Selasa, 20 Oktober 2026
16:04 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari

Dewan Riset Eropa

Bagikan:

Dewan Riset Eropa (bahasa Inggris: European Research Council, disingkat ERC) adalah badan pendanaan Uni Eropa untuk riset garda depan (frontier research) yang dibentuk pada 2007 dan kini dijalankan sebagai bagian dari program Horizon Eropa.[1] Keputusan Dewan Uni Eropa yang kini menjadi dasar hukumnya mencatat bahwa riset garda depan yang didanai ERC terbukti memajukan batas terdepan pengetahuan dan membuka jalan bagi hasil ilmiah dan teknologi baru yang kerap tak terduga serta bidang riset baru.[2] ERC mendanai riset yang digerakkan peneliti, artinya pokok bahasannya dipilih para peneliti sendiri,[3] dan menjadikan keunggulan ilmiah satu-satunya kriteria pemberian hibah.[2] Presidennya sejak 1 November 2021 adalah Maria Leptin. Untuk 2021 sampai 2027, anggarannya lebih dari 16 miliar euro, atau 17 persen anggaran Horizon Eropa menurut ERC.[1]

Sejarah dan dasar hukum

Komisi Eropa mendirikan ERC melalui Keputusan Komisi 2007/134/EC tanggal 2 Februari 2007 untuk masa hingga 31 Desember 2013, dengan tugas melaksanakan Program Khusus Ideas dalam program kerangka riset ketujuh Komunitas Eropa untuk 2007 sampai 2013. ERC disusun dari Dewan Ilmiah yang independen dan struktur pelaksana khusus, yakni unit pelaksana yang direncanakan menjadi badan eksekutif (executive agency) tersendiri; sampai badan itu beroperasi, tugasnya dipegang layanan khusus Komisi. Lampiran keputusan tersebut memuat 22 anggota pendiri Dewan Ilmiah, antara lain Fotis Kafatos, Helga Nowotny, Paul J. Crutzen, dan Manuel Castells.[3]

Setelah dibentuk kembali dengan Keputusan Komisi tanggal 12 Desember 2013, ERC kini berlandaskan Keputusan Dewan (UE) 2021/764 tanggal 10 Mei 2021 tentang program khusus pelaksana Horizon Eropa. Pasal 8 keputusan itu menugasi Komisi membentuk ERC untuk melaksanakan bagiannya dalam Pilar I Sains Unggul sebagai pengganti ERC bentukan 2013, dengan prinsip inti antara lain keunggulan ilmiah, otonomi, transparansi, dan integritas riset, sementara Komisi menjadi penjamin otonomi dan integritasnya.[2]

Tata kelola

Dewan Ilmiah adalah badan pengatur ERC yang beranggotakan 22 ilmuwan dan cendekiawan terkemuka. Mereka diangkat Komisi atas rekomendasi Komite Identifikasi yang independen untuk masa jabatan empat tahun, yang dapat diperpanjang sekali.[1] Dewan inilah yang menetapkan strategi ERC, program kerjanya, serta metode telaah sejawat, yaitu penilaian proposal oleh para pakar, sebagai dasar pemilihan proposal yang didanai. Untuk strategi dan metode penilaian itu, Komisi hanya boleh menyimpang dari sikap dewan bila menganggap keputusan 2021/764 tidak dipatuhi.[2]

Presiden ERC, yang mengetuai Dewan Ilmiah, diangkat Komisi melalui rekrutmen yang melibatkan komite pencari independen, sementara proses dan kandidatnya harus disetujui dewan. Masa jabatannya empat tahun dan dapat diperpanjang sekali; selama itu ia wajib tinggal di Brussel.[2] Sesudah presiden pendiri Fotis Kafatos (2007 sampai 2010), jabatan ini dipegang Helga Nowotny (2010 sampai 2013), Jean-Pierre Bourguignon (2014 sampai 2019), dan Mauro Ferrari (1 Januari sampai 7 April 2020). Bourguignon kembali sebagai presiden ad interim atau sementara dari 27 Juli 2020 sampai 31 Agustus 2021. Maria Leptin menjabat sejak 1 November 2021, dibantu tiga wakil presiden yang mewakili ranah ilmu hayat, ilmu sosial dan humaniora, serta ilmu fisika dan rekayasa.[4] Sejak 1 Januari 2026, enam anggota baru bergabung dengan dewan, termasuk peraih Nobel Emmanuelle Charpentier.[5]

Tugas struktur pelaksana khusus, yakni menangani administrasi termasuk evaluasi, telaah sejawat, dan seleksi sesuai strategi Dewan Ilmiah,[2] kini diemban Badan Eksekutif ERC (ERCEA), yang dipimpin Laurence Moreau sejak Juni 2022.[1]

Skema hibah

Permohonan hibah ERC diajukan oleh seorang peneliti utama (Principal Investigator), yakni peneliti yang akan memimpin riset secara mandiri, atas nama lembaga tuan rumah tempat riset dikerjakan di negara anggota Uni Eropa atau negara asosiasi Horizon Eropa. Skema intinya ada empat: Starting Grant bagi peneliti dengan pengalaman 0 sampai 10 tahun sejak menyelesaikan doktor (hingga 1,5 juta euro), Consolidator Grant bagi rentang 5 sampai 15 tahun (hingga 2 juta euro), dan Advanced Grant bagi peneliti dengan rekam jejak capaian riset yang signifikan (hingga 2,5 juta euro), ketiganya untuk lima tahun, serta Synergy Grant bagi dua sampai empat peneliti utama (hingga 10 juta euro selama enam tahun).[6]

Hibah bukti konsep (Proof of Concept) hanya terbuka bagi pemegang hibah inti yang ingin menjajaki potensi komersial atau sosial hasil risetnya. Dalam Program Kerja 2026, hibah ini diberikan sebagai jumlah sekaligus (lump sum), yaitu kontribusi tetap untuk seluruh proyek, sebesar 150.000 euro untuk 18 bulan. Mulai 2026 ERC memperkenalkan ERC Plus Grant bernilai hingga 7 juta euro bagi proyek transformatif, dan setiap tahun hanya sekitar 30 hibah jenis ini yang dapat diberikan.[6][1]

Capaian

Menurut angka kunci ERC, sejak 2007 lembaga ini mendanai lebih dari 18.500 proyek dan lebih dari 10.000 peneliti. Proyek-proyeknya menghasilkan lebih dari 2.200 permohonan paten dan hak kekayaan intelektual lain, sementara penerima hibahnya mendirikan atau ikut mendirikan lebih dari 400 perusahaan rintisan serta meraih 15 Penghargaan Nobel, 6 Medali Fields, dan 12 Penghargaan Wolf.[1] Dua di antara 15 peraih Nobel dalam daftar ERC, Jean Tirole dan Philippe Aghion, secara resmi menerima penghargaan ilmu ekonomi Sveriges Riksbank. Selebihnya adalah Konstantin Novoselov, Serge Haroche, May-Britt Moser, Edvard Moser, Ben Feringa, Peter J. Ratcliffe, Giorgio Parisi, Benjamin List, Alain Aspect, Anton Zeilinger, Svante Pääbo, Ferenc Krausz, dan Anne L'Huillier.[7]

Ketatnya persaingan tampak pada Advanced Grant 2025, yang hasilnya diumumkan ERC pada 23 Juni 2026. Jumlah proposal naik 31 persen menjadi 3.329, tetapi hanya 9,6 persen yang terpilih; 319 peneliti menerima total 838 juta euro. Tiga belas pemenang berbasis di luar Eropa, naik dari empat setahun sebelumnya, dan tujuh di antaranya memanfaatkan dana relokasi hingga 2 juta euro dari prakarsa Choose Europe for Science.[8]

Masa depan

Usulan Komisi tanggal 16 Juli 2025 untuk program kerangka riset dan inovasi 2028 sampai 2034, dengan anggaran yang diusulkan berlipat dua menjadi 175 miliar euro, tetap menempatkan ERC di Pilar I dan memuat rencana perluasannya agar lebih mampu mendanai riset garda depan, dengan fokus pada peneliti unggul dan timnya melalui pendekatan Choose Europe. Langkah berikutnya, menurut Komisi saat itu, adalah perundingan antarlembaga antara Parlemen Eropa, Dewan Uni Eropa, dan Komisi.[9]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 "ERC at a glance". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. 2026-07-27. Diakses tanggal 2026-09-29.
  2. 1 2 3 4 5 6 "Council Decision (EU) 2021/764 of 10 May 2021 establishing the Specific Programme implementing Horizon Europe - the Framework Programme for Research and Innovation, and repealing Decision 2013/743/EU". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). 2021-05-12. Diakses tanggal 2026-09-29.
  3. 1 2 "Commission Decision of 2 February 2007 establishing the European Research Council (2007/134/EC)". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). 2007-02-24. Diakses tanggal 2026-09-29.
  4. ↑ "ERC President & Scientific Council". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. 2026-07-27. Diakses tanggal 2026-09-29.
  5. ↑ "Six new members of the ERC Scientific Council and three new Vice Presidents". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. 2025-12-10. Diakses tanggal 2026-09-29.
  6. 1 2 "Starting Grant". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.; "Consolidator Grant". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.; "Advanced Grant". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.; "Synergy Grant". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.; "Proof of Concept". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.; "ERC Plus Grant". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. Diakses tanggal 2026-09-29.
  7. ↑ "Nobel Prize". erc.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Dewan Riset Eropa. 2026-09-25. Diakses tanggal 2026-09-29.
  8. ↑ "European Research Council awards €838 million to 319 top scientists to deliver groundbreaking discoveries". Press corner (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2026-06-23. Diakses tanggal 2026-09-29.
  9. ↑ "Horizon Europe 2028 - 2034: twice bigger, simpler, faster and more impactful". research-and-innovation.ec.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Komisi Eropa. 2025-07-16. Diakses tanggal 2026-09-29.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan