Jumat, 02 Oktober 2026
14:26 WIB
TERKINI
Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang

Fajar Sadik

Bagikan:

Fajar Sadik adalah sebuah cahaya yang terlihat pada waktu subuh sebagai batas antara akhir malam dengan permulaan pagi.[1] Terbit fajar sadik merupakan tanda awal waktu bagi salat subuh.[1] Demikian pula sebagai tanda awal waktu pelaksanaan puasa, baik puasa wajib maupun puasa sunah.[1]

Sedangkan Fajar Kazib adalah sebuah cahaya yang agak terang yang terlihat memanjang dan mengarah ke atas di tengah-tengah langit, berbentuk seperti ekor serigala.[2] Meskipun,Fajar Kazib telah berakhir, kita belum bisa melaksanakan Salat Subuh karena cahaya putih (Fajar Sadik) belum menyebar di ufuk Timur.[2]

Perbedaan

  1. Fajar Kazib terpisah dari ufuk, sementara Fajar Sadik menyatu atau beriringan dengan ufuk.[3]
  2. Fajar Kazib memiliki cahaya yang memanjang secara vertikal,sementara Fajar Sadik melintang secara harizontal.[3]
  3. Fajar Kazib muncul tatkala pertama kali terbitnya cahaya putih, dan secara perlahan akan hilang, sedangkan fajar sadik terbit dengan cahaya minimal dan perlahan-lahan semakin penuh dengan cahaya.[3]

Referensi

  1. 1 2 3 Van Hoeve. Ensiklopedia Indonesia. Ichtiar Baru.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=; Parameter tidak dikenal |coauthors= diabaikan (|author= disarankan)
  2. 1 2 'Urwat al-Wutsqâ, jil. 1.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=
  3. 1 2 3 Nihâyat al-Taqrir, jil. 2.{{cite book}}: Kutipan memiliki parameter tidak dikenal yang kosong: |1=


Ikon rintisan

Artikel bertopik Islam ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Ikon rintisan

Artikel bertopik astronomi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan