Minggu, 01 November 2026
22:03 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Wilhelm Gustloff

Wilhelm Gustloff

Bagikan:
Infobox orangWilhelm Gustloff
250px-Wilhelm-Gustloff.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran30 Januari 1895 Suntingan nilai di Wikidata
Schwerin Suntingan nilai di Wikidata
Kematian4 Februari 1936 Suntingan nilai di Wikidata (41 tahun)
Davos (Swiss) Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanSchwerin Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
AgamaGereja Lutheran Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
Pekerjaanpolitikus Suntingan nilai di Wikidata
Partai politikPartai Buruh Nasional-Sosialis Jerman (1929, 1927–) Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahHedwig Schoknecht (1923, 1923–) Suntingan nilai di Wikidata

Wilhelm Gustloff (30 Januari 1895 - 4 Februari 1936) adalah politikus Jerman dan pimpinan NSDAP cabang Swiss.

Gustloff bertanggung jawab untuk penyebaran buku-buku anti-Semit, yang terkenal adalah Protokol Para Tetua Sion. Tulisan ini banyak menuai gugatan, sehingga seorang mahasiswa Yahudi, David Frankfurter, menembaknya. Gustloff diberikan pemakaman besar-besaran di daerah kelahirannya dengan dihadiri oleh Adolf Hitler, Joseph Goebbels, dll, dan ribuan anggota Hitler-Jugend berbaris sepanjang jalan.

Kapal pesiar Jerman Wilhelm Gustloff dinamai menurut nama Wilhelm Gustloff. Pada tahun 1945 kapal itu ditorpedo oleh kapal selam Uni Soviet S-13 di tengah Laut Baltik. Banyak penumpangnya yang mati. Ada pula sebuah pabrik senjata yang dinamai menurut namanya semasa Perang Dunia II.[1]

Pembunuhannya menjadi salah satu elemen dalam novel Im Krebsgang karya Guenter Grass dengan alur yang berdasarkan nasib kapal Wilhelm Gustloff.


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

  1. ↑ Khan, Alif Rafik (2010-12-25). "NAZI JERMAN: Wilhelm Gustloff (1895-1936), Tokoh Nazi Swiss Yang Kapal Atas Namanya Tercatat Sebagai Tragedi Laut Terbesar Di Dunia!". NAZI JERMAN. Diakses tanggal 2026-02-22.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan