Jumat, 23 Oktober 2026
23:53 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Lampung Selatan Kolom Abu Anak Krakatau Capai 500 Meter, Warga Lampung Selatan Diimbau Waspada Pesawaran Unila Dampingi Orkes Gambus Al-Anwar: Tradisi Bertemu Teknologi Modern Bandar Lampung Kualitas Udara Bandar Lampung: Kelompok Sensitif Diminta Tetap Waspada
Friedrich I dari Babenberg

Friedrich I dari Babenberg

Bagikan:
Frederick I
Adipati Austria
Friedrich I di Jerman Perang Salib 1197, Babenberger Stammbaum, Klosterneuburg Monastery, 1489–1492
Adipati1195–1198
PendahuluLuitpold V
SuccessorLuitpold VI
Keluarga bangsawanWangsa Babenberg
BapakLuitpold V
IbuIlona dari Hungaria
Lahir1175
Meninggal16 April 1198

Friedrich I (skt. 1175 – 16 April 1198[1]), dikenal sebagai Friedrich si Katolik (bahasa Jerman:Friedrich der Katholische), merupakan seorang Adipati Austria dari tahun 1195 sampai 1198. Ia berasal dari Wangsa Babenberg.[2]

Kehidupan

Friedrich dilahirkan pada tahun 1175, putra Adipati Luitpold V dari Austria dan Ilona dari Hungaria. Pada musim semi tahun 1197, ia bergabung dengan Jerman di Perang Salib 1197, yang dipimpin oleh Kaisar Heinrich VI dengan Wolfger dari Erla, Uskup Passau.[1] Friedrich meninggal ketika kembali dari Palestina di Ptolemais.[3] Ia tidak pernah menikah.[4] Wolfger melakukan upacara pemakaman adat Jerman, Mos Teutonicus, sebelum membawanya kembali.[1] Ia dimakamkan di sisi ayahandanya di Heiligenkreuz Abbey.[1]

Lihat Pula

Referensi

Kutipan
  1. 1 2 3 4 Lechner 1976, pp. 193.
  2. ↑ Lingelbach 1913, pp. 92–93.
  3. ↑ Leeper 1941, pp. 286.
  4. ↑ Lechner 1976, pp. 194.
Bibliografi

Pranala luar

Friedrich I dari Babenberg
Lahir: skt. 1175 Meninggal: 1198
Jerman
Didahului oleh:
Luitpold V
Adipati Austria
1195–1198
Diteruskan oleh:
Luitpold VI
Penguasa Austria
Wangsa Babenberg
Interregnum
Wangsa Habsburg
Austria
Wangsa Habsburg
Stiria, Kärnten, Carniola
Wangsa Habsburg
Tirol
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan