Kamis, 29 Oktober 2026
12:55 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Douglas DC-2

Douglas DC-2

Pesawat Sayap Rendah

Bagikan:
Douglas DC-2
330px-Douglas_DC-2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
DC-2 PH-AJU Uiver menempati posisi kedua dalam MacRobertson Air Race pada tahun 1934
Jenis Angkutan penumpang & militer
Pembuat Douglas Aircraft Company, Fokker
Penerbangan perdana 11 Mei, 1934
Diperkenalkan 18 Mei, 1934
Pengguna utama Amerika Serikat
Australia
Jerman
Kerajaan Bersatu
Jumlah 156
Dikembangkan dari Douglas DC-1
Varian Douglas DC-3

Douglas DC-2 adalah pesawat baling-baling bersayap rendah (low-wing propeller aircraft) yang diproduksi oleh Douglas Aircraft Company pada 1930-an. Pesaing utamanya saat itu adalah Boeing 247. Pada tahun 1936 pula, Douglas meluncurkan model baru diberi nama DC-3 yang menjadi salah satu pesawat penumpang paling sukses.

Sejarah

Pada awal 1930-an, kebanyakan orang takut melakukan perjalanan udara karena kecelakaan sebuah pesawat Fokker yang berbahan kayu. Dampaknya, industri Aviasi Amerika menggunakan logam sebagai struktur utama pesawat. United Airlines ketika itu merupakan monopoli Boeing 247 dan pesaingnya Transcontinental and Western Air menginginkan sebuah pesawat berbahan logam penuh.

Sebagai respon, Douglas Aircraft Company merancang DC-1. Prototipe nya memiliki sayap menirus yang kuat, berkaki lipat dan dikuasai 2 mesin Wright Radial. Ia memuat 12 orang penumpang. TWA menerima desain dasarnya tetapi memesan sebanyak 20 buah DC-2 yang dihasilkan lebih kuasa dan memuat 14 orang penumpang. Desain ini dikagumi penerbangan Amerika dan Eropa dan hasilnya, beberapa pemesanan menyusul. Konstruksi pesawat ini untuk pemesanan pelanggan Eropanya seperti KLM, LOT, Swissair, CLS dan Lape dibuat oleh Fokker.

Meskipun kesuksesannya sering kali dibayangi oleh DC-3, DC-2-lah yang membuktikan bahwa perjalanan udara aman, nyaman dan efisien. Sebagai penghargaan, KLM menerbangkan DC-2 pertama mereka (PH-AJU) yang diberi nama Uiver dari London ke Melbourne pada Oktober 1934. Perjalanan ini memakan waktu 90 jam 13 menit.

Variasi

DC-2 diubah sesuai untuk memenuhi keperluan militer seperti:

  • 1 C-32: Pos komando udara
  • 18 C-33: Pengangkutan kargo dengan pintu kargo di belakang badan pesawat
  • 2 C-34: Pengangkutan personel VIP
  • 1 C-38: Modifikasi dari C-33 dan dilengkapi dengan sayap berbentuk seperti DC-3, ditenagai oleh 2 Wright R-1820-45
  • 35 C-39: Sebuah kombinasi komponen DC-2 & DC-3, bermesin Wright R-1820-55 bertenaga 975 hp (727 kW) setiap satu
  • 1 C-41: Pengangkutan personel VIP, ditenagai Pratt & Whitney R-1830-21 bertenaga 1200 hp (895 kW) setiap satu
  • 1 C-42: Pengangkutan personel VIP, ditenagai Wright R-1820-53 bertenaga 1200 hp (895 kW) setiap satu
  • 24 C-32A: Pesawat komersial DC-2 digunakan ketika perang dunia kedua

Referensi

  • Francillon, René J. Japanese Aircraft of the Pacific War. London: Putnam, 1970. ISBN 0-370-00033-1.
  • Francillon, René J. McDonnell Douglas Aircraft since 1920. London: Putnam, 1979. ISBN 0-370-00050-1.
  • United States Air Force Museum Guidebook. Wright-Patterson AFB, Ohio: Air Force Museum Foundation, 1975.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Douglas DC-2.
Daftar pesawat McDonnell Douglas USA  120px-McDonnell_Douglas_Logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bermesin piston

Dolphin · DC-1 · DC-2 · DC-3 · DC-4E · DC-4 · DC-5 · DC-6 ·

DC-7
120px-Flag_of_the_United_States.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bermesin jet

DC-8 · DC-9 · MD-80 · MD-82 · MD-90 · MD-95 · DC-10 · MD-11

Tidak dikembangkan

MD-91X · MD-92X · MD-94X · MD-12

Situs Web Resmi : McDonnell Douglas
Pesawat militer Douglas
Pesawat tempur
60px-Flag_of_the_United_States.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pesawat serang darat
Pesawat bomber
Pesawat penelitian
Pesawat patroli
Pesawat pengintai
Pesawat transport
Pesawat glider
Pesawat latih
Pesawat eksperimental
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan