Sabtu, 24 Oktober 2026
19:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Ancaman Serius TNBBS: 23 Kasus Pidana Kehutanan Terungkap dalam Satu Dekade Bandar Lampung Penipuan Rekrutmen Honorer Rp20 Juta di Bandar Lampung Berakhir Damai Bandar Lampung Transformasi 40 Tahun FISIP Unila: Dari Prestasi Global hingga Riset Solutif Lampung Bandar Lampung Sinergi Lintas Sektor: TNBBS Perkuat Penegakan Hukum Lingkungan dengan Enam Strategi Bandar Lampung Dorong Gaya Hidup Sehat, Pemkot Bandar Lampung Dukung Jalan Sehat Akbar di Panjang Bandar Lampung Peringatan Petugas Diabaikan, Pemotor Tewas Tertabrak Kereta Babaranjang di Bandar Lampung
Franciscus Conradus Palaoensoeka

Franciscus Conradus Palaoensoeka

Bagikan:
F. C. Palaunsoeka
250px-Franciscus_Conradus_Palaunsuka%2C_Kami_Perkenalkan_%281954%29%2C_p119.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia
Masa jabatan
16 Agustus 1950 –26 Maret 1988[1]
Daerah pemilihanKalimantan Barat (1956-59)
Partai Katolik (1959-1971)
Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat (1971-88)
Informasi pribadi
LahirFranciscus Conradus Palaunsoeka
(1923-04-19)19 April 1923
Meninggal12 Agustus 1993(1993-08-12) (umur 70)
Partai politik  PDI (1973—93)
PekerjaanPolitikus
Dikenal karena
Pendiri Partai Persatuan Dayak dan harian Kompas

[2]Franciscus Conradus Palaunsoeka (19 April 1923 – 12 Agustus 1993) adalah tokoh politik Indonesia. Palaunsoeka dilahirkan di Kampung Melapi, sebuah perkampungan yang dihuni oleh etnis Dayak Taman Ambaloh di pinggir Sungai Kapuas pada 19 Mei 1923. Ia menamatkan Sekolah Rakyat pada 1936. Ia melanjutkan pendidikan ke seminari di Nyarumkop, Singkawang, karena ia bercita-cita menjadi pastor. Namun ia berhenti pada 1941. Setelah berhenti dari seminari, ia pulang ke Putussibau dan menjadi guru Sekolah Rakyat.[3] Kemudian ia bersama dengan guru-guru dan pegawai di Putussibau membentuk Dayak In Action, yang merupakan cikal bakal terbentuknya Partai Persatuan Dayak.[3] Ia kemudian masuk ke Partai Katolik pada tahun 1959 hingga tahun 1973 dan kemudian masuk ke dalam kepengurusan Partai Demokrasi Indonesia.

Ia adalah salah satu anggota legislatif (DPR RI) terlama di Indonesia yang terpilih sejak Pemilihan umum 1955 hingga Pemilihan umum 1987.

Profil tokoh pendiri yang ada di[4] Partai Kesatuan dayak dan Harian Kompas, Kelahiran Putusibau, kalimantan Barat, Franciscus Conradus Palaunsoeka, akan diluncurkan kamis (19/S) dengan begitu harapan ini dapat meluruskan dengan sejarah mengenal peran tokoh tersebut saat aktif di dunia politik Tanah air selama 37 tahun.

Referensi

Catatan kaki
  1. ↑ Irawan, Yohannes Kurnia (18 Mei 2016). "Palaunsoeka, Mantan Guru yang Menjadi Tokoh Daya". Kompas.com. Diakses tanggal 10 November 2024.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ antaranews.com (2016-05-17). "Biografi tokoh Kalbar Palaunsoeka diluncurkan". Antara News. Diakses tanggal 2026-10-11.
  3. 1 2 Aloy 2019, hlm. 57-58.
  4. ↑ antaranews.com (2016-05-17). "Biografi tokoh Kalbar Palaunsoeka diluncurkan". Antara News. Diakses tanggal 2026-10-11.
Daftar pustaka
  • Aloy, Aloysius (2019). Semangat Dayak: Catatan Perjuangan Politik Partai Persatuan Dayak (1945-1963). Jakarta: Penerbit Buku Kompas. ISBN 978-623-241-007-7.


20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan