Kamis, 08 Oktober 2026
04:51 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Domenico Fetti

Domenico Fetti

Bagikan:
Domenico Fetti
250px-DomenicoFetti.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lahirc. 1589
Roma, Italia
Meninggal16 April 1623 (Umur 33–34)
Dikenal karenaSeni lukis
GerakanBarok
PatronAdipati Ferdinando I Gonzaga
250px-Accademia_-_La_Meditazione_by_Domenico_Fetti_1618.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maria Magdalena dalam Meditasi (Accademia, Venesia)
250px-Domenico_Fetti_%28Italian_-_Portrait_of_a_Man_with_a_Sheet_of_Music_-_Google_Art_Project.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Seorang Pria dengan Lembaran Musik (Museum Getty)

Domenico Fetti (juga dieja Feti) (ca 1589 – 16 April 1623) adalah seorang pelukis Barok Italia yang berkarya terutama di Roma, Mantova, dan Venesia.

Biografi

Lahir di Roma dari seorang pelukis yang kurang dikenal, Pietro Fetti, Domenico konon magang pada awalnya di bawah bimbingan Ludovico Cigoli, atau muridnya Andrea Commodi di Roma dari sekitar tahun 1604–1613. Ia kemudian bekerja di Mantova dari tahun 1613 hingga 1622, di bawah naungan Kardinal, yang kemudian menjadi Adipati Ferdinando I Gonzaga. Di Istana Ducale, ia melukis Mukjizat Roti dan Ikan. Serangkaian representasi perumpamaan Perjanjian Baru yang ia kerjakan untuk studiolo pelindungnya melahirkan sebuah spesialisasi yang populer,[1] dan ia serta studionya sering mengulangi komposisi-komposisi tersebut.[2]

Pada bulan Agustus atau September 1622,[3] perseteruannya dengan beberapa tokoh terkemuka Mantova membuatnya pindah ke Venesia, yang selama beberapa dekade pertama abad ketujuh belas tetap bersikukuh mensponsori gaya Manierisme (yang dilambangkan oleh Palma yang Lebih Muda dan para penerus Tintoretto serta Veronese). Ke dalam perpaduan ini, pada tahun 1620-an hingga 30-an, tiga "orang asing"—Fetti dan rekan sezamannya yang lebih muda, Bernardo Strozzi dan Jan Lys—mengembuskan pengaruh awal gaya Barok Roma. Mereka mengadaptasi sebagian dari kekayaan pewarnaan Venesia namun menyesuaikannya dengan realisme dan monumentalitas yang dipengaruhi Caravaggio.[4]

Di Venesia, tempat ia menetap meskipun ada permintaan dari Adipati untuk kembali ke Mantova, Fetti mengubah gayanya: gaya lukisannya yang formal menjadi lebih berwarna. Selain itu, ia mencurahkan perhatian pada karya-karya kabinet yang lebih kecil yang mengadaptasi pencitraan genre ke dalam kisah-kisah religius. Kelompok lukisannya yang berjudul Perumpamaan, yang merepresentasikan adegan-adegan Perjanjian Baru, berada di Gemäldegalerie Dresden. Ia memengaruhi Leonaert Bramer.

Gaya lukisannya tampaknya dipengaruhi oleh Rubens. Ia kemungkinan besar akan terus mendapatkan dukungan patronasi yang sangat baik di Venesia seandainya ia tidak meninggal di sana pada tahun 1623 atau 1624. Jan Lys, yang delapan tahun lebih muda, namun tiba di Venesia hampir bersamaan, meninggal selama wabah tahun 1629–30. Selanjutnya, gaya Fetti memengaruhi seniman Venesia Pietro della Vecchia dan Sebastiano Mazzone. Murid-muridnya di Mantova adalah Francesco Bernardi (il Bigolaro) dan Dionisio Guerri.[5] Ia juga mengajar saudara perempuannya Lucrina dalam melukis, dan karya-karyanya terkadang diatribusikan kepadanya.

Referensi

  1. ↑ Pamela Askew, "The Parable Paintings of Domenico Fetti." Art Bulletin 43 (1961:31–32], dicetak ulang dalam Seventeenth Century Art in Italy, France and Spain (The Garland Library of the History of Art 8). New York, 1976.
  2. ↑ Beberapa contoh: Orang Samaria yang Murah Hati, diatribusikan kepada Fetti sendiri, ca 1618–22 (Metropolitan Museum of Art), pengulangan oleh Fetti terdapat di Boston dan Dresden, serta pengulangan oleh studio; Perumpamaan Selumbar dan Balok, diatribusikan, ca 1619 (Metropolitan Museum); Perumpamaan Lazarus dan Orang Kaya, bengkel kerja, ca 1618–1628 (Galeri Seni Nasional, Washington DC).
  3. ↑ Askew 1978.
  4. ↑ Lihat Alfred Moir, The Italian Followers of Caravaggio. 2 vols. (Harvard University Press) 1967.
  5. ↑ Le vite de' pittori, degli scultori, et architetti veronesi, oleh Bartolomeo Dal Pozzo (1718), halaman 169.

Pranala luar

Media terkait Paintings by Domenico Fetti di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan