Sabtu, 17 Oktober 2026
12:44 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Fritz London

Fritz London

Bagikan:
Fritz London
London%2CFritz_1928_M%C3%BCnchen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Fritz London (1928)
Lahir
Fritz Wolfgang London

(1900-03-07)7 Maret 1900
Breslau, Silesia, Jerman
Meninggal30 Maret 1954(1954-03-30) (umur 54)
KewarganegaraanJerman, kemudian Amerika Serikat
Dikenal karenaPersamaan London[1]
Karya tentang teori kuantum
Momen London
Gaya dispersi London;
Karier ilmiah
BidangFisika teoritis
Tempat kerjaDuke University
Universitas Berlin
Universitas Oxford
Collège de France
Pembimbing akademik
Max von Laue

Fritz Wolfgang London (7 Maret 1900 – 30 Maret 1954) adalah seorang fisikawan Yahudi Jerman dan profesor di Duke University. Kontribusi fundamentalnya terhadap teori ikatan kimia dan gaya intermolekuler (gaya dispersi London) saat ini dianggap klasik dan didiskusikan dalam buku teks standar fisika kimia. Dengan saudaranya Heinz London, ia membuat kontribusi signifikan untuk memahami sifat elektromagnetik melalui persamaan London dan dinominasikan untuk Nobel Kimia sebanyak lima kali.

Referensi

  1. ↑ London, F.; London, H. (1935). "The Electromagnetic Equations of the Supraconductor". Proceedings of the Royal Society A: Mathematical, Physical and Engineering Sciences. 149 (866): 71. Bibcode:1935RSPSA.149...71L. doi:10.1098/rspa.1935.0048.

Pranala luar

Wikiquote memiliki koleksi kutipan yang berkaitan dengan: Fritz London.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan