Selasa, 13 Oktober 2026
03:44 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Farmakoekonomi

Bagikan:

Farmakoekonomi adalah terapan ilmu ekonomi dan ilmu farmasi klinik. Objek studi dari farmakoekonomi adalah efektivitas terapi yang dibandingkan dengan harga yang harus dikeluarkan untuk terapi tersebut. Studi farmakoekonomi bertujuan untuk mengoptimalkan sumber daya kesehatan sehingga biaya yang dikeluarkan dapat ditekan seminimal mungkin tetapi tetap bisa memberikan manfaat terapi semaksimal mungkin.[1]

Kajian farmakoekonomi juga merupakan bagian penting dari studi Ekonomi Kesehatan. Analisis yang dipelajari dalam kajian farmakoekonomi dapat berupa:

  1. Cost-Minimization Analysis
  2. Cost-Benefit Analysis
  3. Cost-Effectiveness Analysis
  4. Cost-Utility Analysis
  5. Quality Adjusted Life Years (QALY) Analysis

Analisis farmakoekonomi sering kali digunakan sebagai justifikasi untuk menentukan formularium, kebijakan impor obat dan jaminan kesehatan di suatu negara atau fasilitas kesehatan.[2]

Referensi

  1. ↑ Kefarmasian, Dit Pelayanan. "Pedoman Teknis Analisis Farmakoekonomi di Fasilitas Kesehatan | Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-10. Diakses tanggal 2021-06-16.
  2. ↑ "IAI - Artikel". www.iai.id. Diarsipkan dari asli tanggal 2022-08-19. Diakses tanggal 2021-06-16.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan