Minggu, 04 Oktober 2026
18:32 WIB
TERKINI
Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Lampung Musim Hujan Lampung 2026/2027: BMKG Prediksi Puncak Januari, Awalnya Mundur Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 4 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan Ringan Hukum Pakar Hukum Unila: Objektivitas Fakta Krusial dalam Kasus Diksar Mahepel Lampung Waspada! 406 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Dua Kabupaten Paling Rawan Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 2 Oktober 2026 Melemah, Buyback Ikut Turun Rp5.000 Hukum Ratusan Keluarga di Lampung Timur Bersatu Lawan Dugaan Mafia Tanah ke Polda Regional Laskar Antasari Tundukkan Mahesa Jenar dalam Laga Sengit Liga 1 Regional Barito Putera Raih Kemenangan Krusial atas PSS Sleman Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya
Eomaia

Eomaia

genus mamalia

Bagikan:
Eomaia
Rentang waktu: Kapur Awal, 125 jtyl
250px-Eomaia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Spesimen fosil CAGS 01−IG−1
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Klad: Tribosphenida
Genus: †Eomaia
Ji et al., 2002
Spesies tipe
†Eomaia scansoria
Ji et al., 2002
Artikel takson sembarang
250px-Eomaia_scansoria.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restorasi dari Eomaia

Eomaia (yang memiliki arti "ibu fajar") adalah mamalia eutheria awal yang hidup pada kala Kapur Awal.

Fosilnya pertamakali ditemukan di Formasi Yixian, Provinci Liaoning, Tiongkok, dengan kondisi terawetkan dengan baik. Dengan meneliti strata lokasi fosilnya ditemukan, dapat disimpulkan Eomaia hidup sekitar 125 juta tahun lalu (subkala Aptium).[1]

Spesimen Eomaia memiliki panjang 10 sentimeter dan memiliki berat sekitar 20-25 gram. Spesimen ini terawetkan dengan sangat baik. meski tengkoraknya sudah tertindih, tulang-tulang kaki, rusuk, dan bahkan bulu dari Eomaia masih dapat diidentifikasi.

Meski merupakan bagian dari Eutheria, atau mamalia berplasenta, Eomaia bukan merupakan eutheria sejati, karena tidak memiliki beberapa fitur tubuh yang umumnya dimiliki oleh hewan-hewan eutheria.

Lihat juga

Referensi

  1. ↑ Ji Q.; et al. (2002). "The earliest known eutherian mammal". Nature. 416 (6883): 816–822. doi:10.1038/416816a. PMID 11976675. S2CID 4330626. Diakses tanggal 2008-09-24.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Eomaia.
Wikispecies logo
Wikispecies mempunyai informasi mengenai Eomaia.

Templat:Mammaliaformes

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan