Rabu, 14 Oktober 2026
18:11 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Flora Australiensis

Flora Australiensis

Bagikan:
page7-250px-Flora_Australiensis_Volume_1.djvu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Laman judul dari Volume 1 dari Flora Australensis

Flora Australiensis: a description of the plants of the Australian Territory, yang lebih umum disebut sebagai Flora Australiensis, dan juga dikenal dengan singkatan standarnya Fl. Austral.,[1] adalah sebuah karya flora tujuh volume dari Australia yang diterbitkan antara 1863 dan 1878 oleh George Bentham, dengan bantuan Ferdinand von Mueller. Karya tersebut adalah salah satu serial flora kolonial terkenal dari Kew, dan karya flora pertama dari wilayah benua besar yang pernah diselesaikan. Secara keseluruhan, 8125 spesies flora dideskripsikan.[2]

Referensi

Wikisource logo
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
  1. ↑ "Flora Australiensis: a description…". International Plant Names Index (IPNI). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2018-08-22. Diakses tanggal 2007-03-26.
  2. ↑ Orchard, A. E. 1999. Introduction. In A. E. Orchard, ed. Flora of Australia - Volume 1, 2nd edition pp 1-9. Australian Biological Resources Study ISBN0-643-05965-2

Bacaan tambahan

  • Daley, Charles (1927). The history of Flora Australiensis: from the correspondence of Sir William Hooker, George Bentham and Sir Jos. D. Hooker: with additional letters to Baron von Mueller from Sir Jos. D. Hooker.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan