Minggu, 01 November 2026
13:35 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Faktor resiko terhadap genosida

Bagikan:

Penilaian faktor risiko genosida merupakan mekanisme awal untuk pencegahan genosida. Tujuannya adalah menerapkan penilaian faktor risiko untuk meningkatkan kemampuan prediktif komunitas internasional sebelum pembunuhan dimulai, dan mencegahnya. Mungkin ada banyak tanda peringatan bahwa suatu negara mungkin condong ke arah genosida di masa mendatang. Jika tanda-tanda itu muncul, komunitas internasional mencatatnya dan mengawasi negara-negara yang memiliki risiko lebih tinggi. Banyak cendekiawan dan kelompok internasional yang berbeda telah mengemukakan berbagai faktor yang menurut mereka harus dipertimbangkan saat memeriksa apakah suatu negara berisiko atau tidak. Seorang cendekiawan terkemuka di bidang tersebut, James Waller, mengemukakan empat kategori faktor risikonya sendiri: tata kelola, sejarah konflik, kondisi ekonomi, dan fragmentasi sosial.[1]

Bagian dari seri tentang
Genosida
Isu
Genosida pribumi

Kolonisasi Amerika oleh bangsa Eropa

Genosida Soviet

Pembersihan etnis di Uni Soviet

Holokaus Nazi dan genosida (1941–1945)
Perang Dingin
Genosida kontemporer
Topik terkait
Kategori

Lihat pula

Referensi

  1. ↑ Waller, James, Dr. "Upstream Prevention: Risk Assessment and Prediction." HGS 374 Comparative Genocide. Keene State College, Keene. 03 Mar. 2015. Lecture.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan