Rabu, 07 Oktober 2026
15:03 WIB
TERKINI
Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara
Kristina, Ratu Swedia

Kristina, Ratu Swedia

Bagikan:
Kristina
lossy-page1-250px-Queen_Christina_%28S%C3%A9bastien_Bourdon%29_-_Nationalmuseum_-_18075.tif.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar oleh Sébastien Bourdon, yang melebih-lebihkan matanya.[1]
Ratu Swedia
Berkuasa6 November 1632 – 6 Juni 1654
Penobatan20 Oktober 1650
PendahuluGustav II Adolf
PenerusKarl X Gustav
Lahir18 Desember [K.J.: 8 Desember] 1626
Stockholm
Meninggal19 April 1689(1689-04-19) (umur 62)
Roma, Negara Gereja
Pemakaman22 Juni 1689
AyahGustavus Adolphus dari Swedia
IbuMaria Eleonora dari Brandenburg
Nama lengkap
Kristina Augusta atau Kristina Alexandra
WangsaVasa
AgamaKatolik Roma
sebelumnya Lutheranisme

Kristina (18 Desember [K.J.: 8 Desember] 1626 – 19 April 1689) adalah ratu Swedia dari tahun 1632[2] hingga 1654. Ia bergelar Ratu Swedia, Goth (atau Geat) dan Wend,[3] (Suecorum, Gothorum Vandalorumque Regina);[4] Putri Agung Finlandia, dan Adipati Wanita Estonia, Livonia dan Karelia,[5] Bremen-Verden, Stettin, Pommern, Kashubia dan Vandalia,[6] Putri Rugia, serta Putri Ingria dan Wismar.[7]

Kristina adalah satu-satunya anak Raja Gustav II Adolph dan istrinya Maria Eleonora dari Brandenburg yang sah dan masih bertahan hidup. Pada umur enam tahun, ia menggantikan ayahnya setelah ia tewas dalam Pertempuran Lützen, dan mulai memerintah saat ia berusia 18 tahun.

Kristina dikenang sebagai salah satu perempuan paling terdidik pada tahun 1600-an.[8] Ia menyukai lukisan, buku, manuskrip dan skulptur. Minatnya adalah agama, filsafat, matematika, dan alkimia, sehingga ia mengundang banyak ilmuwan ke Stockholm karena ingin menjadikan kota tersebut "Athena di Utara". Ia adalah seorang perempuan yang cerdas, plin plan dan memiliki suasana hati yang berubah-ubah. Ia menolak peran seksual perempuan, dan ia memicu skandal ketika ia memutuskan untuk tidak menikah.[9] Pada tahun 1654, ia mengundurkan diri dari tahta dan mengganti namanya menjadi Kristina Augusta Wasa.[10] Ia juga menjadi seorang Katolik dan menggunakan nama Kristina Alexandra.[11]

Pada umur 28 tahun, perempuan yang dijuluki "Minerva dari Utara" ini pindah ke Roma.[12] Paus mendeskripsikan Kristina sebagai "seorang ratu tanpa negara, seorang Kristen tanpa iman, dan seorang perempuan tanpa malu".[13] Meskipun begitu, ia aktif terlibat dalam dunia teater dan musik dan mendukung banyak artis, penggubah dan musisi Baroque.

Sebagai tamu lima paus secara berturut-turut[14] dan lambang Kontra Reformasi, ia adalah salah satu dari sedikit wanita yang dikubur di grotto Vatikan. Gaya hidupnya yang tidak biasa dan cara berpakaian serta perilakunya yang maskulin telah digambarkan dalam berbagai novel, drama, opera dan film. Dalam semua biografinya, gender dan identitas budayanya memainkan peran yang penting.[15]

Catatan kaki

  1. ↑ Nathan Alan Popp Beneath the surface: the portraiture and visual rhetoric of Sweden's Queen Christina
  2. ↑ "Sweden". World Statesmen. Diakses tanggal 19 Januari 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ J. Guinchard (1914). Sweden: Historical and statistical handbook. Stockholm: P. A. Norstedt & Söner. hlm. 188.
  4. ↑ Stefan Donecker/Roland Steinacher (2009) Der König der Schweden, Goten und Vandalen. Königstitulatur und Vandalenrezeption im frühneuzeitlichen Schweden. In: Vergangenheit und Vergegenwärtigung. Frühes Mittelalter und europäische Erinnerungskultur. Ed. by Helmut Reimitz and Bernhard Zeller (= Forschungen zur Geschichte des Mittelalters 14; Wien 2009).
  5. ↑ Stolpe, Sven (1974) Drottning Kristina Efter tronavsägelsen, Volume 2 (Bonnier, ISBN 91-0-039241-3) hlm. 142 & 145
  6. ↑ Stefan Donecker/Roland Steinacher, Rex Vandalorum. The Debates on Wends and Vandals in Swedish Humanism as an Indicator for Early Modern Patterns of Ethnic Perception. In: Der Norden im Ausland – das Ausland im Norden. Formung und Transformation von Konzepten und Bildern des Anderen vom Mittelalter bis heute, ed. Sven Hakon Rossel (Wiener Studien zur Skandinavistik 15, Wien 2006) 242–252
  7. ↑ A Journal of the Swedish Embassy in the Years 1653 and 1654, Vol II. by Whitlocke
  8. ↑ Tangran, Alexander “Women in World History-Christina of Sweden (1626-1689)” A Biographical Encyclopedia. Ed. Anne Commire. Vol.3. Detroit: Yorkin Publications, 2000. hlm. 722-729.
  9. ↑ The History of Loot and Stolen Art: from Antiquity until the Present Day By Ivan Lindsay.
  10. ↑ A. Tangran, “Women in World History” (Yorkin Publications 2000), hlm. 722-729 Script from Clark.edu by Anita L. Fisher Diarsipkan 2015-04-02 di Wayback Machine
  11. ↑ Buckley, hlm. 250.
  12. ↑ "Script from Clark.edu by Anita L. Fisher" (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2015-04-02. Diakses tanggal 2016-04-05.
  13. ↑ The History of Loot and Stolen Art: from Antiquity until the Present Day By Ivan Lindsay
  14. ↑ The Vatican's Women: Female Influence at the Holy See By Paul Hofmann
  15. ↑ Joachim Grage (Göttingen) "Entblösungen. Das zweifelhafte Geschlecht Christinas von Schweden in der Biographik" Dalam: Frauenbiographik: Lebensbeschreibungen und Porträts herausgegeben von Christian von Zimmermann, Nina von Zimmermann

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Christina of Sweden.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan