Rabu, 14 Oktober 2026
02:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Film propaganda

Film propaganda

Bagikan:
250px-Pengkhianatan_G_30_S-PKI.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Penumpasan Pengkhianatan G 30 S PKI, film dokudrama propaganda anti-komunisme, anti-PKI dan pro-Soeharto yang paling dikenal dan paling ditonton kala era Orde Baru di Indonesia.

Film propaganda adalah sebuah film yang melibatkan beberapa bentuk propaganda. Film-film propaganda dapat dikemas dalam berbagai cara, tetapi yang paling sering produksi gaya dokumenter atau skenario fiksi, yang diproduksi untuk meyakinkan pemirsanya pada sudut pandang politik tertentu atau memengaruhi pendapat atau perilaku penonton,[1] sering dengan menyajikan konten subjektif yang mungkin secara sengaja menyesatkan.[1][2]

Propaganda dapat didefinisikan sebagai kemampuan "untuk memproduksi dan menyebarkan pesan-pesan yang subur, sekali ditaburkan, akan bertumbuh dalam budaya yang besar."[3] Namun, pada abad ke-20, sebuah propaganda "baru" muncul, yang berkisar di seputar organisasi politik dan kebutuhan mereka untuk mengomunikasikan pesan yang akan "menarik golongan yang relevan untuk mengakomodasi agenda-agenda mereka".[4] Pertama kali dikembangkan oleh Lumiere bersaudara pada tahun 1896, media film menyediakan sarana unik untuk mengakses penonton dalam jumlah sekaligus besar. Film adalah media massa universal pertama yang secara bersamaan dapat memengaruhi pemirsa sebagai individu dan anggota kerumunan, yang menyebabkan media ini dengan cepat menjadi alat bagi pemerintah dan organisasi non-pemerintah untuk menyuarakan pesan ideologis yang diinginkan.[5] Seperti Nancy Snow menyatakan dalam bukunya, Information War: American Propaganda, Free Speech and Opinion Control Since 9-11, propaganda "dimulai di mana pemikiran kritis berakhir."[6]

Referensi

  1. 1 2 Kuhn, Annette; Westwell, Guy (2012-12-20), "propaganda", A Dictionary of Film Studies (dalam bahasa Inggris), Oxford University Press, doi:10.1093/acref/9780199587261.001.0001, ISBN 978-0-19-958726-1, diakses tanggal 2020-05-21
  2. ↑ Bennett, Todd. "The celluloid war: state and studio in Anglo-American propaganda film-making, 1939-1941." The International History Review 24.1 (Maret 2002): 64(34).
  3. ↑ Combs, James. Film Propaganda and American Politics. New York: Garland Publishing, 1994. p.35
  4. ↑ Combs, James. Film Propaganda and American Politics. New York: Garland Publishing, 1994. p.32
  5. ↑ Taylor, Richard. Film Propaganda: Soviet Russia and Nazi Germany. London: Croom Helm Ltd, 1979. 30-31
  6. ↑ Snow, Nancy (2003). Information War: American Propaganda, Free Speech and Opinion Control Since 9-11. New York: Seven Stories Press. hlm. 22. ISBN 978-1-58322-557-8.
Ikon rintisan

Artikel bertopik film ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan