| Pengelola | PT DBL Indonesia |
|---|---|
| Didirikan | 2004 |
| Negara | |
| Provinsi | Setiap provinsi |
| Level | SMP dan SMA |
| Komisioner | Azrul Ananda |
| Penyiar | DBL Play |
| Website | http://dbl.id |

Developmental Basketball League (DBL), sebelumnya bernama Deteksi Basketball League, adalah sebuah kompetisi liga bola basket pelajar SMP dan SMA terbesar di Indonesia. Liga ini dimulai pada tahun 2004 di Surabaya saat masih di bawah naungan DetEksi, departemen anak muda di koran Jawa Pos, serta diprakarsai oleh kepala bagian DetEksi saat itu Azrul Ananda.
Sejak tahun 2008, liga basket ini dikelola secara profesional. Jawa Pos mendirikan anak perusahaan tersendiri untuk mengelola liga basket tersebut, yakni PT Deteksi Basket Lintas Indonesia atau lebih dikenal dengan nama PT DBL Indonesia.
Sejak tahun 2018, DBL Indonesia menjadi perusahaan mandiri yang tidak lagi berada di bawah payung Jawa Pos. Hingga saat ini, Azrul Ananda masih tercatat sebagai pendiri dan CEO dari PT DBL Indonesia.
Sejarah
DBL dimulai di Surabaya pada 2004. Liga ini diniati sebagai liga SMA yang sederhana, tetapi diselenggarakan dengan cara yang benar. Tidak boleh ada pemain profesional atau semipro, tidak boleh ada sponsor rokok, alkohol, dan minuman berenergi. Pemain harus student-athlete. Performa mereka di ruang kelas sama pentingnya—atau bahkan lebih penting—dari performa mereka di lapangan basket.
Total 96 tim bergabung di musim pertama ini, dari berbagai kota di Provinsi Jawa Timur. Sejak pertandingan perdana, banyak orang sadar bahwa sesuatu yang spesial sedang berlangsung. Pertandingan pertama DBL sangatlah ketat dan emosional. Tim putri SMAN 20 Surabaya mengalahkan SMA Santo Stanislaus 2 Surabaya. Tangis sedih dan bahagia terlihat di sekeliling lapangan, ditonton oleh sekitar 1.000 penonton. Pada tahun itu, jumlah penonton tersebut termasuk luar biasa untuk sebuah kompetisi basket level SMA.
Sejak saat itu, makin banyak peminat datang menonton. Pada babak final, lebih dari 5.000 orang datang menyaksikan (rekor penonton basket terbanyak di Jawa Timur saat itu), dan mereka dihibur oleh pertandingan yang emosional dan dramatis. SMAN 2 Surabaya menjadi juara putra, setelah memaksa berlangsungnya perpanjangan waktu lewat tembakan putus asa dari luar garis tiga angka.
Kesuksesan DBL musim pertama membantu liga ini untuk tumbuh secara signifikan. Makin banyak tim yang bergabung, makin banyak penonton yang menyaksikan. Bahkan, saking banyaknya tim yang ingin tampil, DBL kehabisan kapasitas untuk menerima semuanya. Karena itu, para peserta baru harus tampil dulu di babak kualifikasi, saling mengeliminasi menuju babak utama.
Makin tahun, standar penyelenggaraan juga terus meningkat. Aturan-aturan baru diperkenalkan untuk membuat presentasi pertandingan makin baik. Tim dan penonton terus dipaksa untuk mengikuti aturan-aturan yang makin ketat.
Pada 2007, pertandingan-pertandingan DBL diselenggarakan sebaik—atau mungkin lebih baik—dari pertandingan-pertandingan profesional dan internasional. Lebih dari 55 ribu penonton menyaksikan DBL pada 2007, hampir empat kali lebih banyak dari 2004. Sebanyak 220 tim bertanding pada 2007, lebih dari dua kali jumlah peserta 2004.
Sukses 2007 ini memberi pertanda, bahwa sudah tiba waktunya bagi DBL untuk mengembangkan sayap.
Revolusi liga
DBL mengukuhkan diri sebagai liga basket terbesar di Indonesia pada tahun 2008. Pada tahun itu, DBL memulai titik baru ditangani dengan lebih profesional dengan pembentukan PT. Deteksi Basket Lintas (DBL) Indonesia. Nama Deteksi Basketball League pun berevolusi menjadi Developmental Basketball League. Jangkauan liga pun diperluas ke sepuluh kota lain di sepuluh provinsi.
Untuk memenuhi tuntutan jumlah peserta, di Jawa Timur DBL dibagi menjadi dua wilayah: North Region di Surabaya, South Region di Malang. Sembilan kota baru lainnya tersebar di sembilan provinsi, di lima pulau di Indonesia.
Seperti di Surabaya, DBL mendapat sambutan hangat di provinsi-provinsi lain. DBL mampu memecahkan rekor peserta dan penonton. Misalnya, di kota budaya Jogjakarta, lebih dari 16.500 orang menonton DBL hanya dalam enam hari. Angka yang sebelumnya belum pernah dicapai untuk sebuah even basket.
Seiring dengan perluasan wilayah, DBL juga mencatat sejarah lewat dua kolaborasi internasional. Yang pertama adalah kerja sama jangka panjang dengan liga basket paling bergengsi di dunia: NBA. Setiap tahun, NBA akan mengirimkan pemain dan pelatihnya untuk membantu perkembangan para pemain dan pelatih top DBL.
Event resmi pertama NBA di Indonesia diselenggarakan di Surabaya, 23-24 Agustus 2008. Bintangnya adalah Danny Granger, top scorer Indiana Pacers.
Kolaborasi internasional kedua adalah dengan pemerintah Australia. Pada Oktober 2008, DBL mengirimkan tim All-Star pertamanya (putra dan putri) ke Perth, untuk belajar dan bertanding melawan tim-tim muda pilihan Western Australia.
Sebagai penyempurna, pada 2008 DBL juga membuka gedung basket barunya, DBL Arena. Gedung itu dibangun hanya dalam tujuh bulan. Salah satu gedung terbaik di Indonesia itu punya kapasitas 5.000 penonton.
Apresiasi dari Presiden Republik Indonesia
DBL terus tumbuh setiap tahunnya. Titik barunya ditandai dengan dibentuknya PT DBL Indonesia agar liga ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Pada tahun 2018, liga ini sudah terlaksana secara konsisten di 30 kota-22 provinsi di Indonesia. Dari Aceh sampai Papua. Dalam setiap pertandingan, jumlah penonton yang hadir di arena berkisar antara 3.000 - 10.000 orang.
Pada tahun itu, jumlah pemain basket yang bertanding di liga DBL tercatat lebih dari 35.000 orang. Mereka berasal dari 850 sekolah yang tersebar di 195 kota-kabupaten. Jumlah pertandingan di musim itu pun mencapai lebih dari 1.350 pertandingan.
Secara total, partisipan liga DBL tumbuh hingga menyentuh angka 1,2 juta orang. Di Indonesia, belum ada liga olahraga tingkat pelajar yang mampu melibatkan anak muda sebanyak yang dilakukan DBL Indonesia. Prestasi ini diakui oleh Presiden ke-7 Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo.
Karena prestasi tersebut, Presiden Joko Widodo mengundang para pemain terbaik liga DBL ke Istana Negara Bogor untuk bermain basket bersama dirinya beserta sejumlah Menteri Negara.
Daftar juara bertahan kompetisi DBL di tiap-tiap provinsi
Sumber:[1]
Daftar juara terbanyak kompetisi DBL tiap-tiap provinsi
Berikut adalah daftar sekolah di tiap provinsi yang paling sering menjadi juara DBL di tiap-tiap provinsi periode musim 2004–2025
Sumber:[2]
DBL All-Star (Boys)
2025 Good Day DBL All-Star Chicago
| Pos[3] | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|
| G | Miracle Christiano | 15 | 1.77 m (5'9) | SMA Raffles Christian School | |
| F | Fathy Muhammad Zhafif | 17 | 1.90 m (6'3) | SMAN 5 Bogor | |
| F | Jordan Marcellino Darma | 18 | 1.83 m (6'0) | SMA Methodist 2 Medan | |
| F | Steven Sebastian | 17 | 1.89 m (6'2) | SMAN 9 Bandung | |
| F | Riovaldo Renjiro Leonardy | 18 | 1.85 m (6'1) | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| C | Rafky Abqary Basri | 17 | 1.88 m (6'2) | SMA Labschool Kebayoran | |
| F | Chimaobi Nzekwue | 17 | 1.87 m (6'1) | SMA Jubilee Jakarta | |
| C | Ryansean Bastian Gunawan | 17 | 1.91 m (6'3) | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| G | Sean Jason Nathan Kilapong | 17 | 1.84 m (6'0) | SMAN 1 Balikpapan | |
| G | Gerrard Matthew Boentara | 18 | 1.78 m (5'10) | SMA Cita Hati East Surabaya | |
| G | Efrael Yerusyalom Enrichia | 17 | 1.82 m (5'11) | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| G | Matthew Ivander Setiawan | 15 | 1.82 m (5'11) | SMA Raffles Christian School |
Coaches:
- Gian Gumilar (SMAN 9 Bandung)
- Rimbun Maruli (SMA Pangudi Luhur Jakarta)
2024 Good Day DBL All-Star Chicago
| Pos[3] | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|
| G | Revan Surya Winatha | 18 | 1.79 m (5'10) | SMAN 2 Denpasar | |
| F | I Ketut Gede Bayu Prayoga | 18 | 1.87 m (6'1) | SMAN 1 Denpasar | |
| G | Justin Patrick Alex | 19 | 1.83 m (6'0) | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| G | Yogie Putra Darmawan | 18 | 1.78 m (5'10) | SMA Gloria 1 Surabaya | |
| F | Zaky Alhakim | 19 | 1.83 m (6'0) | SMA Warga Surakarta | |
| F | Fathy Muhammad Zhafif | 17 | 1.87 m (6'1) | SMAN 5 Bogor | |
| G | Kenneth Leebron Huang | 18 | 1.68 m (5'6) | SMA Jubilee Jakarta | |
| F | Riovaldo Renjiro Leonardy | 17 | 1.87 m (6'1) | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| C | Ryansean Bastian Gunawan | 17 | 1.90 m (6'3) | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| G | Jeremy Abner Aritonang | 18 | 1.71 m (5'8) | UPH College Tangerang | |
| F | Refka Raksha Ramadhan | 18 | 1.87 m (6'1) | SMAN Ragunan Jakarta | |
| F | Muhammad Haikal Malik | 19 | 1.90 m (6'3) | SMAN 1 Bengkulu Selatan |
Coaches:
- Zulfahrizal (SMA Al-Maruf)
- Chandra Prasetya (UPH College Tangerang)
2023 Good Day DBL All-Star Chicago
| Pos[4] | # | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| F | 10 | I Nyoman Aldo Dharma Yudha | 18 | 1.83 m (6'0) | SMAN 1 Denpasar | |
| C | 4 | I Ketut Gede Bayu Prayoga | 16 | 1.87 m (6'2) | SMAN 1 Denpasar | |
| G | 1 | Justin Patrick Alex | 17 | 1.83 m (6'0) | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| F | 18 | Cliffton Wijaya | 18 | 1.90 m (6'3) | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| F | 16 | Tan Evan Roos | 17 | 1.85 m (6'1) | SMA Trinitas Bandung | |
| C | 6 | Elang Satria Rajendra Dewanto | 18 | 1.84 m (6'0) | SMAN 2 Surabaya | |
| F | 17 | Richie Bertrand Linardi | 18 | 1.86 m (6'1) | SMA Gloria 1 Surabaya | |
| G | 26 | Kennie Elbert Kristanto | 17 | 1.80 m (5'11) | SMA Gloria 1 Surabaya | |
| C | 23 | Zihad Visabilillah | 19 | 1.98 m (6'6) | SMA BPK Penabur Cirebon | |
| F | 14 | Gerald Haikal Nababan | 19 | 1.90 m (6'3) | SMAN 5 Balikpapan | |
| C | 12 | Halmaheranno Aprianto Lolaru | 18 | 1.93 m (6'4) | SMK Santo Mikael Surakarta | |
| F | 21 | Jacob Marthen Swandiwe Rumbino | 18 | 1.76 m (5'9) | SMA YPK 2 Biak |
Coaches:
- Jap Ricky Lesmana (SMA Bukit Sion Jakarta)
- Agung Indra Perkasa (Global Prestasi School)
2022 KFC DBL All-Star Chicago
| Pos[4] | # | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| G | 5 | Aditya Wiguna Sulistyo | 17 | 1.77 m (5'9) | SMA Regina Pacis Bogor | |
| C | 14 | Kent Zhenoe | 18 | 1.97 m (6'6) | SMA Trinitas Bandung | |
| F | 4 | Fabian Rishad Haswidi | 18 | 1.90 m (6'3) | SMAN 2 Bandung | |
| F | 10 | Cliffton Wijaya | 17 | 1.90 m (6'3) | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| F | 13 | Cliff Louis | 18 | 1.88 m (6'2) | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| F | 6 | Elang Satria Rajendra Dewanto | 17 | 1.84 m (6'0) | SMAN 2 Surabaya | |
| C | 11 | Terell Ayers | 18 | 2.00 m (6'7) | SMA BPK Penabur Cirebon | |
| C | 75 | Laurent Valentius Gunadi | 18 | 1.99 m (6'6) | UPH College Tangerang | |
| G | 7 | Dayrent Cristiano Tjiang | 18 | 1.75 m (5'9) | SMA Dian Harapan Makassar | |
| G | 8 | Sharkeenan Mahindrarta | 17 | 1.81 m (5'11) | SMA Labschool Kebayoran | |
| C | 12 | Halmaheranno Aprianto Lolaru | 17 | 1.93 m (6'4) | SMK Santo Mikael Surakarta | |
| G | 9 | Fathur Rahman | 18 | 1.81 m (5'11) | SMAN 116 Jakarta |
Coaches:
- Oktavianus Theodorus (SMAN 2 Bitung)
- Bayu (SMAN 34 Jakarta)
2021 Honda DBL All-Star Los Angeles
| Pos | # | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| G | 5 | Gede Elgi Wimbardi | 17 | 1.80 m | SMAN 2 Denpasar | |
| G | 28 | Jordan Mintarza | 19 | 1.83 m | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| F | 19 | Cliff Louis | 16 | 1.85 m | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| F | 18 | Cliffton Wijaya | 16 | 1.90 m | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| F | 17 | Justin Jaya Wiyanto | 18 | 1.86 m | SMA Warga Surakarta | |
| G | 3 | Yosua Nathanael | 18 | 1.78 m | SMA Trimulia Bandung | |
| C | 22 | Terell Ayers | 16 | 2.00 m | SMA BPK Penabur Cirebon | |
| C | 23 | Laurent Valentius Gunadi | 17 | 1.99 m | UPH College Tangerang | |
| G | 16 | Likemo Victor Deo Putra Conrad | 17 | 1.87 m | SMA BPK Penabur Cirebon | |
| G | 8 | Aaron Nathanael | 18 | 1.82 m | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| F | 12 | Rafael Pasha | 18 | 1.90 m | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| C | 30 | Almando David | 17 | 1.93 m | SMAN 71 Jakarta |
2020 DBL All-Star
(CANCELLED)
2019 Honda DBL All-Star California
| Pos | # | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| C | 20 | Fernando Manansang | 17 | 1.84 m | SMA Lokon St. Nikolaus Tomohon | |
| C | 24 | Armando Freidrik Jagiwar Kaize | 17 | 1.95 m | SMA John 23 Merauke | |
| F | 21 | Julian Chalias | 17 | 1.91 m | SMA Soverdi Tuban | |
| G | 1 | Andreas Marcellino Bonfilio | 18 | 1.67 m | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| G | 9 | Calsen Vierry | 18 | 1.76 m | SMA Gloria 1 Surabaya | |
| G | 10 | Mario Davidson | 17 | 1.77 m | SMA Karangturi Semarang | |
| F | 16 | Dearren Alvado Glendyap | 17 | 1.87 m | SMA BOPKRI 1 Yogyakarta | |
| F | 13 | Grady Cahyadi | 17 | 1.84 m | SMA 1 BPK Penabur Bandung | |
| G | 7 | Mohammed Aofar Hedyan | 17 | 1.74 m | SMA Kharisma Bangsa Tangerang | |
| G | 8 | Aaron Nathanael | 16 | 1.84 m | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| F | 14 | Rafael Pasha | 16 | 1.85 m | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| C | 22 | William Hardi Dinata | 17 | 1.94 m | SMA Santu Petrus Pontianak |
Coaches:
- Cahyandri (SMK Unggul Sakti Jambi)
- Dhimas Aniz (SMAN 2 Surabaya)
2018 Honda DBL All-Star California
| Pos | # | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| G | 1 | Mohammed Aofar Hedyan | 17 | 1.77 m | SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan | |
| G | 2 | Sadam Asyruna | 18 | 1.76 m | SMA Kharisma Bangsa Tangerang Selatan | |
| C | 16 | Julian Alexandre Chalias | 16 | 1.91 m | SMA Soverdi Tuban | |
| G | 3 | Andreas Marcellino Bonfilio | 17 | 1.67 m | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| G | 9 | Arlan Alexander Sisnowidono | 17 | 1.69 m | SMA BPK Penabur Cirebon | |
| G | 13 | Mario Davidson | 17 | 1.77 m | SMA Karangturi Semarang | |
| G | 5 | Alvaro Claudio Lamia | 17 | ? m | SMAN 1 Jayapura Jayapura | |
| F | 19 | Fernando Fransco Manansang | 16 | 1.85 m | SMA Lokon Tomohon | |
| C | 28 | Muhammad Naufal Alifio Rizq | 17 | 1.97 m | SMAN 20 Surabaya | |
| G | 18 | Charisma Lie | 18 | ? m | SMAN 1 Denpasar | |
| C | 17 | Anthoni Putra Aipassa (RIP) | 16 | 1.99 m | SMAN Jhon 23 Merauke | |
| G | 7 | Darryl Sebastian | 17 | 1.82 m | SMA Bukit Sion Jakarta |
Coaches:
- Jap Ricky Lesmana (SMA Bukit Sion Jakarta)
- Docta Ignoran Pambudi (SMA Karangturi Semarang)
2017 Honda DBL All-Star Los Angeles
| Pos | # | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| F | 1 | Andrew W. Lensun | 17 | SMA Lokon Tomohon | ||
| F | 2 | Darryl Sebastian | 16 | SMA Bukit Sion Jakarta | ||
| G | 3 | Yohannes Aristharkus | 18 | SMA 1 Bina Bakti Bandung | ||
| G | 4 | Felix Fugiarto | 18 | SMA Bopkri 1 Yogyakarta | ||
| G | 7 | James Patrick | 17 | SMA St. Louis 1 Surabaya | ||
| G | 10 | Ezra Mandarin | 17 | SMA St. Aloysius Bandung | ||
| C | 18 | Evander Adam | 17 | SMA Trinitas Bandung | ||
| F | 19 | Mekhail Fidel Afloubun | 17 | SMA Theresiana 1 Semarang | ||
| C | 21 | Nickson Damara Gosal | 17 | SMA Kesuma Mataram | ||
| C | 22 | William Rivaldi Kosasih | 17 | SMA Cita Hati Surabaya | ||
| F | 23 | Kelvin Sanjaya | 17 | SMAN 1 Pekanbaru | ||
| F | 25 | Antony William | 17 | SMAN 71 Jakarta |
Coaches:
- Daniel Siswanto (SMA Trinitas Bandung)
- Moses Foresto (SMAN 2 Pekanbaru)
2016 Honda DBL All-Star San Francisco
| Nama | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|
| Juan Harsab Maulana | SMA Sutomo 1 Medan | |
| I B Ananta Wisnu Putra | SMAN 2 Denpasar | |
| Winston Swenjaya | SMA Santo Yoseph Denpasar | |
| Darren Benaya Budiman | SMA Bina Bakti 1 Bandung | |
| Gevan Audeka | Nation Star Academy Surabaya | |
| Naja Nazala Hidayat | SMAN 1 Blitar | |
| Jason Lie Santoso | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| James Huang Alvaro | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| Andreas Kristian Vieri | Nation Star Academy Surabaya | |
| Christopher Jason W. | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| Adrian Yusuf Atmadireja | SMAN 3 Jakarta | |
| Hriscahyo Yoel Agviandi | SMAN 1 Bopkri Yogyakarta |
Coaches:
- Tubagus Arief Mu'min (SMA Santa Lauresia Tangerang)
- Dewanta Aji Putra (SMA Budi Mulia Dua Yogyakarta)
2015 Honda DBL All-Star California
| Pos | Nama | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|
| SG | Muhammad Athar Z. | SMAN 4 Yogyakarta | |
| PG | Winston Swenjaya | SMA Santo Yoseph Denpasar | |
| SF | Abram Jonathan | SMA Saint John Tangerang | |
| SG | Samuel Devin Susanto | SMA Regina Pacis Surakarta | |
| SF | Alvin Christian Santoso | SMA Gloria 1 Surabaya | |
| PF | Christopher Reinhar L. | SMA St. Louis 1 Surabaya | |
| PF | Ikram Fadhil | SMAN 5 Surabaya | |
| C | Henry Cornelis Lakay | SMA John XXIII Merauke | |
| C | Leonardo Effendy | SMA Xaverius 1 Palembang | |
| SG | Rufin Ariozonda | SMA Pahoa Tangerang | |
| C | Gerdy Martiano R. | SMA Gloria 1 Surabaya |
Coaches:
- Agung Christyanto
- Yullius Dobby Putrandana
2014 Honda DBL All-Star California
| Pos | Nama | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|
| G | Teemo | SMA Sutomo 1 Medan | |
| G | Muhammad Fhirdan Guntara | SMAN 9 Bandung | |
| G | Andrian Danny Christianto | SMA Kanaan Banjarmasin | |
| F | Michael Andianto | SMA St. Angela Bandung | |
| F | Abram Jonathan | SMA Saint John Tangerang | |
| F | Erick Jonathan Gosal | SMA Dian Harapan Makassar | |
| G | Yefanus Rendika | SMA Bukit Sion Jakarta | |
| G | Dewa Ade Ryan | SMAN 1 Denpasar | |
| F | Dhanawan Prasidya Soegondo | SMA Al-Izhar Pondok Labu Jakarta | |
| F | Krisna Danuarta Dyputra | SMAN 1 Denpasar | |
| F | Petrus Brando Saragih Turnip | SMA Methodist 2 Medan | |
| C | Gabriel Jorge Josua Senduk | SMA Lokon Tomohon |
Coaches:
- Andromeda Grasiosa (UPH College Tangerang)
- Freddy Marcos Gorey (SMAN 3 Jakarta)
2013 DBL All-Star San Francisco
| Pos | Nama | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|
| G | Riogo Deswara | SMA Cendana Pekanbaru | |
| G | Andre Rorimpandey | SMA Don Bosco Bitung | |
| G | Putu Quentin Mahayana Prizler | SMA Santo Yoseph Denpasar | |
| F | Samuel Evan Hardy | SMAN 116 Jakarta | |
| F | Marvanico Tjokrosoeharto | SMA Kolose Santo Yusup Malang | |
| G | Shamgar Galed Laransedu | SMA Trinitas Bandung | |
| G | Cakrawala Satria Airawan | SMAN 3 Jakarta | |
| F | William Ruddyanto | SMAN 3 Bandung | |
| F | Rivaldo Tandra Panghestio | SMA Santu Petrus Pontianak | |
| F | Liem Indra Wijaya | SMA Theresiana 1 Semarang | |
| C | Adhitya Kusuma Aghystha Saputra | SMAN 116 Jakarta | |
| C | Gabriel Jorge Josua Senduk | SMA Lokon Tomohon |
Coaches:
- Ateng Sugijanto (SMA IPH Surabaya)
- Jap Ricky Lesmana (SMA Bukit Sion Jakarta)
2012 DBL All-Star Seattle
| Pos | Nama | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|
| G | Hans Abraham | SMA 1 PSKD Jakarta | |
| G | Hutomo Rio Pangesthio | SMK Immanuel 1 Pontianak | |
| G | Ricky Kartika Istiadi | SMAN 1 Denpasar | |
| F | Julius Caesar Wongso | SMA Santu Petrus Pontianak | |
| C | Juan Laurent Kokodiputra | SMA Trinitas Bandung | |
| G | I Komang Septian | SMAN 9 Surabaya | |
| G | Andrey Rido Mahardika | SMAN 116 Jakarta | |
| F | Nuke Tri Saputra | SMAN 14 Semarang | |
| F | Kennard | SMA Trinitas Bandung | |
| F | Muhammad Reza Guntara | SMAN 9 Bandung | |
| C | Ferdian Dwi Purwoko | SMA Islamic Village Tangerang |
Coaches:
- Johanes Didik (SMA Karangturi Semarang)
- Sugandi (SMA BPK Penabur Tangerang)
DBL All-Star (Girls)
2022 DBL All-Star Chicago
| Pos[4] | # | Nama | Usia | TB. | Sekolah | Kewarganegaraan |
|---|---|---|---|---|---|---|
| F | 22 | Berlian Yesi Triutari | 16 | 1.75 m | SMA BPK Penabur Cirebon | |
| C | 28 | Nathania Nicole Sasongko | 16 | 1.82 m | SMA Gloria 1 Surabaya | |
| F | 4 | Queeny Alexandria | 17 | 1.75 m | SMA Santu Petrus Pontianak | |
| F | 85 | Erinindita Prias Madafa | 17 | 1.70 m | SMA Tritunggal Semarang | |
| F | 9 | Juliette Aimee Gogus Putra | 17 | 1.72 m | SMA Karangturi Semarang | |
| G | 5 | Hillary Jesslyn | 16 | 1.67 m | Sekolah Bunda Mulia Jakarta | |
| F | 6 | Syarafina Ayasha Sjahril | 18 | 1.71 m | SMAN 70 Jakarta | |
| G | 15 | Maxine Maria Sutisna | 16 | 1.73 m | SMAN 70 Jakarta | |
| G | 4 | Deewell Windy Dido Gosal | 17 | 1.65 m | UPH College Tangerang | |
| F | 13 | Vanissa Renata Siregar | 17 | 1.74 m | UPH College Tangerang | |
| C | 8 | Monica Selviana Rivika Putri | 18 | 1.74 m | SMA Stella Duce 1 Yogyakarta | |
| C | 9 | Evangeline Clarissa Djohan | 16 | 1.78 m | SMA High Scope Jakarta |
Coaches:
- Kencana Wukir (SMA Frateran Surabaya)
- Sani Wulandari (SMA 1 PSKD Jakarta)
Loop 3x3 Basketball

Boys
| Year | Champions | Runner up |
|---|---|---|
| 2014 | SMA IPH East Surabaya | SMA Yohanes Merauke |
| 2015 | SMAN 71 Jakarta | SMA IPH East Surabaya |
| 2016 | SMA 116 Jakarta | SMA Tri Tunggal Semarang |
Girls
| Year | Champions | Runner-up |
|---|---|---|
| 2014 | SMA Tri Tunggal Semarang | SMAK Santo Louis 1 Surabaya |
| 2015 | SMAK Diponegoro Blitar | SMA Tri Tunggal Semarang |
| 2016 | SMA IPH East Surabaya | SMA 8 Malang |
Medal table
| No | Team | Gold | Silver | Total |
|---|---|---|---|---|
| 1 | SMA IPH East Surabaya | 2 | 1 | 3 |
| 2 | SMA Tri Tunggal Semarang | 1 | 2 | 3 |
| 3 | SMA 71 Jakarta | 1 | 0 | 1 |
| 4 | SMA 116 Jakarta | 1 | 0 | 1 |
| 5 | SMAK Diponegoro Blitar | 1 | 0 | 1 |
| 6 | SMAK Santo Louis 1 Surabaya | 4 | 1 | 5 |
| 7 | SMA Kr. Gloria 1 Surabaya | 4 | 1 | 5 |
| 8 | SMA Yohanes Merauke | 0 | 1 | 1 |
| 9 | SMA 8 Malang | 0 | 1 | 1 |
Pemain Terkemuka
- Hardianus Lakudu, Peserta DBL Kalimantan Timur 2012
- Vincent Rivaldi Kosasih, Juara Junior DBL Surabaya 2010
- Juan Laurent Kokodiputra, DBL All-Star 2011 & 2012
- Yesaya Saudale, Juara DBL 3x3 National Championship 2016
- Muhammad Reza Guntara, DBL All-Star 2012
- Henry Cornelis Lakay, DBL All-Star 2015
- Kevin Sitorus, DBL All-Star 2010
- Hans Abraham, DBL All-Star 2012
- Yudha Saputera, Peserta DBL Seri Jawa Barat 2014 & 2015
- Cassiopeia Manuputty, DBL All-Star 2011
- Kelvin Sanjaya, DBL All-Star 2017
- Julian Chalias, DBL All-Star 2019 & 2018
- Widyanta Putra Teja, Juara DBL 3x3 National Championship 2014
- Respati Ragil, DBL All-Star 2008
- Argus Sanyudy, Peserta DBL Riau 2017
- Cliffton Wijaya, DBL All-Star 2022 & 2023 & 2024
- Muhammad Fhirdan Guntara, DBL All-Star 2014
- Radithyo Wibowo, DBL Campers 2023
Referensi
- ↑ Daftar juara-juara DBL tiap-tiap provinsi
- ↑ Daftar juara-juara DBL
- 1 2 "DBL All-Star 2024". dbl. Agustus 15, 2024. Diakses tanggal Agustus 15, 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - 1 2 3 "DBL All-Star 2023". dbl. Agustus 15, 2024. Diakses tanggal Agustus 15, 2024.
{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)