Selasa, 06 Oktober 2026
15:25 WIB
TERKINI
Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Direktur RSUDAM Imam Ghozali Tanggapi Isu Mutasi: Siap Mengabdi Sesuai Kompetensi Lampung Timur Ceceran Minyak Misterius Kembali Cemari Pantai Cemara Lampung Timur Bandar Lampung Mendiktisaintek Brian Yuliarto Optimis Itera Jadi Institut Teknologi Terbaik Asia Tenggara Hukum Pengiriman 1,68 Juta Batang Rokok Ilegal Terbongkar di Tol Tulang Bawang Hiburan No Na Kibarkan Merah Putih: Video Musik 'Work' Tembus UK Music Video Awards 2026 Regional Duel Sengit Barito Putera dan Tira Persikabo Ramaikan Panggung Liga 1 Regional Barito Putera Taklukkan Persebaya Surabaya dengan Skor Tipis 1-0 Regional Evakuasi Korban Tabrakan Speedboat Paspampres di Palangkaraya Dilakukan

Donald F. Jones

Bagikan:

Donald Forsha Jones (16 April 1890–19 Juni 1963) adalah genetikawan dan pemulia jagung dari Amerika Serikat yang berjasa memperkenalkan skema silang ganda (double cross) dalam teknologi jagung hibrida. Karena skema inilah, kultivar hibrida dapat dikomersialkan dan dalam waktu singkat diterima oleh petani jagung di negaranya. Dampak dari digunakannya teknologi ini adalah revolusi pertanian besar-besaran di dunia, yang dibantu dengan mekanisasi pertanian dan aplikasi pupuk kimia.

Di tempatnya bekerja, di Loka Penelitian Pertanian Connecticut (Connecticut Agricultural Experiment Station), New Haven, Connecticut, Jones melakukan penelitian persilangan jagung hibrida sejak 1914, yang sebelumnya telah dirintis oleh East dan Shull. Ia berusaha mengatasi kelemahan hibrida silang tunggal (hibrida dari dua galur murni), yaitu sedikitnya benih yang dihasilkan oleh tetua betina. Dengan menyilangkan dua hibrida silang tunggal, benih hibrida yang diproduksi menjadi melimpah dan harga jual benih menjadi terjangkau oleh petani[1]

Hibrida silang ganda jagung mulai dirilis pada tahun 1920-an dan kultivar hibrida jagung pada tahun 1930-an sudah menguasai ladang-ladang di wilayah Cornbelt Amerika Serikat.

Beberapa publikasi

  • Jones, D F (1944), "Growth Changes in Maize Endosperm Associated with the Relocation of Chromosome Parts.", Genetics, vol. 29, no. 5 (dipublikasikan 1944 Sep), hlm. 420–7, PMC 1209256, PMID 17247130{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Jones, D F (1939), "Continued Inbreeding in Maize.", Genetics, vol. 24, no. 4 (dipublikasikan 1939 Jun), hlm. 462–73, PMC 1209049, PMID 17246933{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Jones, D F (1936), "The Mutation Rate in Somatic Cells of Maize.", Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A., vol. 22, no. 11 (dipublikasikan 1936 Nov), hlm. 645–8, doi:10.1073/pnas.22.11.645, PMC 1076832, PMID 16577742{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Jones, D F (1934), "Unisexual Maize Plants and Their Bearing on Sex Differentiation in Other Plants and in Animals.", Genetics, vol. 19, no. 6 (dipublikasikan 1934 Nov), hlm. 552–67, PMC 1208513, PMID 17246737{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Jones, D F (1934), "Unisexual Maize Plants and Their Relation to Dioecism in Other Organisms.", Proc. Natl. Acad. Sci. U.S.A., vol. 20, no. 1 (dipublikasikan 1934 Jan), hlm. 39–41, doi:10.1073/pnas.20.1.39, PMC 1076336, PMID 16587838{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Jones, D F (1924), "The Attainment of Homozygosity in Inbred Strains of Maize.", Genetics, vol. 9, no. 5 (dipublikasikan 1924 Sep), hlm. 405–18, PMC 1200833, PMID 17246048{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=
  • Jones, D F (1919), "Selection of Pseudo-Starchy Endosperm in Maize.", Genetics, vol. 4, no. 4 (dipublikasikan 1919 Jul), hlm. 364–93, PMC 1200466, PMID 17245932{{citation}}: Periksa nilai tanggal dalam: |publication-date=

Referensi

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan