Jumat, 16 Oktober 2026
18:08 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super

Djantera Kawi

Bagikan:
Djantera Kawi
Lahir22 Juli 1941 (umur 85)
Meninggal30 September 2012(2012-09-30) (umur 71)
PekerjaanPengajar
Dikenal karenaguru besar Universitas Lambung Mangkurat

Prof. Dr. H. Djantera Kawi (22 Juli 1941 – 30 September 2012) adalah ahli bahasa dan Sastra Banjar serta guru besar Universitas Lambung Mangkurat. Ia juga pernah menjabat Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. Ia juga merupakan pendiri Balai Bahasa Banjarmasin (di Banjarbaru). Sudah puluhan buku yang ia tulis, sebagai bahan bagi mahasiswa yang belajar sastra Banjar. Ia juga aktif di Lembaga Budaya Banjar (LBB) Kalimantan Selatan, Dewan Kesenian Kalimantan Selatan (DKKS) dan Lembaga Adat dan Kesultanan Banjar Kalimantan Selatan (LAKBKS). Sebagai penghormatan, Kesultanan Banjar membari ia gelar Datu Cendekia Hikmadiraja.[1]

Ia meninggal pada usia 71 tahun di rumahnya, Jalan Sutoyo S., Kompleks Pondok Indah Numur 7, Teluk Dalam, Banjarmasin, 30 September 2012.

Sumbar

  1. ↑ In Memorium Prof Djantera Kawi[pranala nonaktif permanen]. www.unlam.ac.id. diakses pada 1 Oktober 2012

Pranala luar

20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan