Sabtu, 17 Oktober 2026
16:24 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Flammenwerfer 35

Flammenwerfer 35

Bagikan:
Flammenwerfer 35
330px-German_soldier_with_flamethrower_c1941.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Jenis Penyembur api
Negara asal Nazi Jerman
Sejarah pemakaian
Masa penggunaan 1935–1944
Digunakan oleh Pasukan Jerman
Pada perang Perang Dunia 2
Sejarah produksi
Produsen Beragam nama pabrik
Diproduksi 1935–1945
Spesifikasi
Berat 78,9 pon (35,8 kg)
Awak 1
Jarak efektif 25 m
Jarak jangkauan 30 m
Amunisi 3 galon senyawa bensin (Bahan bakar)
1 Tanki Nitrogen (Bahan pendorong)
Alat bidik Tidak ada

Flammenwerfer 35 (FmW-35)[1] adalah sebuah senjata penyembur api buatan Jerman yang digunakan selama Perang Dunia II. Umumnya FmW-35 digunakan untuk melakukan pembersihan parit dan bangunan di lokasi pertempuran, untuk membakar tentara musuh yang masih bertahan di parit ataupun gedung. FmW-35 dapat disemburkan hingga menjangkau jarak sejauh 25 m dari pengguna.

FmW-35 memiliki berat sebesar 35,8 kilogram (79 pon), dan menopang 11,8 liter (2,6 imp gal; 3,1 US gal) bahan bakar, yang dicampur dengan tar untuk membuatnya lebih berat dan memberikan jangkauan yang lebih baik, dipicu oleh obor hidrogen yang menyediakan pembakaran selama 10 detik untuk digunakan.

Perangkat penembakan diaktifkan pada saat yang sama dengan Selbstschlussventil dan dapat ditemukan dalam pipa pelindung. FmW-35 diproduksi sampai dengan tahun 1941., ketika senjata ini didesain ulang menjadi Flammenwerfer 41 (FmW-41). Selama tahapan akhir masa servis, senjata ini didesain agar terlihat seperti senapan mesin dalam upaya penyamaran untuk menghindari penembak jitu (scharfschutze/sniper) musuh.

Referensi

  1. ↑ "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2015-11-04. Diakses tanggal 2018-02-16.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Flammenwerfer 35.
Senjata api dan senjata ringan Jerman pada Perang Dunia II
Pistol (Pistolen)
Senapan dan karbin (Gewehr und Karabiner)
Pistol mitraliur (Maschinenpistolen)
Senapan mesin (Maschinengewehre) dan senjata berat lainnya
Mortir (Granatwerfer)
Peluncur granat
Granat (Granaten)
Senjata infanteri buatan asing
Kartrid buatan Jerman yang digunakan Wehrmacht
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan