Rabu, 14 Oktober 2026
08:55 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM

Tuhan nasional

Bagikan:

Tuhan/dewa nasional adalah sebuah kelas ilahi penjaga yang mengkhususkan perhatian dalam perlindungan dan kebagian sebuah kelompok etnis (bangsa), dan para pemimpin kelompok tersebut. Ini ditahbiskan dengan figur penjaga lainnya seperti dewa keluarga yang bertanggung jawab untuk kebaikan klan atau profesi individual, atau dewa personal yang bertanggung jawab untuk kebaikan para individual. Peran-peran penjaga tersebut menjalankan fungsi yang sebuah keilahian lain miliki (kebijaksanaan, kesehatan, perang, dan lain-lain).

Tuhan/dewa nasional

Pada zaman kuno (dan beberapa masih berlanjut sampai sekarang), agama menjadi karakteristik budaya regional, bersama dengan bahasa, adat istiadat, tradisi, dll. Beberapa agama etnis tersebut meliputi tuhan/dewa dalam panteon mereka, seperti

Masa modern

Para misionaris Kristen berulang kali menafsirkan ulang Tuhan-Tuhan nasional dalam hal Allah Kristen. Kenyataan ini terefleksi dalam nama Tuhan pada berbagai bahasa dari suku bangsa yang di-Kristenisasi, seperti Shangdi atau Shen pada umat Kristen Tionghoa, Ngai pada sejumlah suku Kenya, Bathalang Maykapal untuk orang Tagalog di Filipina, dll.

Pada konteks modern, istilah "Tuhan nasional" ditujukan pada gereja-gereja nasional dalam Kekristenan. Tendensi ini "menasionalisasikan" Allah Kristen, khususnya dalam konteks gereja-gereja nasional yang sedang berperang melawan negara Kristen lainnya saat Perang Dunia II, yang dianggap bidah oleh Karl Barth.[2]

Referensi

  1. ↑ A Dictionary of Ancient Near Eastern Mythology
  2. ↑ Barth, Ethnics, ed. Braun, transl. Bromiley, New York, 1981, p. 305.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan