Sabtu, 17 Oktober 2026
15:42 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Digitaria eriantha

Digitaria eriantha

Bagikan:
Digitaria eriantha
250px-Digitaria_eriantha%2C_Krantzkloof_Natuurreservaat.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Monocots
Klad: Commelinids
Ordo: Poales
Famili: Poaceae
Subfamili: Panicoideae
Genus: Digitaria
Spesies:
D. eriantha
Nama binomial
Digitaria eriantha
Subspesies & varietas [1]
  • D. e. subsp. eriantha
  • D. e. subsp. pentzii (Stent) Kok
  • D. e. var. stolonifera Stapf
Sinonim[2]
  • Digitaria bechuanica (Stent) Henrard
  • Digitaria decumbens Stent
  • Digitaria dinteri Henrard
  • Digitaria geniculata Stent
  • Digitaria glauca Stent
  • Digitaria hiascens Mez
  • Digitaria livida Henrard
  • Digitaria nemoralis Henrard
  • Digitaria pentzii Stent
  • Digitaria smutsii Stent
  • Digitaria stentiana Henrard
  • Digitaria umfolozi D.W.Hall
  • Digitaria valida Stent
  • Syntherisma erianthum (Steud.) Newbold

Digitaria eriantha, umumnya dikenal sebagai rumput digit[3] atau rumput pangola,[4] adalah sejenis rumput yang tumbuh di daerah beriklim tropis dan subtropis. Ia tumbuh dengan baik di berbagai kondisi tanah, tetapi tumbuh sangat baik di tanah lembap. Rumput ini toleran terhadap kekeringan, tingkat kejenuhan tanah terhadap air, menekan gulma, dan tumbuh relatif cepat pasca penggembalaan.

Deskripsi

Digitaria eriantha merupakan tumbuhan monokotil dan dalam famili Poaceae.[5] "Ia merupakan tumbuhan menahun, kadangkala bergeragih atau berumbai".[5] Rumput ini tumbuh berumpun lebat dengan geragih memanjang, yang ditutupi dengan bulu atau tanpa bulu.[6] Setiap rumput, tegak atau menaik, mencapai tinggi antara 35 dan 180 cm.[5] Selubung pangkal daun (basal) terendah berbulu lebat, atau sangat jarang mulus.[5] Bilah daun biasanya memiliki panjang 5–60 cm, lebar 2–14 mm dan mungkin berbulu atau halus.[5] Setiap perbungaan biasanya memiliki enam atau tujuh cabang yang runcing, yang masing-masing memiliki banyak floret. Buliran-buliran (spikelet) ini biasanya memiliki panjang 2–4 mm, di mana sekam bagian bawah panjangnya sama dengan buliran dan sekam bagian atas merupakan tempat sekam kelopak (lemma) (ditutupi bulu dengan panjang 1 mm).[5]

Referensi

  1. ↑ "Search: Digitaria eriantha". The Plant List (2013). Version 1.1. Diakses tanggal 5 Februari 2014.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Digitaria eriantha". The Plant List. Diakses tanggal 5 April 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ NRCS. "Digitaria eriantha". PLANTS Database. United States Department of Agriculture (USDA). Diakses tanggal 18 Januari 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "BSBI List 2007". Botanical Society of Britain and Ireland. Diarsipkan dari asli (xls) tanggal 2015-01-25. Diakses tanggal 2014-10-17.
  5. 1 2 3 4 5 6 "Factsheet - Digitaria eriantha". tropicalforages.info. Diakses tanggal 2014-01-31.
  6. ↑ "Digitaria eriantha". fao.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2017-10-20. Diakses tanggal 2014-01-31.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Digitaria eriantha.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan