Sabtu, 17 Oktober 2026
09:32 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Dorje Shugden

Dorje Shugden

Bagikan:
250px-Ballard_Kadampa_Buddhist_Temple_interior_02.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Patung Dorje Shugden

Dorje Shugden (bahasa Tibet Baku:རྡོ་རྗེ་ཤུགས་ལྡན་, Wylie: rdo rje shugs ldan, Pengucapan Bahasa Tibet: [toːtɕeɕuktɛ̃]), juga dikenal sebagai Dolgyal dan Gyalchen Shugden, adalah entitas yang terkait dengan aliran Gelug, aliran terbaru dari Buddhisme Tibet.[1] Dorje Shugden secara beragam dipandang sebagai gyalpo yang hancur, pelindung duniawi kecil, pelindung duniawi utama, pelindung utama yang tercerahkan yang penampilan luarnya seperti gyalpo, atau sebagai pelindung utama tercerahkan yang penampilan luarnya tercerahkan.

Bacaan lebih lanjut

Sumber Kedua

  • Bell, Christopher Paul (2009). Dorjé Shukden: The Conflicting Narratives and Constructed Histories of a Tibetan Protector Deity. American Academy of Religion.
  • Gardner, Alexander (Oktober 2010). "Drakpa Gyeltsen". The Treasury of Lives:A Biographical Encyclopedia of Tibetan Religion. Shelley & Donald Rubin Foundation. Diakses tanggal November 22, 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  • Hillman, Ben (1998). "Monastic Politics and the Local State in China: Authority and Autonomy in an Ethnically Tibetan Prefecture". The China Journal (54 (July, 2005)). The University of Chicago Press: 29–51. JSTOR 20066065.

Sumber Utama

Referensi

  1. ↑ Matthews, Carol S. (2005). "New Kadampa Tradition". New Religions. Religions of the World. Philadelphia: Chelsea House Publishers. hlm. 128–143. ISBN 9780791080962. LCCN 2004024514.
  2. ↑ Birgit, Zotz (18 April 2018). "Zur europäischen Wahrnehmung von Besessenheitsphänomenen und Orakelwesen in Tibet". othes.uivie.ac.at. Diakses tanggal 18 April 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Dorje Shugden.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan