Senin, 28 September 2026
08:49 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda

Daun duduk

Daun duduk
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Plantae
Klad: Tracheophyta
Klad: Angiospermae
Klad: Eudikotil
Klad: Rosidae
Ordo: Fabales
Famili: Fabaceae
Subfamili: Faboideae
Genus: Desmodium
Spesies:
D. triquetrum[1]
Nama binomial
Desmodium triquetrum[1]

Daun duduk atau Desmodium triquetrum adalah salah satu jenis tanaman obat untuk melancarkan air seni. [2] Selain pelancar air seni, daun duduk juga dapat digunakan untuk mengobati sakit wasir, gondongan, TBC tulang, radang usus, dan reumatik.[3] Daun duduk mengandung senyawa kimia yang berupa saponin, flavonoida dan tanin.[2]

Tumbuhan daun duduk memiliki beberapa sebutan lain yaitu ki congcorang dan genteng jangkeng untuk daerah sunda dan gulu walang untuk daerah Jawa.[1] Daun duduk masih berkerabat dekat dengan daun picah, sisik betok, dan daun bulu ayam.[1] Tumbuhan ini termasuk tumbuhan perdu, tegak, dan memiliki tinggi hingga 3 meter.[1] Daun duduk termasuk tanaman berumur panjang.[1] Batangnya berbentuk bulat, berkayu, memiliki ruas, permukaan kasar serta berwarna coklat.[1] Daun dari tanaman ini berbentuk lanset dengan panjang antara 10 cm hingga 12 cm.[1] Bagian ujung daun meruncing, memiliki warna coklat saat masih muda serta berwarna hijau saat sudah tua.[1] Sebagai anggota dari Magnoliphyta, tumbuhan ini juga memiliki bunga yang berupa bunga majemuk, berbentuk malai serta keluar dari ujung batang.[1] Mahkota bunga dari daun duduk berbentuk kupu-kupu dan berwarna putih keunguan.[1] Buah dari tanaman ini berupa polong yang berambut.[1] Setiap polongnya berisi 4 hingga 8 biji yang berwarna coklat saat muda dan hijau setelah tua.[1] Perkembangbiakan tumbuhan ini menggunakan biji.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 "Daun duduk". Plantamor. Diakses tanggal 30 Mei 2014.
  2. 1 2 "Efek Diuretik Desmodium Triquetrum (daun duduk) pada hewan coba". Litbang Depkes. Diakses tanggal 30 Mei 2014.[pranala nonaktif permanen]
  3. ↑ "Daun Duduk". IPTEK. Diakses tanggal 30 Mei 2014.[pranala nonaktif permanen]


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan