Kamis, 15 Oktober 2026
20:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M

Final NBA 1992

Bagikan:

Final NBA 1992 adalah puncak dari musim kompetisi NBA tahun 1991-92. Juara Wilayah Timur Chicago Bulls berhadapan dengan juara Wilayah Barat Portland Trail Blazers untuk meraih gelar juara NBA. Pada putaran final ini Chicago memiliki keunggulan bermain lebih banyak di kandang (home court advantage) karena mereka memiliki rekor terbaik di NBA pada musim tersebut.

Sepanjang musim, kedua tim tampaknya sudah siap untuk saling berhadapan di putaran final. Perbandingan antara Clyde Drexler dan Michael Jordan sepanjang musim mewarnai musim ini.[1] Majalah Sports Illustrated bahkan menempatkan Drexler sebagai "rival No. 1" Jordan pada saat keduanya tampil bersama di sampul majalah sebelum playoff dimulai.[2] Media banyak berharap bahwa persaingan mereka menciptakan kembali tingkat persaingan sebagaimana yang pernah terjadi antara Magic Johnson – Larry Bird.

Bulls meraih gelar juara NBA dalam enam pertandingan. Michael Jordan juga dinobatkan sebagai Most Valuable Player (MVP) putaran final untuk kedua kalinya berturut-turut sekaligus meraih gelar pencetak skor terbaik musim reguler untuk keenam kalinya secara beruntun.

Latar Belakang

Chicago Bulls

Keberhasil Bulls meraih gelar juara NBA pertama mereka pada musim sebelumnya, menandai era baru di liga NBA. Sebagai pembuktian bahwa gelar perdana mereka bukan sebuah kebetulan, Bulls melanjutkan dominasi mereka di musim 1991-92, dengan rekor menang kalah 67-15, melampaui rekor musim lalu dengan selisih enam pertandingan. Jordan juga memenangkan penghargaan MVP keduanya berturut-turut dengan catatan rekor 30.1 poin per game, 6.4 rebound per game dan 6.1 assist per game.

Setelah dengan mudah menyapu Miami Heat pada putaran pertama, Bulls berhadapan dengan New York Knicks yang saat itu dilatih oleh Pat Riley. Pola permainan yang keras ala Knicks sempat membuat Bulls kewalahan, tetapi Jordan berhasil membawa timnya unggul setelah melewati tujuh pertandingan.

Selanjutnya Bulls bertemu dengan Cleveland Cavaliers di babak final wilayah. Meskipun menghadapi tim Cavaliers yang jauh lebih baik dari musim sebelumnya, Bulls masih terlalu kuat untuk dikalahkan. Mereka menang dalam enam pertandingan.[3]

Portland Trail Blazers

Setelah meraih rekor kemenangan sebanyak 63 kali, sebenarnya Trail Blazers ditakdirkan untuk bertemu Bulls di final NBA tahun sebelumnya. Sayangnya, Los Angeles Lakers punya ide lain, dengan mengalahkan Portland dalam enam pertandingan final wilayah.

Mampu mempertahankan inti tim yang sama dengan tim yang melaju ke final NBA tahun 1990, Blazers meraih gelar juara Divisi Pasifik dengan rekor menang kalah 57-25. Berhadapan dengan Los Angeles Lakers, mereka mengambil keuntungan dari ketidakhadiran Magic Johnson yang mengundurkan diri pada musim sebelumnya dengan kemenangan 3-1.

Blazers melanjutkan perjalanan menuju final NBA dengan melewati Phoenix Suns dalam lima pertandingan, sebelum akhirnya mengalahkan Utah Jazz dalam enam pertandingan di final Wilayah Barat

Ringkasan Final

Permainan Tanggal Tim Tuan Rumah Hasil Tim Tandang Waktu lokal
Game 1 Rabu, 3 Juni Chicago Bulls 122–89 (1–0) Portland Trail Blazers 8:00 malam CDT
Game 2 Jumat, 5 Juni Chicago Bulls 104–115 OT (1–1) Portland Trail Blazers 8:00 malam CDT
Game 3 Minggu, 7 Juni Portland Trail Blazers 84–94 (1–2) Chicago Bulls 4:30 sore PDT
Game 4 Rabu, 10 Juni Portland Trail Blazers 93–88 (2–2) Chicago Bulls 6:00 sore PDT
Game 5 Jumat, 12 Juni Portland Trail Blazers 106–119 (2–3) Chicago Bulls 6:00 sore PDT
Game 6 Minggu, 14 Juni Chicago Bulls 97–93 (4–2) Portland Trail Blazers 6:30 sore CDT

Referensi

  1. ↑ Brown, Clifton (Mei 30, 1992). "It's Bulls Against Blazers As Jordan Rules Again". The New York Times. hlm. 27. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-12. Diakses tanggal 2019-09-04.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Clyde Drexler, now no worse than the NBA's No. 2 player". Sports Illustrated. Mei 11, 1992. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2013-03-30. Diakses tanggal 2019-09-04.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Isaacson, Melissa (Mei 30, 1992). "Bulls clinch on Jordan's late revival". The Chicago Tribune. hlm. Sports.1.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan