Minggu, 18 Oktober 2026
16:19 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Eleanor F. Helin

Eleanor F. Helin

astronom Amerika Serikat (1932-2009)

Bagikan:
Eleanor F. Helin
250px-Eleanor_F._Helin%2C_1973.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eleanor Helin holds the announcement for discovery of 2100 Ra-Shalom, 1979
Lahir
Eleanor Frances Helin

(1932-11-19)19 November 1932
Meninggal25 Januari 2009(2009-01-25) (umur 76)
AlmamaterOccidental College
Dikenal karenapenemu planet kecil
Karier ilmiah
Bidang
Tempat kerjaCaltech ·JPL
Mahasiswa terkenal
Celina Mikolajczak

Eleanor Francis "Glo" Helin (nama lahir: Francis, 19 November 1932 – 25 Januari 2009) adalah seorang astronom Amerika. Ia merupakan peneliti utama program Near-Earth Asteroid Tracking (Pelacakan Asteroid Dekat Bumi) (NEAT) di Laboratorium Propulsi Jet NASA. (Beberapa sumber menyebutkan namanya sebagai Eleanor Kay Helin.)

Helin merupakan penemu planet minor yang produktif dan beberapa komet, termasuk komet periodik 111P/Helin–Roman–Crockett, 117P/Helin–Roman–Alu dan 132P/Helin–Roman–Alu . Ia disebut penemu asteroid 4015 Wilson–Harrington dan komet 107P/Wilson–Harrington . Meskipun Wilson dan Harrington mendahuluinya beberapa dekade, pengamatan mereka tidak menetapkan orbit untuk objek tersebut. Helin juga menemukan 903 asteroid dan beberapa komet.[1]

Biografi

Orang tua Helin bernama Fred serta Kay Francis dan ia merupakan anak tunggal. Pada usia lima tahun, ia terserang polio yang menyebabkan ia terbaring di tempat tidur selama beberapa bulan.[2]

Ia belajar geologi di Occidental College, dan lulus pada 1954.[3] Helin menikah dengan Ron Helin dan mulai bekerja di Institut Teknologi California. Ia dan Bruce C. Murray melakukan Penelitian Bulan untuk mempersiapkan misi pendaratan di bulan.[2]

Helin aktif dalam ilmu planet dan astronomi di Institut Teknologi California dan Laboratorium Propulsi Jet selama lebih dari tiga dekade. Ia juga meneliti tentang kawah bulan dan pada awal tahun 1970-an, ia memulai Palomar Planet-Crossing Asteroid Survey (Survei Asteroid Penyeberangan Planet Palomar/PCAS) dari Palomar Observatory. Program ini menemukan ribuan asteroid dan lebih dari 200 orbit inklinasi tinggi serta asteroid lain di jenis orbit langka dan unik, 20 komet, dan sekitar 30 persen asteroid dekat Bumi yang ditemukan di seluruh dunia. Menggunakan teleskop Schmidt 18 inci, Helin menemukan asteroid pertamanya pada tanggal 3 Juli 1973.[2]

Saat 1980, Helin bekerja di JPL.[3] Ia mengorganisir dan mengooordinasikan Survei Asteroid Dekat Bumi Internasional (INAS) selama tahun 1980-an serta mendorong dan merangsang minat dunia terhadap asteroid. Ia menerima Medali Layanan Luar Biasa dari NASA.

Helin fokus pada program Pelacakan Asteroid Dekat Bumi (NEAT) yang menggunakan sensor elektronik pada teleskop bukaan besar. Ia merupakan peneliti utama untuk program ini yang beroperasi dari JPL hingga menerima Penghargaan JPL pada tahun 1997. Ia juga menerima Penghargaan Prestasi Grup NASA untuk Tim NEAT.

Referensi

  1. ↑ "Eleanor Helin". www.planetary.org (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2019-03-16.
  2. 1 2 3 Lee Siegel (7 Februari 1993). "20-Year Quest Makes Astronomer No. 1 in Finding Doomsday Asteroids : Space: Eleanor (Glo) Helin has spent decades showing why it is important to seek out what was once called 'the vermin of astronomy.' The thrill of the hunt is what spurs her on". Los Angeles Times. Diakses tanggal 26 Agustus 2019.
  3. 1 2 Lori Ferguson. "Guardians of the galaxy". Occidental Magazine. Spring 2017: 30–31.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan