Rabu, 28 Oktober 2026
05:47 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung
David Frankfurter

David Frankfurter

Bagikan:
David Frankfurter
250px-Davidfrankfurter.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
David Frankfurter di Palestina, 1945
Lahir(1909-07-09)9 Juli 1909
Meninggal19 Juli 1982(1982-07-19) (umur 73)
Orang tua

David Frankfurter (9 Juli 1909 – 19 Juli 1982) adalah seorang Yahudi Kroasia[1] yang dikenal sebagai pembunuh pemimpin Partai Nazi cabang Swiss, Wilhelm Gustloff, pada Februari 1936 di Davos. Walaupun pembunuhan ini disambut oleh orang-orang Swiss yang rata-rata anti-Nazi, pemerintah Swiss mengusut perkara ini dengan tegas. Frankfurter dijatuhi hukuman delapan belas tahun penjara dan kemudian akan dideportasi. Ayahnya, Mavro Frankfurter, datang mengunjunginya di penjara dan bertanya "siapa yang sebenarnya butuh ini?"[2] Pada tahun 1941, ketika Jerman Nazi menduduki kota asal keluarga Frankfurter, yaitu Vinkovci, Mavro dipaksa berdiri di atas meja sementara tentara Jerman meludahinya dan mencabut rambut dari janggutnya yang panjang. Mavro belakangan dibunuh oleh Ustaše di kamp konsentrasi Jasenovac.[3]: 148 [4]

Frankfurter meninggal dunia di Ramat Gan, Israel, pada 19 Juli 1982.[2] Di Israel, ia dianggap sebagai pahlawan, dan setelah kematiannya, beberapa jalan dan taman kota dinamai darinya.[2]

Referensi

  1. ↑ Alan Riding (April 8, 2003). "Still Intrigued by History's Shadows; Günter Grass Worries About the Effects of War, Then and Now". The New York Times.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. 1 2 3 Josip Šarčević (2007-10-03). "David Frankfurter". Hrvatski Povijesni Portal (dalam bahasa Kroasia). Miljenko Hajdarović. ISSN 1846-4432. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-02-25. Diakses tanggal 2013-02-05.
  3. ↑ Martin Gilbert (1987). The Holocaust: A History of the Jews of Europe During the Second World War. New York City: Holt Paperbacks. ISBN 978-080-500-348-2.
  4. ↑ "Mavro Frankfurter". Yad Vashem. 2012-10-04.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan