Rabu, 28 Oktober 2026
16:58 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Eichmann in Jerusalem

Eichmann in Jerusalem

Bagikan:
Eichmann in Jerusalem: A Report on the Banality of Evil
Eichmann_in_Jerusalem_book_cover.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
PengarangHannah Arendt
BahasaInggris
PenerbitViking Press
Tanggal terbit
1963
Jenis mediaCetak (Hardcover, Paperback)
Halaman312

Eichmann in Jerusalem: A Report on the Banality of Evil adalah sebuah buku karya Hannah Arendt yang diterbitkan untuk pertama kalinya pada tahun 1963.[1] Arendt adalah seorang Yahudi yang mengungsi dari Jerman setelah kebangkitan Adolf Hitler. Buku ini berisi tentang pengadilan Adolf Eichmann, seorang Nazi yang terlibat dalam peristiwa Holocaust.

Subjudul buku ini memperkenalkan istilah "the banality of evil". Frasa ini mengacu kepada kelakuan Eichmann selama pengadilan sebagai seseorang yang tidak menunjukkan rasa bersalah atas tindakannya atau kebencian terhadap orang-orang yang mengadilinya. Ia mengklaim bahwa ia tidak bersalah karena ia hanya "melakukan pekerjaannya" ("Ia melakukan kewajibannya..; ia tidak hanya mematuhi perintah, ia juga mematuhi hukum." hlm. 135).

Catatan kaki

  1. ↑ Arendt, Hannah (16 Februari 1963). "Eichmann in Jerusalem—I (The original version - from the "a reporter at large" series)". The New Yorker. Diakses tanggal 25 Januari 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik buku ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan