Selasa, 13 Oktober 2026
07:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Rotasi Kepemimpinan: Brigjen Yustan Alpiani Resmi Jadi Kapolda Lampung Lampung Selatan Anak Krakatau Siaga: Status Gunung Meningkat Setelah Belasan Kali Erupsi Intens Pringsewu Truk Fuso Diduga Rem Blong Picu Kecelakaan Maut di Pringsewu, Dua Tewas Lampung Rotasi Besar Polri: 199 Perwira Tinggi dan Menengah Pindah Tugas, Tiga Kapolda Berganti Advertorial Sistem Kelistrikan Lampung Dipuji DPR, EBT Sumbang Hampir Separuh Pasokan Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM

Enkopresis

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)

Enkopresis (encopresis, soiling, or fecal overflow incontinence) adalah peristiwa keluarnya feses baik disengaja maupun tidak disengaja yang dilakukan diluar kegiatan buang air besar (BAB) pada normalnya. Enkopresis hanya terjadi pada anak berusia empat tahun atau lebih yang sudah bisa menggunakan toilet. Anak-anak dengan enkopresis umumnya ditandai dengan perilaku BAB di celana.[1]

Enkopresis dapat dipicu oleh peristiwa negatif pada proses buang air besar. Buang air besar yang menyakitkan yang menyebabkan rasa takut buang air besar pada anak-anak. Selain itu, praktik toilet training yang buruk juga dapat menyebabkan pengalaman traumatis pada anak saat menggunakan toilet.[2]

Referensi

  1. ↑ Rey, Joseph M.; Omigbodun, Olayinka Olusola (2015-11-10). "International dissemination of evidence-based practice, open access and the IACAPAP textbook of child and adolescent mental health". Child and Adolescent Psychiatry and Mental Health. 9 (1). doi:10.1186/s13034-015-0084-1. ISSN 1753-2000.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  2. ↑ Har, Aileen F.; Croffie, Joseph M. (2010-09-01). "Encopresis". Pediatrics in Review (dalam bahasa Inggris). 31 (9): 368–374. doi:10.1542/pir.31-9-368. ISSN 0191-9601. PMID 20810701.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan