Sabtu, 07 November 2026
05:40 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis

ETIAS

Bagikan:
Ada usul agar artikel ini digabungkan dengan Sistem Informasi dan Otorisasi Perjalanan Eropa. (Diskusikan) Diusulkan sejak Oktober 2026.

ETIAS (bahasa Inggris: European Travel Information and Authorisation System, secara harfiah "Sistem Informasi dan Otorisasi Perjalanan Eropa") adalah sistem otorisasi perjalanan elektronik Uni Eropa yang sedang disiapkan bagi pengunjung bebas visa yang bepergian ke Kawasan Schengen dan Siprus. Otorisasi ini berlaku selama tiga tahun atau sampai paspor pemegangnya kedaluwarsa, mana pun yang lebih dahulu.[1] Tanggal mulai operasinya belum diumumkan secara resmi; Uni Eropa menyatakan akan mengumumkannya beberapa bulan sebelum sistem ini diluncurkan.[2][3] Biaya permohonannya 20 euro bagi pemohon berusia 18 sampai 70 tahun.[4]

ETIAS dirancang untuk menyaring pengunjung bebas visa sebelum mereka tiba di perbatasan dengan menilai apakah mereka menimbulkan risiko keamanan, risiko imigrasi ilegal, atau risiko epidemi yang tinggi.[5] Komisi Eropa menekankan bahwa otorisasi ini bukan visa: permohonannya jauh lebih sederhana dan tidak mengharuskan pemohon datang ke kedutaan. Otorisasi ETIAS yang sah hanya menjadi syarat sebelum perjalanan dan tidak menjamin izin masuk ke Kawasan Schengen; keputusan akhir tetap berada di tangan petugas pemeriksaan perbatasan nasional.[6][7][8]

Setelah beroperasi, sistem ini diperkirakan memengaruhi sekitar 1,4 miliar orang dari negara dan wilayah bebas visa yang harus memperoleh otorisasi perjalanan sebelum memasuki Kawasan Schengen.[8] ETIAS mirip dengan sistem otorisasi perjalanan elektronik di negara lain, misalnya Electronic System for Travel Authorization (ESTA) di Amerika Serikat.[9]

Sejarah

250px-Avramopoulos_at_the_press_conference_for_the_proposal_for_ETIAS_P032979000201-810035_large.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dimitris Avramopoulos dalam konferensi pers di Brussel mengenai usulan ETIAS pada 2016

Gagasan program otorisasi elektronik bagi pelancong bebas visa diumumkan oleh Presiden Komisi Eropa Jean-Claude Juncker dalam pidato kenegaraan Uni Eropa (State of the Union) pada September 2016.[10] Pada 16 September tahun itu, para pemimpin Uni Eropa yang berkumpul di Bratislava menyepakati Deklarasi dan Peta Jalan Bratislava.[11] Usulan ETIAS yang diajukan Komisi Eropa pada 16 November 2016 menjadi hasil pertama dari prioritas aksi dalam peta jalan tersebut. Dalam usulan awal itu, biaya permohonan yang diusulkan adalah 5 euro bagi pemohon berusia di atas 18 tahun, dengan masa berlaku lima tahun untuk perjalanan berkali-kali.[10]

Kerangka hukumnya ditetapkan pada 12 September 2018 melalui Regulasi (UE) 2018/1240 yang diadopsi oleh Parlemen Eropa dan Dewan Uni Eropa.[5] Regulasi ini baru menjadi dasar hukumnya, sedangkan pengembangan sistemnya dipercayakan kepada eu-LISA, badan Uni Eropa untuk pengelolaan operasional sistem TI berskala besar di bidang kebebasan, keamanan, dan keadilan.[2]

Setiap permohonan akan diperiksa secara otomatis terhadap sejumlah sistem informasi, antara lain Sistem Informasi Schengen (SIS), Sistem Informasi Visa (VIS), data Europol, Eurodac, Sistem Masuk/Keluar (EES), basis data Interpol, dan sistem informasi catatan kriminal warga negara ketiga (ECRIS-TCN). Unit Pusat ETIAS, yang bekerja 24 jam sehari, dijalankan oleh Badan Penjaga Perbatasan dan Pantai Eropa (Frontex).[1]

Penundaan

Peluncuran ETIAS berulang kali ditunda. Sistem ini semula dijadwalkan mulai beroperasi pada Januari 2021, tetapi jadwalnya kemudian bergeser ke 2022, Maret 2023, dan November 2023.[9][12][13] Karena kendala teknis dan integrasi basis data dengan Sistem Masuk/Keluar, peluncurannya lalu diundur ke 2025.[14] Pada Maret 2025, para menteri dalam negeri Uni Eropa menyetujui jadwal baru: EES dijalankan lebih dahulu, sedangkan ETIAS menyusul pada kuartal terakhir 2026.[15]

Biaya otorisasi juga berubah. Regulasi 2018/1240 semula menetapkan biaya 7 euro, tetapi pada Juli 2025 Komisi Eropa menaikkannya menjadi 20 euro.[2] Menurut Komisi, kenaikan ini dimaksudkan untuk menutup biaya operasional ETIAS dengan memperhitungkan seluruh fungsinya serta tingkat inflasi.[4]

Pada paruh pertama 2026, pendaftaran biometrik dalam Sistem Masuk/Keluar menimbulkan tekanan operasional yang besar di perbatasan. Organisasi bandar udara dan maskapai Eropa melaporkan waktu tunggu hingga lima jam pada periode lalu lintas puncak.[16] Pada April 2026, Komisi Eropa masih menjadwalkan ETIAS mulai beroperasi pada kuartal terakhir 2026 dan menyatakan bahwa tanggal pastinya akan diumumkan kemudian pada tahun itu.[17] Pada Juli 2026, Financial Times melaporkan bahwa ETIAS kemungkinan tidak akan diluncurkan pada 2026 setelah penerapan EES yang disebutnya kacau. Saat itu, Komisi Eropa maupun eu-LISA belum menanggapi laporan tersebut.[18] Hingga September 2026, belum ada pengumuman resmi tentang tanggal baru, dan portal resmi ETIAS tidak lagi mencantumkan target kuartal terakhir 2026.[3]

Negara yang mewajibkan dan pengecualian

ETIAS akan diwajibkan untuk masuk melalui darat, udara, dan laut ke 30 negara Eropa, yaitu 29 negara Kawasan Schengen ditambah Siprus.[17] Irlandia menjadi satu-satunya negara anggota Uni Eropa yang tetap menjalankan kebijakan visanya sendiri; negara ini tidak berencana bergabung dengan Kawasan Schengen ataupun mewajibkan ETIAS.[19]

Kewajiban ini berlaku bagi warga negara ketiga yang dibebaskan dari kewajiban visa menurut Lampiran II Regulasi (UE) 2018/1806, kecuali warga negara mikro Eropa, yaitu Andorra, Monako, San Marino, dan Vatikan.[20] Di Asia Tenggara, kewajiban ini berlaku bagi pemegang paspor biasa dari Brunei, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste.[21] Pemegang kewarganegaraan ganda dari negara Uni Eropa atau Schengen dan negara bebas visa (misalnya Italia dan Kanada) tidak memerlukan ETIAS dan tidak dapat mengajukannya; mereka harus bepergian dengan dokumen perjalanan negara Uni Eropa atau Schengen tersebut.[22][21][23]

ETIAS juga tidak diwajibkan bagi pemegang visa seragam Schengen, visa nasional jangka panjang, izin tinggal, atau izin lalu lintas perbatasan lokal yang diterbitkan negara Schengen; anggota keluarga warga Uni Eropa atau negara Schengen yang memegang kartu tinggal; serta pemegang dokumen perjalanan pengungsi atau orang tanpa kewarganegaraan yang diterbitkan negara Schengen atau Siprus. Awak alat angkut, pemegang paspor diplomatik atau dinas, dan penumpang transit bandar udara juga dikecualikan.[5]

Proses permohonan

Semua calon pengunjung wajib mengisi permohonan daring. Biaya 20 euro dikenakan kepada pemohon berusia 18 sampai 70 tahun; pemohon di bawah 18 tahun atau di atas 70 tahun dibebaskan dari biaya, begitu pula anggota keluarga warga negara Uni Eropa.[22] Sebagian besar permohonan akan diproses secara otomatis melalui penelusuran basis data elektronik. Komisi memperkirakan lebih dari 95 persen permohonan mendapat jawaban dalam hitungan menit; pemeriksaan manual dapat berlangsung hingga 96 jam, dan dalam keadaan luar biasa keputusan akhir diberikan paling lambat empat minggu setelah permohonan diajukan.[1]

Masa transisi dan masa tenggang

Setelah ETIAS mulai beroperasi, akan berlaku masa transisi selama sedikitnya enam bulan. Selama masa ini, permohonan sudah dapat diajukan, tetapi kepemilikan ETIAS belum diwajibkan; pelancong yang tidak mengajukannya tetap diizinkan melintasi perbatasan luar selama memegang dokumen perjalanan yang sah dan memenuhi syarat masuk lainnya.[24][25] Masa transisi kemudian disusul masa tenggang selama sedikitnya enam bulan. Pada masa tenggang, ETIAS sudah diwajibkan, tetapi pelancong yang belum memilikinya masih dapat diizinkan masuk secara luar biasa jika itu merupakan kedatangan pertamanya ke negara yang mewajibkan ETIAS sejak masa transisi berakhir.[24][25]

Lihat pula

Referensi

  1. 1 2 3 "Security union: A European Travel Information and Authorisation System - Questions & answers". European Commission. 5 Juli 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 31 Desember 2019. Diakses tanggal 14 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 "European Travel Information Authorisation System". Migration and Home Affairs (dalam bahasa Inggris). European Commission. 6 Oktober 2025. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.
  3. 1 2 "Schengen: EES Flexibility Lapses as ETIAS Launch Appears Likely to Move to 2027". Newland Chase (dalam bahasa Inggris). 9 September 2026. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 "The European travel authorisation ETIAS will cost EUR 20". European Commission. 17 Juli 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 "Official Journal of the European Union, L 236, Volume 61, English Edition". Europa. 19 September 2018. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 15 Agustus 2021. Diakses tanggal 15 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ "Schengen, borders and visa". Europa. 23 November 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Agustus 2023. Diakses tanggal 4 Agustus 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "FAQs on ETIAS - European Union". travel-europe.europa.eu (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2024-12-09.
  8. 1 2 Chung, Christine (3 Agustus 2023). "The E.U.'s New ETIAS Entry Requirement Is Coming. Someday". The New York Times (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Agustus 2023. Diakses tanggal 4 Agustus 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. 1 2 "US citizens will need to register to visit parts of Europe starting in 2021". CNN. 9 Maret 2019. Diakses tanggal 14 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. 1 2 "Security Union: Commission proposes a European Travel Information and Authorisation System" (Rilis pers) (dalam bahasa Inggris). European Commission. 16 November 2016. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.{{cite press release}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. ↑ "Bratislava Declaration and Roadmap". European Council. 16 September 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ "European Union to implement Entry and Exit System (EES) and European Travel Information and Authorisation System (ETIAS)". EY Tax News. 31 Mei 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. ↑ "EU delays introduction of ETIAS system to November 2023". Business Travel News Europe. 3 Agustus 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. ↑ "ETIAS Postpones Travel Authorization Program to 2025". Northstar Meetings Group. 23 Oktober 2023.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Revised timeline for the EES and ETIAS". Migration and Home Affairs (dalam bahasa Inggris). European Commission. 6 Maret 2025. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.
  16. ↑ "Open Letter to President of The European Commission on the Schengen Entry/Exit System (EES)". ACI EUROPE (dalam bahasa Inggris). 1 Juli 2026. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.
  17. 1 2 "Main differences between the EES and ETIAS: What travellers need to know". Migration and Home Affairs (dalam bahasa Inggris). European Commission. 28 April 2026. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ Harrington, James (9 Juli 2026). "EU set to delay roll out of €20 ETIAS travel authorisation scheme until 2027". The Local (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 1 Oktober 2026.
  19. ↑ "Will you need a visa to visit Ireland in 2021?". IrishCentral. 8 Maret 2019. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 9 Maret 2019. Diakses tanggal 15 Agustus 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. ↑ Regulation (EU) 2018/1806 of the European Parliament and of the Council of 14 November 2018 listing the third countries whose nationals must be in possession of visas when crossing the external borders and those whose nationals are exempt from that requirement OJ L 303, 28 November 2018, pp. 39-58 Diarsipkan 26 Desember 2018 di Wayback Machine
  21. 1 2 "Who should apply". Europa. Diakses tanggal 11 November 2024.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. 1 2 "Frequently asked questions about ETIAS". Europa. Diakses tanggal 22 Juli 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. ↑ "Dual citizenship and ETIAS". European Union.
  24. 1 2 "ETIAS timeline explained". Europa.eu. 24 November 2023. Diakses tanggal 2 Januari 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. 1 2 "Commission Implementing Decision of 22.2.2023 on the common leaflets informing third-country nationals about the European Travel Information and Authorisation System (ETIAS)". EUR-Lex (dalam bahasa Inggris). European Commission. 22 Februari 2023. Diakses tanggal 1 Oktober 2026.

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan