Kamis, 15 Oktober 2026
22:42 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M
David Friedrich Strauss

David Friedrich Strauss

teolog Jerman

Bagikan:
250px-David_Friedrich_Strauss.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Portrait of David Strauss.

David Friedrich Strauss atau Strauß adalah seorang teolog Jerman,[1] yang merupakan ahli dalam kritik teks Alkitab.[1]

Dia adalah murid F. C. Baur di Tübingen.[1] Konsentrasinya khusus pada studi kritik Kitab Perjanjian Baru.[1] Karyanya yang terkenal berjudul Hidup Yesus.[1] Strauss melalui bukunya tersebut menjadi pelopor penyelidikan Yesus secara historis.[1] Dia melalui bukunya tersebut menyatakan bahwa hanya sedikit saja dari Injil yang mempunyai nilai sejarah dan selebihnya merupakan hasil buatan pikiran kreatif dari gereja awal yang mengikuti cerita-cerita Perjanjian Lama.[1] Pendapatnya ini sekarang sudah kurang dianggap relevan.[1] Dia bekerja di sekolah Tübingen.[1] David Friedrich Strauss juga berperan di dalam merevolusi studi tentang Perjanjian Baru, Kekristenan Awal, dan Agama-agama Kuno.[2]

Riwayat hidup

David Friedrich Strauss lahir di Ludwigsburg, dekat Stuttgart, pada 27 Januari 1808.[2] Dia pun meninggal dunia pada 8 Februari 1874.[2] Dia belajar teologi di Universitas Tübingen.[2] Selain sebagai seorang teolog, David Friedrich Strauss pernah masuk nominasi menjadi anggota parlemen Frankfurt pada tahun 1848.[2] Namun Strauss dikalahkan oleh Christoph Hoffmann.[2]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 W.R.F. Browning.2007.Kamus Alkitab.Jakarta.Gunung Mulia.420.
  2. 1 2 3 4 5 6 Hugh Chisholm (ed).1911.Encyclopædia Britannica (Eleventh ed.).Cambridge.Cambridge University Press.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan