Senin, 12 Oktober 2026
11:20 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Front Belarusia III

Bagikan:
Front Belarusia ke-3
AktifApril 1944 – Agustus 1945
Negara Soviet Union
Cabang40px-Red_Army_flag_%28Fictitious%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Tentara Merah
Tipe unitGrup angkatan darat
Jumlah personel708.600 (Januari 1945)[1]
PertempuranPerang Dunia II

Front Belarusia ke-3 (bahasa Rusia:3-й Белорусский фронт) (ejaan alternatif Front Byelorusia ke-3 dan Front Belorusia ke-3) adalah sebuah front Tentara Merah selama Perang Dunia Kedua.

Front Belarusia ke-3 dibentuk pada tanggal 24 April 1944, dari pasukan yang sebelumnya ditugaskan di Front Barat. Lebih dari 381 hari di dalam pertempuran, Front Belarusia ke-3 mengalami setidaknya 166.838 personelnya tewas, 9.292 hilang, dan 667.297 personel terluka, sakit, dan radang dingin[2] saat maju dari wilayah tenggara Vitebsk di Rusia menuju Königsberg di Prusia Timur.

Operasi militer yang diikuti oleh Front Belarusia ke-3 meliputi di antaranya, Operasi Serangan Belarusia, Operasi Serangan Baltik, dan Operasi Serangan Prusia Timur.[3] Aksi yang dilakukan oleh Front Belarusia ke-3 sebagian besar berakhir dengan kemenangan, akan tetapi dari beberapa kekalahan yang terjadi salah satunya adalah selama Operasi Gumbinnen pada bulan Oktober 1944.

Front Belarusia ke-3 secara resmi dibubarkan pada 15 Agustus 1945.[4]

Komandan

Catatan kaki

  1. ↑ G. F. Krivosheev, Soviet casualties and combat losses in the twentieth century, p. 155, London: Greenhill Books, 1997.
  2. ↑ G. F. Krivosheev, Soviet casualties and combat losses in the twentieth century, p. 168, London: Greenhill Books, 1997.
  3. ↑ G. F. Krivosheev, Soviet casualties and combat losses in the twentieth century, pp. 145, 149, and 155, London: Greenhill Books, 1997.
  4. ↑ David Glantz, Companion to Colossus Reborn, p. 36, Lawrence: University Press of Kansas, 2005
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan