Rabu, 23 September 2026
14:13 WIB
TERKINI
Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat
Langit

Langit

segala sesuatu yang berada di atas permukaan Bumi

"Langit" beralih ke halaman ini. Untuk untuk kegunaan lain, lihat Langit-langit.
250px-Heavens_Above_Her.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seorang pria yang sedang memandangi bintang-bintang di langit malam
250px-Sunset02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Awan berwarna merah jambu di langit pada saat matahari terbenam.

Langit atau angkasa adalah ruang luas yang terbentang di atas bumi, tempat terlihatnya bulan, bintang, matahari, dan planet yang lain.[1] Langit terdiri dari banyak gas dan udara, dengan komposisi berbeda di tiap lapisannya. Langit sering terlihat berwarna biru ketika pagi maupun siang hari, karena udara membiaskan cahaya berwarna biru dari sinar matahari lebih banyak dibandingkan cahaya merah.[2][3][4][5] Langit dapat berubah warna dalam kondisi tertentu, misalnya merah ketika senja atau hitam saat turun hujan.

Perkiraan cuaca

Bersama dengan kecenderungan tekanan, kondisi langit merupakan salah satu parameter penting yang digunakan untuk meramal cuaca di daerah pegunungan. Menebalnya awan merupakan indikasi hujan dalam waktu dekat. Pada malam hari, awan cirrostratus tipis yang tinggi dapat menyebabkan halo di sekitar Bulan, menunjukkan datangnya arus udara hangat dan hujan.[6] Kabut di pagi hari menandakan kondisi cerah dan dapat dikaitkan dengan marine layer, indikasi atmosfer yang stabil.[7] Kondisi hujan didahului oleh angin atau awan yang mencegah terbentuknya kabut. Fenomena badai petir bisa menunjukkan datangnya arus udara dingin. Langit bebas awan merupakan indikasi cuaca cerah dalam waktu dekat.[8] Perkiraan cuaca dengan melihat langit telah memunculkan berbagai cerita rakyat.[9]

Mitologi

Lihat pula: Astrologi

Banyak mitologi memiliki dewa yang terutama terkait dengan langit. Dalam agama Mesir Kuno, langit didewakan sebagai dewi Nut dan sebagai dewa Horus. Dyeus direkonstruksi sebagai dewa langit, atau langit yang dipersonifikasikan, dalam agama Proto-Indo-Eropa, di mana Zeus, dewa langit dan guntur dalam mitologi Yunani dan dewa Romawi langit dan guntur Jupiter.

Dalam mitologi Aborigin Australia, Altjira (atau Arrernte) adalah dewa langit utama dan juga dewa pencipta. Dalam mitologi Iroquois, Atahensic adalah dewi langit yang jatuh ke tanah selama penciptaan Bumi. Banyak budaya telah menggambar rasi bintang di antara bintang-bintang di langit, menggunakannya dalam kaitannya dengan legenda dan mitologi tentang dewa-dewa mereka.

Tujuh lapisan langit

Artikel utama: Tujuh Langit

Tujuh Langit adalah sebuah istilah alam kosmologi agama atau mitologis yang mengacu kepada tujuh lapisan atau bagian langit. Gagasan ini terdapat di dalam agama-agama Mesopotamia kuno, agama Yahudi, agama Kristen, dan agama Islam. Gagasan serupa juga terdapat di dalam agama-agama lain, misalnya agama Hindu. Beberapa agama, antara lain Jainisme, juga memiliki gagasan tujuh bumi atau tujuh petala neraka, yang dipercaya memiliki kahyangan gaib dan benda-benda langitnya masing-masing.[10]

Referensi

Cari tahu mengenai Langit pada proyek-proyek Wikimedia lainnya:
Definisi dan terjemahan dari Wiktionary
Gambar dan media dari Commons
Berita dari Wikinews
Kutipan dari Wikiquote
Teks sumber dari Wikisource
Buku dari Wikibuku
  1. "Arti kata langit". Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kemendikbudristek. KBBI Daring. Diakses tanggal 31 Juli 2024.
  2. John Tyndall (Desember 1868). "On the Blue Colour of the Sky, the Polarization of Skylight, and on the Polarization of Light by Cloudy Matter Generally". Proceedings of the Royal Society. 17: 223–233. doi:10.1098/rspl.1868.0033. JSTOR 112380.
  3. Lord Rayleigh (Juni 1871). "On the scattering of light by small particles". Philosophical Magazine. 41, 275: 447–451.
  4. J.G. Watson (Juni 2002). "Visibility: Science and Regulation". J. Air & Waste Manage. Assoc. 52: 628–713. doi:10.1080/10473289.2002.10470813. Diakses tanggal 19 April 2007.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)[pranala nonaktif permanen]
  5. Gibbs, Philip (Mei 1997). "Why is the sky Blue?". Usenet Physics FAQ. Diakses tanggal 11 Desember 2012.
  6. Popular Mechanics (dalam bahasa Inggris). Hearst Magazines. Maret 1983. hlm. 148.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  7. National Weather Service Office, Oxnard, California (2012). "Climate of Los Angeles". noaa.gov. Diakses tanggal 31 Desember 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  8. Henkel, Marlon. 21st Century Homestead: Sustainable Agriculture II: Farming and Natural Resources (dalam bahasa Inggris). Lulu.com. hlm. 238. ISBN 978-1-312-93968-4.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  9. "Skywatch". Wilstar.com (dalam bahasa American English). Diakses tanggal 31 Desember 2020.
  10. Hetherington, Norriss S. (2014) [terbit perdana tahun 1993]. Encyclopedia of Cosmology (Routledge Revivals) : Historical, Philosophical, and Scientific Foundations of Modern Cosmology. Penerbit Routledge. hlm. 267, 401. ISBN 978-1-306-58055-7. Diakses tanggal 3 Juni 2015.


Ikon rintisan

Artikel bertopik geografi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan