Minggu, 18 Oktober 2026
09:57 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

GIEB Indonesia

perusahaan asal Indonesia

Bagikan:
PT GIEB Indonesia
Nama sebelumnyaNV Gabungan Import Export Bali
PT Gabungan Import Export Bali
JenisPerseroan terbatas
IndustriPerdagangan dan distribusi
Wilayah yang dilayani
Pulau Bali
Tokoh kunci
Salim[1]
(Direktur Utama)
Mohammad Najib[1]
(Komisaris Utama)
LayananPerdagangan dan distribusi barang konsumen yang bergerak cepat, lampu, korek api, serta alat dan mesin pertanian
PendapatanRp 272,063 miliar (2020)[1]
Rp -7,661 miliar (2020)[1]
Total asetRp 123,830 miliar (2020)[1]
Total ekuitasRp 44,355 miliar (2020)[1]
PemilikRajawali Nusantara Indonesia (80,96%)
Rajawali Nusindo (14,65%)
Jumlah karyawan
146 (2020)[1]

PT GIEB Indonesia adalah bagian dari ID FOOD yang bergerak di bidang perdagangan dan distribusi. Untuk mendukung kegiatan bisnisnya, hingga tahun 2020, perusahaan ini memiliki lima kantor cabang, yakni di Denpasar, Tabanan, Klungkung, Singaraja, dan Gianyar.[1]

Sejarah

Perusahaan ini memulai sejarahnya pada tahun 1948 dengan nama "NV Gabungan Import Export Bali" (NV GIEB) sebagai sebuah perusahaan patungan antara sejumlah pengusaha asal Pulau Bali. Badan hukum perusahaan ini kemudian diubah menjadi perseroan terbatas. Pada tahun 1966, perusahaan ini mulai memasarkan rokok bermerek Dunhill dan kendaraan bermerek Datsun di Bali. Pada tahun 1986, perusahaan ini membuka kantor cabang di Singaraja, Surabaya, Kupang, Lombok, dan Jember. Pada tahun 1990, perusahaan ini memindahkan kantor pusatnya dari Jl. Hasanuddin ke Jl. Gatot Subroto di Denpasar. Pada tahun 1997, Rajawali Nusantara Indonesia resmi memegang mayoritas saham perusahaan ini dan nama perusahaan inipun diubah menjadi seperti sekarang. Perusahaan ini kemudian juga membuka kantor cabang di Klungkung. Pada tahun 1999, perusahaan ini membuka kantor cabang di Tabanan, Karangasem, dan Seririt.[2] Pada tahun 2017, sebagai bagian dari upaya restrukturisasi, perusahaan ini mengurangi jumlah kantor cabangnya menjadi hanya lima.[3][1] Pada bulan Oktober 2022, Rajawali Nusindo resmi mengakuisisi 14,65% saham perusahaan ini.[4]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 "Laporan Tahunan 2020". PT GIEB Indonesia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 13 Februari 2022.
  2. ↑ "Laporan Tahunan 2016". PT GIEB Indonesia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 13 Februari 2022.
  3. ↑ "Laporan Tahunan 2017". PT GIEB Indonesia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 13 Februari 2022.
  4. ↑ Yati, Rahmi (14 Oktober 2022). "Rajawali Nusindo Caplok Saham GIEB Indonesia". Bisnis.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-01-27. Diakses tanggal 15 Oktober 2022.
Ikon rintisan

Artikel bertopik badan usaha atau perusahaan Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan