Minggu, 18 Oktober 2026
01:11 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten

Ellen Gruenbaum

Bagikan:

Ellen Gruenbaum adalah seorang antropolog Amerika. Seorang spesialis dalam meneliti praktik medis yang didasarkan pada budaya masyarakat.[1]

Kehidupan pribadi

Gruenbaum lahir di St. Louis, Missouri, AS, dan menerima gelar A.B. dalam bidang antropologi di Universitas Stanford pada tahun 1974.[1] Dia melanjutkan ke Universitas Connecticut untuk mendapatkan gelar M.A.-nya pada tahun 1974 dan gelar Ph.D. pada tahun 1982 dalam bidang antropologi.[2] Tesis doktoralnya adalah "Layanan kesehatan, kesehatan, dan pembangunan di Sudan : dampak skema irigasi Gezira".[3]

Karier

Gruenbaum adalah profesor dan ketua Departemen Antropologi di Universitas Purdue. Dia telah menjabat sebagai profesor antropologi, direktur Program Studi Wanita dan dekan Fakultas Ilmu Sosial di Universitas Negeri California, Fresno. Dia telah bekerja di Universitas Negeri California, San Bernardino, Universitas Wisconsin di Manitowoc, dan Universitas Khartoum, Sudan.[4] Sejak Agustus 2008 ia telah menjadi kepala departemen antropologi di Purdue.[1] Dia mengajar antropologi budaya yang mencakup situasi agama, gender, kesehatan, dan pasca-kolonial di Afrika dan Timur Tengah.[1] Dia berada di dewan penasihat editorial untuk Journal of Middle East Women Studies.[1] Dia telah bekerja dengan profesor Purdue lain, seperti Sophie A Lelièvre, di Ghana untuk meneliti aspek budaya dari kebijakan terkait kesehatan payudara di banyak negara, termasuk Ghana, Lebanon, Prancis, Jepang, dan Uruguay.[5] Gruenbaum menganggap pencapaian terbesarnya dalam kariernya adalah bekerja dengan UNICEF pada tahun 2004, ketika ia mampu melakukan penelitian dan menganjurkan pemasaran sosial untuk keterlibatan anak perempuan dalam pemotongan genital dan sunat perempuan.[6] Dia juga bekerja sebagai konsultan riset untuk CARE mempelajari praktik kesehatan tradisional.[7][8]

Daftar pusaka

Buku

Gruenbaum terkenal karena bukunya The Female Circumcision Controversy.[9] Buku ini menyajikan tentang kontroversi sunat perempuan di beberapa bagian Afrika dan Timur Tengah.[10]

Artikel jurnal

Gruenbaum juga telah menulis sejumlah artikel yang mencerminkan pekerjaannya di Sudan, termasuk:

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 "Directory - Anthropology : College of Liberal Arts : Purdue University." College of Liberal Arts : Purdue University. Purdue University, Aug. 2008. Web. 17 Apr. 2013. <http://www.cla.purdue.edu/anthropology/directory/?personid=1560>
  2. ↑ "Ellen Gruenbaum." LinkedIn.Web. <http://www.linkedin.com/profile/view?id=80753845&authType=name&authToken=BzCy>.
  3. ↑ WorldCat
  4. ↑ Gruenbaum, Ellen, "Purdue University." Directory. Purdue University, Aug. 2008. Web. 24 Apr. 2013.
  5. ↑ Fiorini, Phil. "Purdue University; University News Service." Purdue Professors to Advance Breast Cancer Research Partnership through Trip to Ghana. Purdue University, 10 Jan. 2012. Web. 24 Apr. 2013.
  6. ↑ Gruenbaum, Dr. Ellen, and Emily Johnson. E-mail interview. 17 Apr. 2013.
  7. ↑ Gruenbaum, Ellen, "Department of Anthropology." Ellen Gruenbaum Sabbatical in Sudan. Fresno State, n.d. Web. 24 Apr. 2013.
  8. ↑ Celia W. Dugger, "Genital Ritual Is Unyielding in Africa", The New York Times, 5 October 1996, p. 3/5.
  9. ↑ Gruenbaum, Ellen (2001). The female circumcision controversy: an anthropological perspective. Philadelphia: University of Pennsylvania Press. ISBN 9780812217469.
  10. ↑ "Book review: Gruenbaum, Ellen, The Female Circumcision Controversy: An Anthropological Perspective". Journal of the Royal Anthropological Institute. 8 (1): 159–206. Maret 2002. doi:10.1111/1467-9655.00104.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan