Jumat, 09 Oktober 2026
06:02 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Bongbong Marcos

Bongbong Marcos

kepala negara Filipina sejak tahun 2022

Bagikan:
Nama ini menggunakan kebiasaan penamaan Filipina; nama tengah atau nama keluarga pihak ibunya adalah Romualdez dan marga atau nama keluarga pihak ayahnya adalah Marcos.
Bongbong Marcos
250px-Ferdinand_%22Bongbong%22_Marcos_Jr._2025_SONA_Portrait_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Presiden Filipina Ke-17
Presiden Ke-7 dari Republik Ke-5
Mulai menjabat
30 Juni 2022
PendahuluRodrigo Duterte
Menteri Pertanian
Mulai menjabat
30 Juni 2022
PresidenDirinya Sendiri
PendahuluWilliam Dar
Senator Filipina
Masa jabatan
30 Juni 2010 –30 Juni 2016
Anggota Dewan Perwakilan Filipina dari Distrik Kedua Ilocos Norte
Masa jabatan
30 Juni 2007 –30 Juni 2010
PendahuluImee Marcos
PenggantiImelda Marcos
Masa jabatan
30 Juni 1992 –30 Juni 1995
PendahuluMariano R. Nalupta, Jr.
PenggantiSimeon M. Valdez
Gubernur Ilocos Norte
Masa jabatan
30 Juni 1998 –30 Juni 2007
PendahuluRodolfo C. Fariñas
PenggantiMichael Marcos Keon
Masa jabatan
1983–1986
PendahuluElizabeth M. Keon
PenggantiRodolfo C. Fariñas
Wakil Gubernur Ilocos Norte
Masa jabatan
1980–1983
Informasi pribadi
LahirFerdinand Romualdez Marcos, Jr.[1]
13 September 1957 (umur 69)
Partai politik40px-Nacionalista_Party_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Partai Nacionalista (2009–sekarang)
Suami/istriLouise Araneta Marcos
AnakFerdinand "Sandro" Alexander Marcos III
Joseph Simon Marcos
William Vincent Marcos[2]
Situs webbongbongmarcos.com

Ferdinand "Bongbong" Romualdez Marcos Jr. (lahir 13 September 1957), yang lebih dikenal sebagai Bongbong Marcos, adalah seorang politikus Filipina yang saat ini menjabat sebagai Presiden Filipina ke-17. Sebelumnya, ia adalah senator dalam Kongres Filipina ke-16. Ia merupakan anak kedua dan putra satu-satunya dari mantan Presiden Ferdinand E. Marcos dan mantan Ibu Negara Imelda Romualdez-Marcos.

Kehidupan Pribadi

Setelah ayahnya digulingkan selama 36 tahun dari kekuasaan dan kemudian mengasingkan diri ke Amerika. Ketika korupsi keluarga Marcos terbongkar dan keluarganya harus menjalani pengasingan ketika ayahnya digulingkan di tahun 1986, Bongbong muda menjalani pendidikan di sekolah elit di Inggris dan melanjutkan studi di Sekolah Bisnis Wharton di Pennsylvania tetapi tidak berhasil menyelesaikan pendidikannya di sana.[3]

Ia menikah pada tahun 1993 dengan Louise Cacho Araneta, mereka memiliki 4 putra: Ferdinand Alexander Araneta Marcos, Joseph Simon Araneta Marcos, William Vincent Araneta Marcos, dan Sandro Marcos.[4]

Karier Politik

Marcos menjabat sebagai Gubenur Ilocos Norte (1983–1986, 1998–2007) dan sebagai Perwakilan Distrik Kedua Ilocos Norte (1992–1995, 2007–2010) di bawah naungan Kilusang Bagong Lipunan, partai politik yang didirikan oleh ayahnya. Ia juga merupakan Deputi Pemimpin Minoritas pada masa jabatan keduanya di Dewan Perwakilan.[5] Pada 2010, Marcos terpilih sebagai Senator Filipina di bawah naungan Partai Nacionalista. Senator Marcos mengetuai beberapa komite senat, termasuk Komite Pemerintahan Lokal dan Komite Pekerjaan Publik, dan anggota beberapa komite lainnya.[6]

Pada 5 Oktober 2015, Marcos mengumumkan bahwa ia menjadi kandidat untuk jabatan Wakil Presiden Filipina dalam pemilihan 2016.[7]

Pada tahun 2021, Bongbong Marcos mengumumkan bahwa ia akan ikut mencalonkan dirinya dalam pemilu presiden tahun 2022, melalui partai Partido Federal ng Pilipinas (PFP)[8] dan menang telak[9] dengan perolehan suara hampir 59%, menjadi calon presiden pertama yang terpilih dengan suara mayoritas sejak dibentuknya Republik Kelima pada tahun 1986.[10] Dia secara resmi diumumkan sebagai presiden terpilih dalam sidang Kongres pada tanggal 25 Mei 2022.[11] Kemenangannya juga menjadi yang terbesar sejak tahun 1981, saat ayahnya memenangkan 80% suara karena boikot dari oposisi yang protes sebelum pelaksanaan pemilihan.[12][13] Dia juga menjadi calon wakil presiden yang kalah dalam pemilu, tetapi memenangkan pemilu presiden.

Kampanyenya menerima kritik dari pengecek-fakta dan ilmuwan disinformasi, yang mengetahui kampanyenya telah didorong oleh negatifisme sejarah pada pembenahan merek Marcos dan mencoreng saingannya.[14] Kampanyenya juga dituduh mengaburkan pelanggaran HAM dan penjarahan yang terjadi di zaman ayahnnya menjadi presiden.[14] The Washington Post juga mencatat bahwa distorsi sejarah dari Marcos telah berlangsung sejak tahun 2000-an,[15] ketika The New York Times menyebut keraguannya tentang penggelapan pajak Marcos, termasuk penolakannya untuk membayar pajak real estate-nya, dan misinterpretasi pendidikannya di Universitas Oxford.[16][17]

Setelah dirinya terpilih menjadi Presiden Filipina ke-17, Bongbong Marcos pilih Indonesia jadi negara pertama kunjungan kenegaraannya. Bongbong menyebut alasannya memilih Indonesia karena kedekatan antara Indonesia dan Filipina, baik dari segi lokasi geografis maupun budaya.

Bongbong meyakini pertemuannya dengan Jokowi dan delegasi diharapkan membawa pengaruh positif dalam kemitraan kuat untuk kedua negara perlahan keluar dari sulitnya perekonomian pascapandemi COVID-19. Bongbong disambut baik oleh Presiden Jokowi di Istana Bogor, Indonesia.

"Saya percaya ini adalah kemitraan yang kuat dan akan menjaga stabilitas dari seluruh rencana ke depan kami dalam beberapa tahun mendatang, Saya ingin berterima kasih kepada pemerintah Anda, Pak Presiden, atas undangan baiknya," katanya[18]

Bongbong berada di Indonesia selama 3 hari mulai dari 4 September hingga 6 September. Ia kemudian akan mengunjungi Singapura selama 2 hari sebelum kembali ke Filipina pada 7 September. Kunjungan Bongbong ke Indonesia dan Singapura juga menggambarkan kebijakan luar negeri yang ingin dijalankannya. Bongbong berniat memiliki hubungan baik dengan Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok. Ia enggan memilih salah satu di antara dua raksasa tersebut. Indonesia selama ini menganut Kebijakan Luar Negeri Bebas Aktif. Indonesia berhasil meningkatkan kerja sama ekonomi dengan Tiongkok meskipun kedua pihak terkadang bersitegang di perairan Natuna. Singapura juga sukses menjalin hubungan dengan AS maupun Tiongkok. Negeri Singa itu acapkali mendorong Amerika Serikat dan Tiongkok untuk menghindari konflik serta mengutamakan dialog.[19]

Tanda Kehormatan

Pranala dalam

  1. ↑ "Senator Ferdinand "Bongbong" R. Marcos, Jr". Senate of the Philippines. Diakses tanggal 15 Oktober 2015.
  2. ↑ "Resume of Senator Ferdinand "Bongbong" R. Marcos, Jr". Senate of the Philippines. Diakses tanggal 26 Desember 2012.
  3. ↑ Jaya Iswara, Aditya (2022). "Cara Ferdinand Marcos Hilangkan Noda Korupsi Keluarga dan Jadi Presiden Filipina". Kompas. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  4. ↑ Fauzi, Iksan (30 Juni 2022). "Biodata Ferdinand Marcos Jr, Anak Diktator yang Dilantik Jadi Presiden Filipina Baru". Tribun News. Diakses tanggal 14 Januari 2023.
  5. ↑ "Senator Ferdinand "Bongbong" R. Marcos, Jr. – Senate of the Philippines". senate.gov.ph. Diakses tanggal 12 November 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "List of Committees". Senate of the Philippines. Februari 5, 2014. Diakses tanggal 14 Maret 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Bongbong Marcos running for vice president in 2016". CNN. 5 Oktober 2015. Diakses tanggal 5 Oktober 2015.
  8. ↑ "Dictator's son Bongbong Marcos files candidacy for president". RAPPLER (dalam bahasa American English). 2021-10-06. Diakses tanggal 2022-06-30.
  9. ↑ Press, The Associated (2022-05-10). "The son of late dictator Marcos has won the Philippines' presidential election". NPR (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-30.
  10. ↑ "Marcos officially declared Philippines' next president". Nikkei Asia (dalam bahasa Inggris (Britania)). Diakses tanggal 2022-06-30.
  11. ↑ Morales, Neil Jerome (2022-05-25). "Philippines Congress proclaims Marcos as next president". Reuters (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-30.
  12. ↑ "Martial Law Museum". Martial Law Museum (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-30.
  13. ↑ Kamm, Henry; Times, Special To the New York (1981-06-17). "MARCOS IS VICTOR BY A HUGE MAJORITY". The New York Times (dalam bahasa American English). ISSN 0362-4331. Diakses tanggal 2022-06-30.
  14. 1 2 Standard, The. "Filipinos fall for fake history". The Standard (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-06-30.
  15. ↑ Cabato, Regine, Mahtani, Shibani (12 April 2022). "How the Philippines' brutal history is being whitewashed for voters". The Washington Post. Diakses tanggal 30 Juni 2022.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ "Protestas en Filipinas en rechazo a la victoria no oficial de Ferdinand Marcos Jr". France 24. 2022-05-11. Diakses tanggal 2022-06-30.
  17. ↑ Editor (2022-05-13). "Filipino Community Protests Philippine Presidential Election Results". South Seattle Emerald (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2022-06-30.{{cite web}}: |last= memiliki nama generik
  18. ↑ Dwi Gayati, Mentari (5 September 2022). "Presiden Bongbong Marcos Pilih Indonesia Jadi Negara Pertama Kunjungan". Antara. Diakses tanggal 14 Januari 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. ↑ Dwi Anggoro, Wahyu (5 September 2022). "Makna Kunjungan Ferdinand 'Bongbong' Marcos Jr ke Indonesia". Medcom. Diakses tanggal 14 Januari 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Tolentino, Ariel Jerald (2026-05-27). "Marcos Receives Japan's Highest Honor During Rare Imperial State Call - POLITIKO". politiko.com.ph (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 2026-05-28.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Bongbong Marcos.

Media sosial resmi

Jabatan pemerintahan
Didahului oleh:
Rodolfo C. Fariñas
Gubernur Ilocos Norte
1998–2007
Diteruskan oleh:
Michael Marcos Keon
Didahului oleh:
Elizabeth M. Keon
Gubernur Ilocos Norte
1983–1986
Diteruskan oleh:
Rodolfo C. Fariñas
Kursi majelis
Didahului oleh:
Imee Marcos
Anggota Dewan Perwakilan dari distrik ke-2 Ilocos Norte
2007–2010
Diteruskan oleh:
Imelda Marcos
Didahului oleh:
Mariano R. Nalupta, Jr.
Anggota Dewan Perwakilan dari distrik ke-2 Ilocos Norte
1992–1995
Diteruskan oleh:
Simeon M. Valdez
Sejarah senatorial Bongbong Marcos
  • # — Ponce Enrile juga menjadi presiden Senat Kongres ke-14.
  • ##—Estrada berada dalam kapasitas pelaksana jabatan setelah Ponce Enrile mengambil pengunduran dirinya.
  • ### —Zubiri mengundurkan diri dari jabatan pada 3 Agustus 2011, digantikan oleh Pimentel setelahnya.
  • #### — Lowong karena pemilihan Benigno Aquino III menjadi presiden.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan