Jumat, 16 Oktober 2026
19:30 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Hafthohlladung

Hafthohlladung

ranjau anti-tank

Bagikan:
250px-Haft-Hohlladung_granare_3kg.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Contoh Hafthohlladung 3,5 dipajang di sebuah museum

Hafthohlladung, juga dikenal sebagai "Panzerknacker" ("Perusak tank", konotasi bahasa Jerman dari "Perusak lemari besi"), adalah granat antitank peledak terarah yang ditempel secara magnetis yang digunakan oleh pasukan Jerman dalam Perang Dunia II, kadang-kadang dideskripsikan sebagai ranjau.

Detail

Hafthohlladung (har. peledak berongga berperekat) digunakan terutama oleh regu pemburu tank Wehrmacht. Dirancang dengan tiga magnet di bagian dasar, masing-masing dengan sepasang kutub menciptakan medan magnet yang kuat di antara celah kutub-kutubnya. Seorang prajurit infanteri dapat menempelkannya ke tank musuh, tidak peduli pada sudut permukaannya. Karena sumbu ledakan harus rata dan tegak lurus terhadap bidang perisai pada titik penempatan dan dipicu dengan menarik penyala di bagian belakang ranjau, kemiringan perisai tank tidak relevan dengan penetrasi ranjau ini. Namun ranjau ini membutuhkan penempatan langsung yang membuat penggunaan perangkat ini sangat berbahaya, karena pasukan infanteri yang menempatkannya di kendaraan musuh akan sangat rentan terhadap tembakan musuh.

Perangkat Hafthohlladung sangat efektif melawan lapisan perisai baja, mampu menembus 140 mm Perisai Homogen Tergulung (RHA). Model H3 (3 kilogram) dan H3,5 (3,5 kilogram) mudah dibedakan. H3 berbentuk botol dan H3.5 berbentuk kerucut.

Spesifikasi

  • Berat: 3 kg (versi H3) atau 3,5 kg (versi H3.5)
  • Pertama kali digunakan: November 1942
  • Penetrasi: Pada 0 °, 140mm RHA atau 508 mm (20 ") beton
  • Fuse: pemicu gesekan, penundaan 4,5 detik, kemudian 7,5 detik pada Mei 1943
  • Jumlah yang diproduksi: 553.900
  • Dinyatakan usang pada Mei 1944 untuk mendukung Panzerfaust, tetapi sisa persediaan digunakan sampai habis

Lihat pula

  • Ranjau Limpet, ranjau anti-kapal laut yang merupakan pendahulu dari Hafthohlladung
  • Zimmerit, sistem pelapis seperti plester yang diterapkan pada kendaraan tempur Jerman untuk mengalahkan persenjataan anti-tank Sekutu yang ditempelkan secara magnetis

Referensi

Senjata api dan senjata ringan Jerman pada Perang Dunia II
Pistol (Pistolen)
Senapan dan karbin (Gewehr und Karabiner)
Pistol mitraliur (Maschinenpistolen)
Senapan mesin (Maschinengewehre) dan senjata berat lainnya
Mortir (Granatwerfer)
Peluncur granat
Granat (Granaten)
Senjata infanteri buatan asing
Kartrid buatan Jerman yang digunakan Wehrmacht
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan