Kamis, 24 September 2026
13:52 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Eryops

Eryops

Eryops
Rentang waktu: Pennsylvanian hingga Cisuralium (Gzhelium hingga Kungurium), 303–275 jtyl
330px-Eryops_AMNH.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kerangka Eryops megacephalus di American Museum of Natural History
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Ordo: Temnospondyli
Famili: Eryopidae
Genus: Eryops
Cope, 1877
Spesies:
E. megacephalus
Nama binomial
Eryops megacephalus
Cope, 1877
250px-Eryops1DB.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi seniman

Eryops (/ˈɛri.ɒps/; dari kata Bahasa Yunani ἐρύειν, eryein, 'ditarik-keluar' + ὤψ, ops, 'wajah', karena kebanyakan tengoraknya berada di depan matanya), adalah sebuah genus temnospondyl amfibi punah. Genus ini hanya memiliki satu spesies, yaitu Eryops megacephalus. Fosil-fosilnya sebagian besar ditemukan di batuan dari periode Perem Awal (sekitar 295 juta tahun lalu) di Texas Red Beds, County Archer, Texas. Fosil Eryops juga telah ditemukan di bebatuan periode Karbon akhir dari New Mexico. Beberapa kerangka sempurna dari genus ini telah ditemukan di bebatuan Perem awal, tetapi fosil gigi dan tengkorak menjadi jenis fosil Eryops yang paling sering dijumpai.

Hewan ini memiliki panjang rata-rata yaitu 1,5–2,0 m (4 ft 11 in – 6 ft 7 in), dan dapat tumbuh hingga 3 m (9 ft 10 in) panjangnya,[1] membuatnya menjadi hewan darat terbesar pada masanya. Dewasa memilikki berat sekitar 102 dan 222 kg (225 dan 489 pon).[2]

Referensi

  1. Schoch, Rainer R. (2009). "Evolution of life cycles in early amphibians". Annual Review of Earth and Planetary Sciences. 37 (1): 135–162. Bibcode:2009AREPS..37..135S. doi:10.1146/annurev.earth.031208.100113.
  2. Hart, L.J.; Campione, N.E.; McCurry, M.R. (2022). "On the estimation of body mass in temnospondyls: a case study using the large-bodied Eryops and Paracyclotosaurus". Palaeontology. 65 (6): e12629. doi:10.1111/pala.12629.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
Tetrapodomorpha
Temnospondyli
    • lihat di bawah↓
Edopoidea
Cochleosauridae
Dendrerpetontidae
Dvinosauria
Trimerorhachidae
Tupilakosauridae
Zatracheidae
Dissorophoidea
Eryopidae
Stereospondylomorpha
Archegosauridae
Melosaurinae
Platyoposaurinae
Stereospondyli
Edops craigi

Dvinosaurus primus Eryops megacephalus

Archegosaurus decheni
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan