Selasa, 29 September 2026
03:35 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Dōtaku

Dōtaku

250px-%E9%9D%99%E5%B2%A1%E7%9C%8C%E6%B5%9C%E6%9D%BE%E5%B8%82%E6%B5%9C%E6%9D%BE%E5%B8%82%E5%8C%97%E5%8C%BA%E7%B4%B0%E6%B1%9F%E7%94%BA%E4%B8%AD%E5%B7%9D%E6%82%AA%E3%83%B6%E8%B0%B7%E5%87%BA%E5%9C%9F_%E5%85%AD%E5%8C%BA%E7%94%BB%E8%A2%88%E8%A3%9F%E8%A5%B7%E7%B4%8B%E9%8A%85%E9%90%B8_%28%E8%A4%87%E8%A3%BD%29.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sebuah dōtaku pada zaman Yayoi, abad ke-3

Dōtaku (銅鐸) adalah lonceng Jepang yang terbuat dari perunggu dan kaya akan hiasan. Dotaku dipakai selama sekitar 400 tahun, antara abad kedua SM dan abad kedua M (bertepatan dengan akhir zaman Yayoi), dan nyaris hanya dipakai sebagai hiasan untuk ritual-ritual. Lonceng tersebut kaya akan hiasan dengan susunan yang mewakili alam dan hewan, yang meliputi capung, belalang dan laba-laba. Sejarawan meyakini bahwa dōtaku dipakai untuk mendoakan agar panen berjalan dengan baik, karena hewan-hewan yang ditampilkan adalah musuh alam dan hama serangga yang menyerang ladang padi.

Referensi

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan