Selasa, 22 September 2026
15:58 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Filira

Filira

tokoh mitologi Yunani

Filira
250px-Parmigianino_-_Philyra_e_Saturno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Philyra e Saturno oleh Parmigianino
Lukisan minyak pada panel dari abad ke-16.
Genderwanita
AfiliasiOkeanid
MitologiYunani
Keluarga
Orang tua
AnakKheiron

Dalam mitologi Yunani, Filira (bahasa Yunani:Φιλύρα) atau Philyra (/ˈfɪlərə/) adalah seorang Okeanid, putri dari Okeanos dan Tethis.[1][2] Kheiron adalah putra Filira dari hubungannya dengan Kronos.[3][4] Filira merupakan dewi minyak wangi, tulisan, pengobatan, keindahan, dan kertas. Dia yang mengajari manusia membuat kertas.

Dalam mitologi

Ketika Kronos dan Filira sedang bercinta di Gunung Pelion,[5] Rhea istri Kronos mendatangi mereka. Karena tidak ingin ketahuan, Kronos berubah menjadi kuda jantan dan kabur. Karena itu, keturunan mereka berbentuk setengah manusia, setengah kuda.[6][7]

Ketika melahirkan Kheiron, Filira merasa jijik dengan wujud putranya dan langsung membuangnya. Dia memohon kepada para dewa untuk mengubah dirinya menjadi apa pun selain antropomorfik karena dia malu memiliki anak yang mengerikan. Para dewa, khususnya Zeus, mengubahnya menjadi pohon limau.[8]

Dalam beberapa versi, Filira dan Khariklo, istri Kheiron, merawat Akhilles muda.[9] Tempat tinggal Kheiron di Pelion (tempat murid-muridnya dibesarkan) dikenal sebagai "gua Philyra".[10] Kheiron sering disebut dengan Philyrides matronim atau sejenisnya.[11] Kronos dan Filira kemungkinan memiliki dua putra lain yakni Dolops dan Aphrus, nenek moyang dan eponim dari Aphroi, yaitu penduduk asli Afrika.[12][13]

Referensi

  1. Scholia on Apollonius Rhodius, Argonautica 2.1235 citing Pherecydes; Hyginus, Fabulae 138 Diarsipkan 2018-06-15 di Wayback Machine.. Compare with Callimachus, Hymn 1 to Zeus 33–36
  2. Bane, Theresa (2013). Encyclopedia of Fairies in World Folklore and Mythology. McFarland, Incorporated, Publishers. hlm. 273. ISBN 9780786471119.
  3. Atsma, Aaron J. (200-2008). "Philyra". Theoi Project. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2021-03-09. Diakses tanggal 6-3-2011.{{cite web}}: Periksa nilai tanggal dalam: |access-date=
  4. Apollodorus 1.2.4 Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.; Hyginus, De Astronomica 2.38.1 Diarsipkan 2021-08-15 di Wayback Machine.; Pliny the Elder, Naturalis Historia 7.56.3 Diarsipkan 2021-02-06 di Wayback Machine.; Tzetzes on Lycophron, Alexandra 1200.
  5. Callimachus, Hymn 4 to Delos 104 ff. Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.
  6. Apollonius Rhodius, Argonautica 2.1231-1237, with scholia on 2.1235 citing Pherecydes & 1.554
  7. Virgil, Georgics 3.92-94 Diarsipkan 2021-10-26 di Wayback Machine.
  8. Hyginus, Fabulae 138 Diarsipkan 2018-06-15 di Wayback Machine.
  9. Pindar, Pythian Odes 4.102 ff Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.; scholia on Apollonius Rhodius, Argonautica 4.813
  10. Pindar, Nemean Odes 3.43 Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.; Callimachus, Hymn 4 to Delos 118 Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.; Nonnus, Dionysiaca 48.40 Diarsipkan 2021-08-22 di Wayback Machine.
  11. Hesiod, Theogony 1002 Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.; Pindar, Pythian Odes 3.1 Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.; Apollonius Rhodius, Argonautica 1.554; Argonautica Orphica 450 Diarsipkan 2021-10-28 di Wayback Machine.; Virgil, Georgics 3.549 Diarsipkan 2021-10-29 di Wayback Machine.
  12. Suida, Suda Encyclopedia s.v. Aphroi
  13. Hyginus, Fabulae Preface Diarsipkan 2019-03-29 di Wayback Machine.

Bacaan tambahan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan