Kamis, 24 September 2026
11:10 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN

Fidei defensor

gelar beberapa kerajaan Kristen Eropa

Fidei defensor (feminin: Fidei defensatrix) adalah sebuah gelar Latin yang artinya Pembela Iman. Frasa tersebut digunakan sebagai bagian gelar lengkap dari beberapa penguasa sejak awal abad ke-16.

Penggunaan di Inggris

Sejarah

"Pembela Iman" telah menjadi salah satu sebutan gelar penguasa Inggris dan kemudian para penguasa Britania pada masa berikutnya semenjak gelar tersebut diberikan pada 11 Oktober 1521[1] oleh Paus Leo X kepada Raja Henry VIII dari Inggris. Istrinya Catherine dari Aragon juga diberikan gelar Pembela Iman dalam haknya sendiri.[2] Gelar tersebut diberikan dalam rangka menghargai buku Henry Assertio Septem Sacramentorum (Pembelaan atas Tujuh Sakramen), yang membela sakramen pernikahan dan supremasi Paus. Hal tersebut juga dikenal sebagai "Afirmasi Henry" dan dipandang sebagai penentangan penting terhadap tahap-tahap awal Reformasi Protestan, khususnya gagasan-gagasan Martin Luther.

Setelah Henry memutuskan untuk berpisah dengan Roma pada 1530 dan menjadikan dirinya sendiri sebagai kepala Gereja Inggris, gelar tersebut dicabut oleh Paus Paulus III (sejak tindakan Henry dianggap menyerang "Iman") dan Henry diekskomunikasi. Namun, pada 1544, Parlemen Inggris menyematkan gelar "Pembela Iman" kepada Raja Henry VIII dan para penerusnya, yang sekarang menjadi para pembela iman Anglikan, di mana mereka (kecuali Katolik Mary I) menjadi Gubernur Tertinggi (secara resmi di atas Uskup Agung Canterbury sebagai Primat).

Referensi

  1. "Salinan arsip". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2014-12-25. Diakses tanggal 2017-04-29.
  2. Antonia Fraser, The Wives of Henry VIII, page 95
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan