Sabtu, 17 Oktober 2026
13:01 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Erwin Madelung

Fisikawan Jerman

Bagikan:
Erwin Madelung
Lahir(1881-05-18)18 Mei 1881
Meninggal1 Agustus 1972(1972-08-01) (umur 91)
AlmamaterUniversitas Göttingen
Dikenal karenaPersamaan Madelung
Aturan Madelung
Karier ilmiah
BidangMekanika kuantum
Fisika atom
Tempat kerjaUniversitas Goethe Frankfurt
Hermann Theodor Simon
Pembimbing akademik lainnya
Eduard Riecke

Erwin Madelung (18 Mei 1881 – 1 Agustus 1972) adalah seorang fisikawan Jerman. Ia dilahirkan tahun 1881 di Bonn. Ayahnya adalah dokter bedah Otto Wilhelm Madelung. Ia memperoleh gelar doktor pada tahun 1905 dari Universitas Göttingen, dengan spesialisasi dalam bidang struktur kristal, dan pada saat yang bersamaan menjadi guru besar. Saat itulah ia mengembangkan konstanta Madelung, yang menjelaskan efek elektrostatik bersih semua ion dalam kisi kristal, dan digunakan untuk menentukan energisebuah ion.

Pada tahun 1921, ia menggantikan Max Born sebagai Ketua Fisika Teoretis di Universitas Goethe Frankfurt, yang dijabatnya hingga pensiun tahun 1949. Erwin Madelung memiliki spesialisasi di bidang fisika atom dan mekanika kuantum, dan pada saat itu ia mengembangkan persamaan Madelung, bentuk alternatif dari persamaan Schrödinger.[1]

Ia juga dikenal dengan aturan Madelung, yang menyatakan bahwa orbital atom diisi sesuai kenaikan bilangan kuantum sebesar n + l {\displaystyle n+l} {\displaystyle n+l}.

Publikasi

  • Magnetisierung durch schnell verlaufende Stromvorgänge mit Rücksicht auf Marconis Wellendetektor. Göttingen, Univ., Phil. Fak., Diss., 1905.
  • Die mathematischen Hilfsmittel des Physikers, Springer Verlag, Berlin 1922.[2] subsequent editions: 1925,[3] 1936,[4] 1950, 1953, 1957, 1964.

Referensi

  1. ↑ "Erwin Madelung 1881-1972". Goethe-Universität Frankfurt am Main. 12 Desember 2008. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Februari 2012. Diakses tanggal Mei 8, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Koopman, B. O. (1924). "Review: Die mathematischen Hilfsmittel des Physikers, by E. Madelung". Bull. Amer. Math. Soc. 30 (5): 272. doi:10.1090/s0002-9904-1924-03905-6.
  3. ↑ Uhler, H. S. (1926). "Review: Die mathematischen Hilfsmittel des Physikers, 2nd edn., by E. Madelung". Bull. Amer. Math. Soc. 32 (6): 718–719. doi:10.1090/s0002-9904-1926-04316-0.
  4. ↑ Margenau, Henry (1936). "Review: Die mathematischen Hilfsmittel des Physikers, 3rd edn., by E. Madelung". Bull. Amer. Math. Soc. 42 (7, Part 1): 476. doi:10.1090/s0002-9904-1936-06329-9.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan