikan ini juga dikenal sebagai kod secara komersial.[3]

Di Samudra Atlantik barat, bakalau ini memiliki sebaran yang mencakup utara Tanjung Hatteras, Carolina Utara, dan di kedua pesisir Greenland dan Laut Labrador. Sebarannya juga mencakup perairan di Atlantik timur, dari Teluk Biscay ke utara ke Samudra Arktik, termasuk Laut Baltik, Laut Utara, Laut Hebrides,[4] daerah-daerah di sekitar Islandia dan Laut Barents.

Bakalau atlantik dapat hidup hingga 25 tahun dan umumnya tumbuh hingga panjang 100–140 cm (40–55 in), namun individu yang melebihi panjang 180 cm (70 in) dan berat 50 kg (110 pon) pernah ditangkap sebelumnya.[5][6] Mereka mencapai kedewasaan seksual di antara usia dua hingga delapan tahun, dengan angka ini bervariasi bedasarkan populasi dan waktu.[7][8]

Warna ikan ini cokelat atau hijau, dengan bercak-bercak di sisi dorsalnya, berubah warna ke perak secara ventral. Sebuah garis di sepanjang gurat sisinya (yang digunakan untuk mendeteksi getaran)[9] dapat dilihat dengan jelas. Habitatnya mencakup garis pantai pesisir hingga kedalaman 300 m (1.000 ft) di sepanjang landas benua.

Referensi

  1. ↑ Fitch, J.E (1983). "Teleost fish otoliths from Lee Creek Mine, Aurora, North Carolina (Yorktown Formation: Pliocene)". Smithsonian Contributions to Paleobiology. 53: 509–529. doi:10.5479/si.00810266.53.509.
  2. ↑ Sobel, J. (1996). "Gadus morhua". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 1996 e.T8784A12931575. doi:10.2305/IUCN.UK.1996.RLTS.T8784A12931575.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier (help)
  3. ↑ Atlantic Cod Diarsipkan 2009-12-25 di Wayback Machine. Seafood Portal.
  4. ↑ C.Michael Hogan, (2011) Sea of the Hebrides Diarsipkan Mei 24, 2013, di Wayback Machine. Eds. P. Saundry & C.J.Cleveland. Encyclopedia of Earth. National Council for Science and the Environment. Washington DC.
  5. ↑ "Verdensrekordtorsken blir fransk middag". NRK. 2018-04-07. Diakses tanggal 2022-04-04.
  6. ↑ "Bergey náði 50 kílóa þorski". MBL. 2022-03-29. Diakses tanggal 2022-04-04.
  7. ↑ ICES (2021). "Report of the Working Group on the Assessment of Demersal Stocks in the North Sea and Skagerrak (WGNSSK)". ICES Scientific Reports. doi:10.17895/ICES.PUB.8211.
  8. ↑ ICES (2021). ". Northwestern Working Group (NWWG)". ICES Scientific Reports. doi:10.17895/ICES.PUB.8186.
  9. ↑ Bleckmann, Horst; Zelick, Randy (2009-03-01). "Lateral line system of fish". Integrative Zoology. 4 (1): 13–25. doi:10.1111/j.1749-4877.2008.00131.x. ISSN 1749-4877. PMID 21392273.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan