Minggu, 11 Oktober 2026
14:40 WIB
TERKINI
Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober Lampung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III: Potensi Bahaya, Jauhi Radius 5 KM Lampung Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Ditetapkan, Radius Bahaya 5 Km Teknologi Sega Siapkan DLC Penutup dan Final Kejuaraan Dunia Sonic Racing: CrossWorlds Otomotif Bengkel Mini di Rumah: 6 Alat Penting untuk Perbaikan Ringan Kendaraan Teknologi School Party Craft: Rasakan Sensasi Unik Simulasi Kehidupan di Dunia Terbuka Hukum Polemik Dokumen Pencalonan Gibran: KPU Didesak Transparan Pasca Putusan MK Hiburan Syahrini Kembali Guncang Panggung Musik: Rilis Lagu Baru dan Gebrak Pestapora 2026 Regional LPS Periksa Aset Debitur BPR Tripanca Setiadana di Lampung untuk Pemulihan Regional Bandar Lampung Meriahkan Acara Bersholawat, Eratkan Persaudaraan Umat Lampung Pesisir Lampung Waspada Banjir Rob, BMKG Ingatkan Pasang Maksimum 12-15 Oktober

Deipaturos

dewa Iliria dan Yunani Doria

Bagikan:

Deipaturos (bahasa Yunani Doria:Δειπάτυροϛ, translit. Deipáturos, har. 'bapa langit')[1][2] adalah dewa yang disembah di Tymfaia sebagai bapa langit (*Dyeus).[3][4]

Penjelasan

Deipáturos dicatat oleh ahli tata bahasa Yunani bernama Hesikhios (abad ke-5 hingga ke-6 SM), dalam sebuah entri leksikonnya bernama "Deipáturos, dewa di antara orang Stymfia" (Δειπάτυροϛ θεὸϛ παρὰ Στυμϕαίοιϛ).[2] Deipaturos disembah sebagai bapa langit (*Dyēus-Ph₂tḗr), kata yang berkerabat dengan Dyáuṣ Pitṛ́ dalam Weda, Zeus Patēr dalam Yunani Kuno, dan Yupiter dalam Romawi.[3][1] Menurut ahli bahasa bernama Émile Benveniste, daerah Tymfaia dihuni oleh penduduk Suku Iliria kuno yang mungkin telah memengaruhi bentuk Doria yang disalin oleh Hesikhios sebagai Δειπάτυροϛ ("Deipáturos").[2]

Menurut Martin L. West, "paralelisme formal antara nama-nama Deipaturos dalam bahasa Iliria dan Damatura (berarti "ibu pertiwi") dalam bahasa Messapia mungkin merupakan pasangan, tetapi bukti penghubungnya masih sangat kurang."[5]

Lihat pula

Referensi

Catatan kaki

  1. 1 2 Mallory & Adams 2006, hlm. 408–409.
  2. 1 2 3 Benveniste 2016, hlm. 166.
  3. 1 2 West 2007, hlm. 167, 170.
  4. ↑ Fortson 2009, hlm. 470.
  5. ↑ West 2007, hlm. 182.

Daftar pustaka

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan