Jumat, 02 Oktober 2026
00:24 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Distrik Kozhikode

Distrik Kozhikode

Bagikan:
Distrik Kozhikode
Calicut
Kalikut
250px-Flights_Parked_at_Calicut_Airport.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Kozhikode_Beach_Coastline.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
120px-IIM_Kozhikode_Aerial_View_s.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail120px-Mananchira%2CCalicut.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-View_point_of_Thamarassery_Churam.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dari atas, searah jarum jam:
Bandara Kozhikode, pesisir Malabar, Kolam buatan Mananchira di tengah kota, Celah Thamarassery, dan Kampus Institut Manajemen India, Kozhikode.
Koordinat: 9°29′N 76°29′E / 9.49°N 76.49°E / 9.49; 76.49
Negara India
Negara bagianKerala
Markas besarKozhikode
Pemerintahan
 • District CollectorNarasimhugari T. L. Reddy, IAS[1]
Luas
 • Total2.344 km2 (905 sq mi)
Populasi
 (2018)
 • Total3.249.761
 • Kepadatan1,400/km2 (3,600/sq mi)
Bahasa
 • ResmiMalayalam, Inggris
Zona waktuUTC+5:30 (IST)
Kode ISO 3166IN-KL
IPM (2005)Kenaikan 0.781[3]( High)
Situs webDistrik Kozhikode

Distrik Kozhikode, dikenal pula sebagai Calicut[4] atau Kalikut, adalah satu dari 14 distrik yang ada di Negara Bagian Kerala, India. Wilayah pesisir distrik ini merupakan tempat pertama di India yang dijejaki oleh bangsa Portugis, yang melayari jalur laut dari Eropa melalui Tanjung Harapan.[5] Distrik ini beribu kota di Kozhikode, yang merupakan salah satu gerbang utama pelayaran ke India pada masa lampau, sekaligus kota terbesar di wilayah Malabar. Inggris menjadikan ibu kota distrik ini sebagai ibu kota distrik Malabar, Kepresidenan Madras.[2]

Sejarah dan pembentukan

Abad pertengahan

Kozhikode merupakan pusat kedudukan para Zamorin, kelas bangsawan Kerajaan Maritim Kozhikode yang masyhur di pesisir Malabar. Antara abad ke-13 hingga 15 Masehi, Kozhikode terlibat dari serangkaian rivalitas dengan kerajaan tetangga, Kochi, yang terletak di Kerala Tengah..[6] Konflik antara keduanya mulai terjadi karena perluasan wilayah Kozhikode ke selatan. Persaingan sebagai siapakah pewaris Kerajaan Chera yang sesungguhnya turut menjadi faktor rivalitas antara keduanya.

250px-Caminho_maritimo_para_a_India.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Rute yang diambil oleh Vasco da Gama dalam perjalanannya menuju Kozhikode, yang memulai eksplorasi, penaklukan, dan penjajahan Eropa di Asia Selatan.

21 Mei 1498, Portugis di bawah pimpinan Vasco da Gama menjadi bangsa Eropa pertama pada masa penjejalajahan yang mencapai India melalui jalur laut.[7] Portugis mendarat di Kozhikode.[4] Mereka datang dengan selamat dan disambut oleh masyarakat setempat. Bahkan oleh Zamorin mereka diperkenankan untuk mendirikan gudang dan pos dagang.[8] Namun, kedatangan Portugis yang diterima tersebut lambat laun berubah menjadi persaingan dan permusuhan. Salah satunya karena upaya monopoli yang Portugis lakukan. Antara 1528-1538, Portugis dan Kozhikode terlibat dalam serangkaian perang serius. Pada 1540 Zamorin terpaksa menyepakati perdamaian dengan Portugis dan memberikan mereka hak monopoli perdagangan di pesisir Malabar. Peperangan kembali terjadi antara 1571-1588.[9] Pada abad ke-17, Belanda menggusur Portugis dari pesisir Malabar.[10]

Masa modern

Pada 1 Januari 1957, distrik Malabar yang merupakan salah satu dari lima distrik terawal di Kerala dipecah menjadi tiga distrik yang lebih kecil, yaitu Kannur, Kozhikode, dan distrik Palakkad.[11] Pada masa pembentukannya, distrik ini terdiri dari dua divisi pendapatan, Kozhikode dan Malappuram.[12] Kozhikode terdiri dari empat taluk yaitu Kozhikode, Koyilandy, Vatakara, dan Wayanad Selatan. Wayanad Selatan sendiri sebenarnya bersama Wayanad Utara merupakan bagian dari distrik Kannur. Namun, pemerintah memutuskan agar Wayanad Selatan ditransfer untuk sementara waktu ke distrik Kozhikode.[11] Sementara Malappuram terdiri dari taluk Eranad dan Tirur.[12]

Divisi pendapatan Malappuram dinaikkan statusnya menjadi distrik pada 16 Juni 1969, terpisah dari Kozhikode. Ada tiga desa, yaitu Feroke, Ramanattukara, dan Kadalundi yang berada di Malappuram ditransfer ke Kozhikode dan tidak ikut menjadi bagian distrik baru tersebut.[13] Pada 1 November 1980, giliran taluk Wayanad Selatan yang dipisahkan dari Kozhikode, digabungkan dengan Wayanad Utara untuk membentuk distrik Wayanad.[14]

Administrasi

Sejak 2001 Kozhikode terbagi atas empat taluk, meliputi Kozhikode, Vatakara, Koyilandy, dan Thamaraserry.[15] Berdasarkan data tahun 2011, terdapat 12 blok panchayat di distrik ini, meliputi Balusseri, Celannur, Koduvally, Kozhikode, Kunnamangalam, Kunnumal, Melady, Panthalayani, Perambra, Thodannur, Thuneri, dan Vatakara.[15]

Demografi

Berdasarkan Laporan Statistik 2018, Kozhikode memiliki penduduk sebesar 3.294.761, jiwa,[16] hampir sama dengan jumlah penduduk Mongolia[17] atau Negara Bagian Iowa.[18] Kozhikode menempati urutan ke-115 sebagai distrik dengan populasi terbesar dari 640 distrik yang ada di India.

Agama

Agama di Kozhikode (2011)[19]

  Hindu (56.21%)
  Islam (39.24%)
  Kekristenan (4.26%)
  Lainnya (0.29%)

Data tahun 2011 menunjukkan bahwa Hindu dan Islam adalah dua agama terbesar di Kozhikode. Persentase pemeluk Hindu mencapai 56,21%, sementara Muslim merupakan minoritas yang signifikan dengan persentase 39,24%. Agama minoritas lainnya adalah Kristen yang dianut oleh 4,26% penduduk.[19] Sama halnya dengan daerah-daerah lain di Malabar yang merupakan daerah konsentrasi orang Mapilla, populasi Muslim di daerah ini jauh lebih besar dibandingkan dengan populasi Kristen.[2] Terdapat pula 601 jiwa pemeluk agama Jain, 297 jiwa pemeluk Sikhisme, dan 235 jiwa pemeluk Buddhisme.[19]

Referensi

  1. ↑ "Who's Who". Distrik Kozhikode. Diakses tanggal 30 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Jaffrelot & Gayer 2012, hlm. 264. sfn error: tanpa target: CITEREFJaffrelot_&_Gayer2012 (bantuan)
  3. ↑ Government of Kerala 2006, hlm. 61. sfn error: tanpa target: CITEREFGovernment_of_Kerala2006 (bantuan)
  4. 1 2 National Geographic Society (2014-04-29). "Da Gama Discovers a Sea Route to India". National Geographic Society (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari asli tanggal 2016-06-10. Diakses tanggal 30 November 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Bouterwek 1823, hlm. 157.
  6. ↑ Boland-Crewe & Lea 2003, hlm. 144. sfn error: tanpa target: CITEREFBoland-Crewe_&_Lea2003 (bantuan)
  7. ↑ Diffie & Winius 1977, hlm. 176. sfn error: tanpa target: CITEREFDiffie_&_Winius1977 (bantuan)
  8. ↑ Newitt 2004, hlm. 61.
  9. ↑ Boland-Crewe & Lea 2003, hlm. 145. sfn error: tanpa target: CITEREFBoland-Crewe_&_Lea2003 (bantuan)
  10. ↑ Noble 1998.
  11. 1 2 Director of Census Operations, Kerala 1990, hlm. 11.
  12. 1 2 Devassy 1965, hlm. 3.
  13. ↑ Narayanan 1972, hlm. 3.
  14. ↑ Khrisnan, 2000 & 32. sfn error: tanpa target: CITEREFKhrisnan200032 (bantuan)
  15. 1 2 "About District". Distrik Kozhikode. Diakses tanggal 30 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. ↑ Departemen Ekonomi dan Statistik, Pemerintah Kerala 2020, hlm. 55. sfn error: tanpa target: CITEREFDepartemen_Ekonomi_dan_Statistik,_Pemerintah_Kerala2020 (bantuan)
  17. ↑ US Directorate of Intelligence. "Country Comparison:Population". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-09-27. Diakses tanggal 30 November 2021. Mongolia 3,133,318 July 2011 est.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. ↑ "2010 Resident Population Data". U. S. Census Bureau. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-10-19. Diakses tanggal 30 November 2021. Iowa 3,046,355{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. 1 2 3 "Religion – Kerala, Districts and Sub-districts". Census of India 2011. Office of the Registrar General. Diakses tanggal 30 November 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Daftar pustaka

Buku

Ensiklopedia

Laporan

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kozhikode district.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan