Rabu, 14 Oktober 2026
14:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Cuaca Lampung Dihantui 289 Titik Panas, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas
Fleur Pellerin

Fleur Pellerin

Politikus asal Prancis

Bagikan:
Fleur Pellerin
250px-FIBD_2015_Fleur_Pellerin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Kebudayaan dan Komunikasi Prancis
Mulai menjabat
26 Agustus 2014
PendahuluAurélie Filippetti
Perwakilan Menteri untuk Usaha Kecil dan Menengah, Inovasi, dan Ekonomi Digital
Masa jabatan
16 Mei 2012 –2 April 2014
PendahuluÉric Besson
PenggantiAxelle Lemaire
Informasi pribadi
Lahir29 Agustus 1973 (umur 53)
Seoul, Korea Selatan
AlmamaterESSEC
Institut d'Études Politiques de Paris
École nationale d'administration, Strasbourg

Fleur Pellerin (pengucapan bahasa Prancis: [flœʁpɛl.ʁɛ̃]; lahir tanggal 29 Agustus 1973 di Seoul) adalah politikus dan menteri kabinet Prancis. Ia menjabat sebagai Menteri Kebudayaan dan Komunikasi sejak 26 Agustus 2014 di kabinet Manuel Valls.

Ia merupakan anggota kabinet keturunan Asia pertama di pemerintahan Prancis.

Kehidupan awal

Pellerin lahir tahun 1973 di Seoul, Korea Selatan. Ia ditinggalkan di jalanan Seoul saat masih berusia tiga atau empat hari dan dikirimkan ke panti asuhan. Ia diadopsi enam bulan kemudian oleh keluarga asal Prancis.[1][2] Menurut catatan adopsinya, nama aslinya sebelum adopsi adalah Jong-suk Kim (김종숙, 金鍾淑), tetapi tidak diketahui orang yang memberi nama tersebut.

Karier

Pellerin lulus dari sekolah bisnis ESSEC (MSc di bidang Manajemen) saat masih berusia 21 tahun. Ia kemudian lulus dari Sciences Po (MPA) dan melanjutkan studinya di École nationale d'administration (ENA). Selain pernah menjadi pegawai negeri tingkat tinggi di Pengadilan Auditor Prancis, ia juga pernah menangani urusan masyarakat dan ekonomi digital untuk François Hollande pada kampanye pemilihan presiden Prancis 2012.[3]

Pada bulan Juli 2012, ia menolak penjualan teknologi pengintaian massal dan mendapat perhatian luas karena Prancis sendiri adalah salah satu penjual teknologi pengintaian massal terbesar di dunia.[4]

Kehidupan pribadi

Pellerin menikah dengan Laurent Olléon, sesama mahasiswa ENA yang saat ini bekerja di Dewan Negara Prancis dan bertugas memberi nasihat hukum kepada pemerintah.

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ "From adoptee to French minister". The Dong-A Ilbo. 19 Mei 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-05-17. Diakses tanggal 2014-11-16. Pellerin overcame a sense of inferiority and defeat coming from being an abandoned child with the enlightened view that "something important happens by accident."{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Korean Adoptee Becomes French Deputy Minister". The Chosunilbo. 1 Juni 2012. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2017-10-20. Diakses tanggal 2014-11-16. Born in Seoul in 1973, Pellerin was found on the streets of the capital when she was three or four days old and was sent to an orphanage. She was adopted six months later.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Agence-France Presse/Jiji Press, "Pellerin stirs Korean hearts", Japan Times, 20 May 2012, p. 3
  4. ↑ Adam Sandle, Fleur Pellerin: "I am opposed to France selling massive surveillance technologies" Pranala usang diarsipkan 2013-01-25 di archive.today, Groundreport, 25 July 2012

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan